Olahraga

T20 World Cup Putri: Irlandia Menang Perdana atas West Indies

×

T20 World Cup Putri: Irlandia Menang Perdana atas West Indies

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Women's T20 World Cup: Ireland beat West Indies for first win of the tournament

jurnalistik.co.id – Irlandia meraih kemenangan pertama mereka di Piala Dunia T20 Putri 2026 usai mengalahkan West Indies pada laga Grup 1 di Bristol. Hasil ini datang sebagai kejutan, setelah kedua tim sama-sama memasuki pertandingan dengan target besar di fase berikutnya.

West Indies harus menerima kenyataan ketika laju pukulan mereka sulit berkembang sejak awal. Tim itu berhenti di 128-7 dalam 20 overs, dengan Henry mencatat 27* dan menjadi salah satu penopang utama sebelum Irlandia akhirnya mengunci innings.

Sementara itu, Irlandia mengejar 129 untuk menang dengan waktu tersisa. Mereka menutup laga pada 129-4 di 18,1 overs, yang berarti kemenangan diperoleh dengan selisih enam wickets.

Peran paling menonjol datang dari Orla Prendergast. Ia tampil sebagai motor serangan Irlandia dengan mencetak 63 dari 44 bola, sekaligus menjadi penentu ketika pertandingan berbelok pada paruh kedua chase.

West Indies sempat memberikan tekanan melalui beberapa keputusan penting di lapangan. Namun, ketika Irlandia memasuki fase mengejar yang lebih nyaman, Prendergast mulai mempercepat ritme pukulannya.

Dalam perkembangan pertandingan, Prendergast memang sempat harus dihentikan pada overs ke-16. Saat itu, ia sudah mengemas 21 run dari 28 bola yang dibutuhkan, tetapi kemenangan belum sepenuhnya aman bagi Irlandia.

Meski begitu, Irlandia tidak kehilangan kendali setelah Prendergast keluar. Rebecca Stokell tetap bertahan tanpa tersentuh dengan 16* sehingga hasil akhir bisa dimeteraikan dengan sebelas bola tersisa.

Di sisi bowling, Irlandia menunjukkan konsistensi yang membuat West Indies kesulitan menemukan tempo. Cara Murray menjadi pilihan terbaik dengan angka 2-13, termasuk wicket kunci atas Hayley Matthews yang berhenti pada 22.

West Indies tidak bisa membangun pukulan berkelanjutan ketika tiga andalan mereka berada di bawah performa yang diharapkan. Hayley Matthews, Stafanie Taylor, dan Deandra Dottin seluruhnya mencetak dengan strike-rate di bawah 100, yang membuat laju skor tertahan pada banyak momen penting.

Kondisi itu menempatkan beban besar pada urutan bawah. West Indies tetap mencoba mengejar ketertinggalan, tetapi mereka butuh tambahan run dengan tempo cepat yang sulit dicapai ketika ritme inning belum terbentuk.

Hasilnya, kendati Henry mampu menyelesaikan innings dengan 27* dari 21 bola, West Indies tetap berakhir pada total 128-7. Total tersebut menjadi tantangan, namun masih memungkinkan untuk dikejar bila chase dimainkan dengan tepat.

Dalam balasan, Irlandia menerima pukulan awal saat kapten Gaby Lewis jatuh dengan cepat. Namun, pengejaran tetap berjalan karena Amy Hunter tampil sebagai penyeimbang.

Hunter membangun kemitraan bersama Prendergast lewat stand 62. Catatan penting lain datang dari momen Hunter sempat luput dari peluang sebelum akhirnya ia benar-benar menemukan ritme, usai turun ke lapangan setelah sebelumnya terlepas pada angka tiga.

Setelah kesempatan itu, Hunter mampu menambah 28 run. Setelah keduanya menata chase dengan tenang, Prendergast kemudian mengambil alih pada overs-overs berikutnya melalui pukulan yang lebih keras dan terarah.

Dalam penampilan yang akhirnya menentukan, Prendergast menyentuh delapan fours dan dua six. Ia memanfaatkan ruang di tengah permainan untuk mengubah permainan yang sempat menegangkan menjadi lebih terkendali bagi Irlandia.

Meski kemenangan sudah berada dalam genggaman, Irlandia tetap menyusun respons akhir yang efisien. Begitu Prendergast keluar pada overs ke-16, Stokell memastikan sisa target teratasi sampai akhir, tanpa memberikan kesempatan bagi West Indies untuk mengembalikan tekanan.

Kemenangan ini juga punya makna historis bagi Irlandia di ajang tersebut. Mereka mengakhiri catatan buruk di lima edisi Piala Dunia T20 Putri sebelumnya, ketika tim menelan kekalahan dalam 21 pertandingan beruntun.

West Indies, di sisi lain, pernah menjadi pemenang pada edisi 2016. Karena itu, hasil melawan salah satu calon kuat juga menjadi alasan mengapa laga di Bristol terasa seperti kejutan.

Meski demikian, kekalahan tidak otomatis menjatuhkan West Indies dari persaingan. Tim tersebut masih menyelesaikan pertandingan dengan net run-rate yang lebih baik dibanding Sri Lanka, sehingga mereka tetap membuka peluang lolos.

West Indies akan memastikan tempat mereka bila New Zealand kalah dari England pada laga Sabtu yang dimulai pada 18:30 BST. Ketergantungan pada hasil tim lain menjadi gambaran bahwa posisi akhir di Grup 1 masih diperebutkan sampai pertandingan-pertandingan lanjut.

Untuk Irlandia, kemenangan memang mengangkat posisi, tetapi tidak cukup untuk mengamankan tempat empat besar di fase grup. Dengan demikian, mereka harus melanjutkan perjalanan lewat babak kualifikasi bersama Scotland untuk turnamen 2028.

Secara keseluruhan, laga ini memperlihatkan dua hal yang saling bertaut. Di satu sisi, West Indies kesulitan mempertahankan ritme pukulan ketika tiga pemain utamanya tidak mampu menembus performa yang biasanya mereka jalankan. Di sisi lain, Irlandia berhasil menemukan kombinasi bowling yang disiplin dan chase yang dipimpin Prendergast hingga akhirnya memaku kemenangan.

Dengan kemenangan bersejarah ini, Irlandia menunjukkan bahwa mereka masih bisa tampil berani saat peluang ada. Sementara West Indies harus menunggu hasil pertandingan berikutnya untuk memastikan posisi, setelah pertandingan ini mengubah peta persaingan di Grup 1.