jurnalistik.co.id – Serena Williams menarik diri dari rencana penampilannya di nomor ganda Wimbledon 2026 bersama sang kakak, Venus Williams, setelah mengalami masalah pada lututnya. Keputusan ini mengubah jadwal pasangan tersebut yang sebelumnya sudah disiapkan untuk bertemu kembali di lapangan Grand Slam.
Penarikan diri dilakukan setelah Serena mengalami gangguan pada lutut saat menjalani pertandingan pada Selasa. Saat itu, ia kalah dari petenis asal Australia, Maya Joint, dan cedera yang muncul kemudian menjadi alasan ia belum cukup fit untuk bertanding.
Serena, yang berusia 44 tahun, awalnya dijadwalkan tampil pada hari Sabtu untuk bereuni dengan Venus di turnamen tersebut. Bagi kedua saudari, kesempatan itu merupakan momen khusus karena mereka baru kembali dapat bertemu di Grand Slam setelah penampilan terakhir pada 2022.
Di Wimbledon, Serena dan Venus bukan sosok asing. Pasangan ini tercatat sebagai juara ganda sebanyak enam kali di All England Club, sehingga kehadiran mereka di nomor ganda selalu dinantikan oleh penggemar turnamen.
Namun, setelah cedera lutut yang dialami saat kekalahan dari Maya Joint, Serena dinilai tidak mampu menyelesaikan kewajiban atletnya secara penuh. Wimbledon kemudian menyampaikan bahwa ia “not able to undertake” tugas-tugasnya, menyusul kondisi yang membuatnya tidak bisa tampil.
Dalam pertandingan tersebut, Serena tidak berbicara kepada media setelah laga. Ketidakikutsertaan dalam konferensi pers itu menjadi bagian dari penyesuaian yang menyertai penanganan cedera sekaligus pembaruan status kesiapannya untuk berlaga.
Lewat unggahan di Instagram, Serena menyatakan bahwa ia sedang berduka karena harus mundur dari nomor ganda. Ia menulis, “I’m heartbroken to have to withdraw from doubles,” seraya menambahkan bahwa kepulangan untuk kembali bersaing merupakan sesuatu yang ia sebut sebagai “gift.”
Berita Terkait
Serena juga menekankan arti kesempatan untuk bermain bersama Venus lagi. Dalam unggahannya, ia menuliskan, “Coming back to compete again has been a gift, and the opportunity to play alongside Venus once more meant the world to me.”
Ia melanjutkan dengan penjelasan bahwa ia sudah berusaha melakukan segala persiapan agar bisa tampil. Tetapi, ia akhirnya mengakui bahwa kondisi lututnya tidak siap untuk kompetisi, dengan kalimat, “I did everything I could to be ready, but unfortunately my knee just isn’t ready to compete.”
Dengan mundurnya Serena dari ganda, maka rencana reuni bersama Venus untuk Wimbledon 2026 harus ditarik kembali. Keputusan ini sekaligus mengakhiri ekspektasi kembalinya Serena ke lapangan Wimbledon dalam nomor ganda pada tahun ini.
Meski demikian, sumber yang sama juga menegaskan bahwa ini adalah penampilan pertama Serena di Wimbledon sejak 2022. Artinya, meski upayanya untuk kembali bertanding sudah dilakukan, cedera pada lutut mengubah proyeksi pertandingan yang semula ia jalani.
Bagi penyelenggara, penarikan ini juga memengaruhi dinamika jadwal di nomor ganda, khususnya pada rencana pasangan yang akan berhadapan di akhir pekan turnamen. Sementara itu, bagi pihak Serena, fokus akan beralih pada pemulihan cedera agar kondisi lututnya kembali stabil untuk tahap berikutnya.
Dalam konteks kompetisi yang menuntut daya tahan serta perubahan arah cepat, cedera lutut sering menjadi faktor penentu kesiapan atlet. Pernyataan Serena yang secara tegas menyebut lututnya belum siap untuk bertanding menunjukkan bahwa keputusan ini diambil bukan semata-mata dari pertimbangan jadwal, melainkan dari evaluasi kondisi fisik setelah kekalahan dari Maya Joint.
Dengan demikian, Wimbledon 2026 kehilangan satu dari pasangan veteran paling berprestasi di nomor ganda. Meski Serena tidak dapat melanjutkan rencana tampil, pesannya di Instagram tetap memperlihatkan bahwa ia menganggap kesempatan bermain bersama Venus sebagai sesuatu yang sangat berarti, namun harus dihentikan demi keselamatan dan kesiapan tubuh.












