jurnalistik.co.id – Pada motor listrik, baterai tidak cukup hanya diisi daya secara rutin. Perawatan berkala diperlukan agar performa tetap optimal, salah satunya melalui jasa balancing baterai.
Balancing mulai banyak ditawarkan oleh bengkel spesialis motor listrik ketika usia baterai sudah mencapai sekitar enam bulan. Perawatan ini juga kerap dilakukan setelah baterai digunakan dalam jarak tempuh tertentu, sebagai bagian dari perawatan yang menyasar kondisi sel di dalam paket baterai.
Tujuan balancing adalah memastikan seluruh sel baterai bekerja secara seimbang. Dengan kondisi yang lebih rata, performa kendaraan diharapkan tetap terjaga dan perilaku baterai saat digunakan maupun saat diisi daya menjadi lebih sesuai.
Apa itu balancing baterai motor listrik?
Secara sederhana, balancing merupakan proses pemeriksaan dan penyamaan tegangan pada setiap sel baterai. Seiring pemakaian, kondisi tiap sel tidak selalu sama; ada sel yang mengalami penurunan tegangan lebih cepat dibandingkan sel lainnya.
Muhlasin, pemilik bengkel spesialis motor listrik EV Solution di Pondok Aren, Tangerang Selatan, menjelaskan bahwa kondisi ini membuat perbedaan voltase pada sel terjadi seiring waktu penggunaan. Ia menilai, perbedaan tersebut kemudian berpengaruh pada cara baterai bekerja.
“Kalau sudah dipakai jarak tempuh berapa lama atau usia berapa lama itu, dia ada beberapa yang voltasenya lebih drop dari yang lainnya,” kata Muhlasin, kepada Kompas.com belum lama ini.
Jika kondisi sel yang tegangannya tidak seimbang dibiarkan, performa baterai dapat menurun. Dampaknya bisa berupa jarak tempuh yang semakin pendek, proses pengisian daya yang tidak optimal, hingga mempercepat penurunan usia baterai.
“Nah, itu kami balancing, terus kami cas ulang sampai penuh, voltasenya diratakan gitu, disamakan. Itu ada biaya di situ, bongkar pasang sama biaya balancing baterai,” ujar Muhlasin.
Dari sisi proses pengerjaan, teknisi akan membongkar paket baterai. Setelah paket dibuka, teknisi memeriksa kondisi masing-masing sel, melakukan pengukuran tegangan, lalu menyamakan kembali voltase seluruh sel agar bekerja lebih seragam.
Untuk baterai lithium, balancing disebut masih tergolong terjangkau dibandingkan harga penggantian baterai baru. Baterai motor listrik Gesits Raya G disebut sebagai salah satu contoh baterai litium dalam konteks yang dibahas.
Biaya balancing baterai litium 72 volt 20 Ah
Pembahasan biaya balancing disampaikan dengan contoh paket baterai lithium 72 volt. Muhlasin menyebut bahwa untuk satu pak baterai dengan spesifikasi 72 volt 20 Ah, biaya balancing dikenakan di kisaran Rp 400.000-an untuk satu set.
“Kalau litium itu untuk satu pak baterai 72 volt misalnya ini, 72 volt 20 Ah itu di sini kena biaya pengecekan balancing itu Rp 400.000-an satu set,” kata Muhlasin.
Menurutnya, biaya tersebut sudah mencakup tahapan yang diperlukan dalam pengerjaan. Mulai dari proses pembongkaran baterai, pemeriksaan kondisi sel, pencarian sumber masalah apabila ditemukan gangguan, hingga proses balancing dan pengisian ulang sampai penuh.
Dalam konteks perawatan bengkel, disebut juga bengkel motor listrik Dolland Motor Electric di Bekasi, Jawa Barat. Informasi ini muncul dalam bagian yang sama dengan pembahasan layanan balancing, sebagai gambaran bahwa perawatan spesifik ini ditangani oleh bengkel spesialis.
Kenapa balancing sebaiknya tidak ditunda?
Karena balancing berupaya merapikan kondisi tegangan tiap sel, pemilik motor listrik disarankan tidak menunggu hingga baterai benar-benar bermasalah atau rusak. Perawatan berkala dapat berfungsi sebagai langkah preventif untuk menjaga performa kendaraan.
Dengan melakukan balancing, usia pakai baterai juga diharapkan dapat lebih panjang. Sebab, baterai disebut sebagai komponen termahal pada motor listrik, sehingga menjaga kondisi sel menjadi langkah yang relevan bagi pemilik kendaraan listrik.
Dengan kata lain, balancing membantu menyeimbangkan tegangan yang sempat turun pada sebagian sel. Saat semua sel disamakan dan baterai diisi ulang sampai penuh setelah proses balancing, performa yang menurun akibat ketidakseimbangan voltase dapat diminimalkan tanpa harus langsung mengganti baterai baru.












