Otomotif

Mobil Listrik TX Disiapkan Jetour untuk Indonesia, Target Kuartal III 2027

×

Mobil Listrik TX Disiapkan Jetour untuk Indonesia, Target Kuartal III 2027

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Jetour Siapkan Mobil Listrik TX, Meluncur di Indonesia pada 2027

jurnalistik.co.id – PT Jetour Motor Indonesia menyatakan sedang mempersiapkan mobil listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) untuk pasar nasional. Langkah ini ditempatkan sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas lini kendaraan energi baru di Indonesia.

Dalam rencana tersebut, model BEV pertama yang akan dipasarkan oleh Jetour disebut bernama TX. Perusahaan menargetkan peluncurannya di Indonesia pada kuartal III 2027.

Menurut perusahaan, percepatan pengembangan BEV menjadi respons atas meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan listrik murni. Ke Chuandeng menilai tren ini ikut dibentuk oleh kecenderungan pembeli muda yang mulai mencari opsi lebih ramah lingkungan.

Ke mengatakan, “Orang-orang lokal, orang-orang yang lebih muda, mereka suka dengan New Energy Vehicle (NEV), mereka suka dengan mobil BEV,” ujar Ke, kepada Kompas.com, saat ditemui di GIIAS 2026, belum lama ini.

Selama ini, Jetour lebih dulu menghadirkan kendaraan bermesin konvensional serta plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Kini, perusahaan mulai mempercepat langkah menuju produk BEV agar lebih sesuai dengan arus preferensi konsumen yang berkembang.

Ke menegaskan bahwa TX memang sudah masuk tahap pengembangan. Ia menyebut TX sebagai mobil listrik murni pertama yang akan dipasarkan Jetour.

“Jadi, untuk Jetour, kami sudah memiliki produk dalam proses pengembangan. Jadi, mobil BEV pertama, nama modelnya TX,” kata Ke.

Perusahaan juga menyampaikan bahwa pengembangan TX tidak dimulai dari titik nol. TX telah diperkenalkan secara global pada pameran otomotif Beijing Auto Show yang berlangsung pada April 2026.

Ke menjelaskan, “TX sudah diluncurkan di pameran otomotif di Beijing pada bulan April. Sekarang kami mempercepat pengembangan. Semoga kita bisa meluncurkan model TX, model BEV pertama dari T2, di Q3 tahun depan di Indonesia,” ujar Ke.

Dengan jadwal yang dipaparkan tersebut, TX diposisikan sebagai pembuka jalur BEV di pasar Indonesia. Perusahaan berupaya memastikan proses pengembangan yang sedang berlangsung dapat dilanjutkan hingga tahap pemasaran, termasuk untuk kebutuhan pasar yang berbeda-beda.

Ke turut menyebut bahwa pengembangan terus dipercepat agar mobil dapat dipasarkan di berbagai negara. Pernyataan itu menunjukkan bahwa target kuartal III 2027 bukan hanya untuk tahap persiapan domestik, tetapi juga bagian dari strategi perluasan model secara lebih luas.

Fokus pada produk dan layanan purnajual

Selain menyiapkan produk baru, Jetour menekankan komitmennya pada kesiapan layanan purnajual bagi konsumen di Indonesia. Perusahaan memandang dukungan layanan sebagai faktor penting untuk membantu penerimaan kendaraan listrik yang terus bertumbuh di Tanah Air.

Ke menyampaikan bahwa Jetour akan melanjutkan persiapan produk sambil meningkatkan kualitas layanan agar konsumen memperoleh pengalaman kepemilikan yang lebih baik. Pernyataan ini diletakkan sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan pengguna sejak tahap awal sampai kendaraan digunakan secara harian.

“Kami akan mencoba untuk mempercepat, dan kita akan mencoba untuk memberikan produk dan servis yang baik, dan pengalaman yang baik kepada orang-orang Indonesia,” kata Ke.

Di sisi lain, perusahaan juga memposisikan strategi tersebut sebagai upaya menjaga kualitas layanan seiring bertambahnya minat terhadap NEV, khususnya BEV. Dalam konteks ini, kesiapan layanan diharapkan dapat menjawab kebutuhan konsumen yang mulai memilih kendaraan listrik murni.

Dengan langkah persiapan TX yang berjalan, Jetour menargetkan agar mobil BEV pertamanya dapat hadir tepat waktu pada kuartal III 2027. Sementara itu, perusahaan tetap memperhatikan aspek layanan purnajual untuk mendukung proses transisi konsumen menuju kendaraan energi baru.

Rencana tersebut sekaligus memperlihatkan arah pengembangan Jetour yang semakin dominan pada kendaraan listrik murni. Dari jadwal yang disampaikan, TX menjadi titik awal bagi Jetour untuk memperluas lini BEV di Indonesia sekaligus merespons perubahan preferensi pasar.