Bisnis & Ekonomi

Alperklinas: Diskon 50% Tambah Daya PLN hingga 25 Agustus 2026 Dinilai Tingkatkan Produktivitas

×

Alperklinas: Diskon 50% Tambah Daya PLN hingga 25 Agustus 2026 Dinilai Tingkatkan Produktivitas

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Diskon 50 Persen Tambah Daya PLN Dinilai Bantu Produktivitas Warga

jurnalistik.co.id – Program Merdeka Daya memberikan diskon 50% untuk biaya tambah daya listrik PLN yang berlaku hingga 25 Agustus 2026. Kebijakan ini dinilai dapat membantu masyarakat menyesuaikan kapasitas listrik dengan kebutuhan yang digunakan sehari-hari.

Asosiasi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional, Alperklinas, menyebut program tersebut selaras dengan semangat peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Ketua Umum Alperklinas Tohom Purba menilai keringanan biaya tambah daya dapat mendorong layanan listrik yang lebih mudah dijangkau.

Tohom mengatakan, peningkatan kebutuhan daya berkaitan dengan bertambahnya penggunaan peralatan elektronik di rumah. Pada saat yang sama, kegiatan usaha atau aktivitas produktif dari rumah juga umumnya memerlukan kapasitas yang lebih besar.

Ia menekankan penyesuaian kapasitas diperlukan agar penggunaan listrik tetap sejalan dengan kebutuhan, baik untuk keseharian maupun pekerjaan yang mengandalkan peralatan.

“Semangat kemerdekaan bukan hanya soal seremoni, tetapi bagaimana masyarakat merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Kemudahan mendapatkan layanan listrik dengan biaya yang lebih ringan tentu menjadi sesuatu yang dekat dengan kebutuhan rakyat,” ujar Tohom dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2026).

Program diskon: siapa yang bisa memanfaatkan

Program Merdeka Daya memberi diskon 50% untuk biaya tambah daya bagi pelanggan rumah tangga dengan tegangan rendah satu fasa. Periode program berlangsung 17 hingga 25 Agustus 2026, dengan pilihan penambahan daya hingga 7.700 VA.

Skema ini berlaku untuk pelanggan dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA. Dengan ketentuan tersebut, penambahan kapasitas dapat dilakukan agar pemakaian listrik lebih nyaman untuk aktivitas harian.

Dalam contoh yang disampaikan, pelanggan berdaya awal 450 VA yang menambah menjadi 900 VA cukup membayar Rp 210.825, dari biaya normal Rp 421.650. Sementara itu, pelanggan dengan daya awal 5.500 VA yang menambah menjadi 7.700 VA cukup membayar Rp 1.065.900, dari biaya normal Rp 2.131.800.

Tohom memandang, tarif yang lebih ringan membuat proses penambahan daya menjadi lebih bernilai bagi konsumen yang berada pada rentang daya awal yang ditetapkan.

Dalam pandangan Tohom, tambah daya tidak hanya menyangkut perubahan angka VA. Kapasitas listrik yang lebih pas juga berkaitan dengan kenyamanan dan kemampuan penggunaan peralatan listrik sesuai kebutuhan.

“Bagi konsumen, tambah daya bukan sekadar angka VA. Ini berkaitan dengan kenyamanan dan kemampuan menggunakan peralatan listrik sesuai kebutuhan. Ketika biayanya dibuat lebih ringan, tentu memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” kata dia.

Dampak untuk rumah dan kegiatan produktif

Tohom menambahkan, manfaat program tidak berhenti pada urusan rumah tangga. Penyesuaian kapasitas yang dilakukan dengan biaya lebih terjangkau dapat mendukung masyarakat yang menjalankan usaha atau kegiatan produktif dari rumah agar operasionalnya tetap berjalan.

Ia menilai, saat biaya untuk menambah daya dibuat lebih ringan, dampaknya bisa meluas ke produktivitas dan kegiatan ekonomi. Dengan listrik yang sesuai kebutuhan, rumah tangga memiliki ruang lebih besar untuk menjalankan aktivitas yang bergantung pada pasokan listrik.

“Kalau masyarakat bisa mendapatkan layanan listrik sesuai kebutuhannya dengan biaya yang lebih terjangkau, manfaatnya tidak hanya dirasakan di rumah, tetapi juga bisa mendukung produktivitas dan kegiatan ekonomi,” ujar dia.

Dalam program ini, penyesuaian kapasitas dilakukan melalui skema tambah daya yang disertai potongan, sehingga konsumen dapat merencanakan kebutuhan listrik lebih sesuai dengan perangkat yang mereka gunakan. Dengan daya yang lebih pas, penggunaan listrik untuk aktivitas harian diharapkan tetap nyaman tanpa perlu menyesuaikan kebiasaan karena keterbatasan kapasitas.

Program Merdeka Daya juga memberi ruang bagi pelanggan yang memenuhi syarat daya awal 450 VA sampai 5.500 VA untuk menaikkan kapasitas hingga pilihan 7.700 VA. Bagi konsumen yang berada pada rentang tersebut, potongan 50% pada biaya tambah daya menjadi salah satu pertimbangan yang membantu mengurangi beban pengeluaran saat mereka menginginkan layanan listrik yang lebih memadai.

Tohom menilai, manfaat yang muncul dari tarif yang lebih ringan dapat dirasakan tidak hanya dalam konteks rumah tangga, tetapi juga saat rumah menjadi pusat aktivitas produktif. Ketika kebutuhan listrik untuk pekerjaan dan peralatan pendukung dapat ditopang kapasitas yang tepat, kegiatan dari rumah pun berpeluang berjalan lebih lancar dan produktivitas tetap terjaga.