jurnalistik.co.id – Jakarta, Jumat (4/9/2026), pasar saham dibuka dengan kecenderungan positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penguatan sejak awal sesi.
Pada pukul 9.01 WIB, IHSG naik 0,42% atau bertambah 27,8 poin ke level 6.695. Pergerakan ini sejalan dengan kondisi Bursa Asia yang juga berada di wilayah hijau pada pagi hari.
Begitu perdagangan dimulai, mayoritas indeks saham utama di kawasan Asia terlihat bergerak menguat. IHSG kemudian ikut melanjutkan pembukaan di zona hijau.
Di antara bursa yang sudah lebih dulu dibuka, sentimen pagi tersebut terlihat dari penguatan indeks-indeks utama. KOSDAQ (Korea Selatan) memimpin di antara deretan pasar yang ikut menguat sejak awal.
Selanjutnya, Hang Seng (Hong Kong) dan KOSPI (Korea Selatan) juga bergerak menguat pada pembukaan. Nilai indeks di pasar-pasar tersebut sama-sama berada pada level yang lebih tinggi dibandingkan posisi awal.
Dari China, Shenzhen Comp. dan CSI 300 turut menguat pada pagi ini. Performa serupa juga tercermin pada Shanghai Composite yang dibuka dalam tren positif.
Bursa di kawasan Asia Tenggara tidak ketinggalan. Straits Times (Singapura) dibuka menguat dan berada di zona hijau pada waktu yang bersamaan.
Pagi ini, pergerakan optimistis juga terlihat di Jepang dan Taiwan. NIKKEI 225 (Jepang) bergerak menguat, sementara TW Weighted Index (Taiwan) ikut naik saat perdagangan dimulai.
Sementara itu, tidak semua pasar bergerak searah. Hanya beberapa indeks yang masih tergelincir pada pembukaan pagi ini.
KLCI (Malaysia) masih berada di zona merah pada awal perdagangan. Topix (Jepang) juga turut melemah, demikian pula PSEi (Filipina) yang masih mencatat tekanan pada pagi hari.
Berita Terkait
Di Bursa Efek Indonesia, kenaikan IHSG pada pembukaan juga dibarengi aktivitas transaksi. Berdasarkan data perdagangan setelah lima belas menit berlangsung, volume perdagangan tercatat mencapai 6 miliar saham.
Nilai transaksi pada periode awal itu tercatat sebesar Rp2 triliun. Frekuensi transaksi yang terjadi mencapai 367.628 kali.
Dengan kombinasi pergerakan IHSG yang menguat serta mayoritas indeks Asia yang berada di zona hijau, arah awal perdagangan menunjukkan kecenderungan positif. Penguatan yang terjadi pagi ini juga menggambarkan bahwa pergerakan regional ikut memengaruhi pembukaan di pasar domestik.
Catatan pergerakan awal tersebut menjadi gambaran dinamika sesi pertama di hari Jumat (4/9/2026). IHSG yang bertahan di level 6.695 dan kenaikan tipis di awal perdagangan menjadi salah satu indikator yang menandai jalannya pasar pada jam-jam awal.
Hingga momen pengukuran setelah lima belas menit, pasar masih menunjukkan aktivitas transaksi yang cukup tinggi. Nilai Rp2 triliun dengan volume 6 miliar saham serta frekuensi 367.628 kali menandakan perdagangan berlangsung cukup aktif sejak awal sesi.
Di saat yang sama, variasi pergerakan antar-bursa Asia turut terlihat melalui perbedaan warna zona. Mayoritas indeks utama dibuka menguat, sedangkan KLCI, Topix, dan PSEi masih bergerak di zona merah.
Dengan kondisi tersebut, pembukaan IHSG yang menguat pada pukul 9.01 WIB menjadi bagian dari pola pergerakan regional yang lebih luas. Saham-saham di pasar domestik bergerak selaras dengan Bursa Asia yang pada pagi ini cenderung optimistis.
Secara umum, gambaran pembukaan menunjukkan adanya dukungan dari sentimen regional. Saat mayoritas indeks di Asia berada di wilayah hijau, IHSG juga memilih arah yang sama sejak awal sesi hingga bertahan di level 6.695.
Di sisi lain, perbedaan respons pasar tetap terlihat dari indeks-indeks yang masih melemah. KLCI, Topix, serta PSEi tercatat masih berada di zona merah pada pembukaan, menandai bahwa arah penguatan tidak berlangsung merata di seluruh kawasan.
Aktivitas perdagangan pada fase awal turut mempertegas dinamika tersebut. Setelah lima belas menit, transaksi di Bursa Efek Indonesia mencatat volume sekitar 6 miliar saham dengan nilai sekitar Rp2 triliun, disertai frekuensi 367.628 kali, sehingga menunjukkan pembentukan arus beli-jual yang cukup intens sejak awal.












