Pendidikan

Sofian Ibrahim Hadiri Upacara Pelepasan PKN Tingkat I Angkatan LXVI 2026

×

Sofian Ibrahim Hadiri Upacara Pelepasan PKN Tingkat I Angkatan LXVI 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Sekdaprov Gorontalo Hadiri Pelepasan Peserta PKN Tingkat I Angkatan LXVI

jurnalistik.co.id – Jakarta menjadi lokasi upacara pelepasan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXVI Tahun 2026 pada Kamis (3/9/2026). Acara berlangsung di Auditorium Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.

Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk keterlibatan Pemprov Gorontalo pada pengembangan kapasitas kepemimpinan aparatur. Kehadiran Sofian menegaskan perhatian terhadap penguatan kompetensi ASN, khususnya dalam pengelolaan kinerja dan orientasi pelayanan publik.

Upacara pelepasan dihadiri pimpinan dan pejabat dari berbagai instansi terkait. Di antaranya Kepala LAN Muhammad Taufiq, Sekretaris Kementerian PANRB Reni Suzana, serta Sekretaris Utama LAN RI Andi Taufiq.

Selain itu, hadir pula Sekretaris Utama BNPP Abdul Haris Achadi, Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN LAN RI Tri Widodo Wahyu Utomo, dan Ketua Ikatan Alumni Pelatihan Kepemimpinan Nasional (IKA PIMNAS) Anwar Sanusi. Sejumlah tamu undangan lain turut mengikuti rangkaian acara.

PKN Tingkat I diposisikan sebagai jenjang pelatihan kepemimpinan tertinggi bagi aparatur sipil negara. Melalui tahapan pelatihannya, peserta diharapkan memperoleh pembekalan kepemimpinan yang dapat diterapkan ketika kembali menjalankan tugas di instansi masing-masing.

Pada Angkatan LXVI Tahun 2026, sebanyak 35 peserta dinyatakan lulus dan menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan. Di antara peserta yang dinyatakan berhasil menuntaskan pendidikan tersebut terdapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Iwan Mustapa.

Pesan kepemimpinan untuk peserta

Dalam arahannya, Menteri PANRB Reni Suzana menekankan agar para peserta mampu tampil sebagai pemimpin yang transformasional. Reni Suzana juga menggarisbawahi perlunya karakter kepemimpinan yang autentik serta kemampuan membangun kolaborasi lintas sektor.

Menurut Reni Suzana, kompetensi kepemimpinan yang didapat selama mengikuti PKN tidak cukup berhenti di ranah pengetahuan. Kemampuan tersebut perlu diwujudkan lewat kinerja yang memberikan dampak nyata dan terukur bagi masyarakat ketika para peserta kembali bertugas.

Penekanan pada pertautan antara kepemimpinan dan hasil kerja juga menjadi sorotan utama dalam penyampaian tersebut. Dengan demikian, peserta diharapkan dapat memastikan setiap gagasan yang dipelajari selama pelatihan berujung pada kontribusi yang dapat dirasakan publik.

Di sisi lain, Kepala LAN Muhammad Taufiq menyoroti pentingnya peran pemimpin dalam mendorong perubahan. Ia menyampaikan bahwa pemimpin semestinya menghasilkan karya yang memberi manfaat, baik bagi organisasi maupun bagi masyarakat secara lebih luas.

Muhammad Taufiq juga menegaskan bahwa sosok pemimpin tidak hanya dituntut mengelola tugas administratif. Seorang pemimpin perlu memiliki visi, sekaligus mampu melahirkan inovasi sebagai bagian dari proses membangun peradaban.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Taufiq menyampaikan, “Bagaimana seorang pemimpin melakukan perubahan, bagaimana seorang pemimpin menciptakan karya-karya yang mencerminkan leader peradaban. Kesadaran leader ini sangat penting, karena karyanya mencerminkan kepribadiannya, cara berpikirnya, dan jiwanya,” ujar Muhammad Taufiq.

Dukungan Pemprov Gorontalo terhadap penguatan ASN

Kehadiran Sofian Ibrahim pada kegiatan pelepasan peserta PKN menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam pengembangan kompetensi dan kapasitas kepemimpinan aparatur. Dukungan tersebut selaras dengan kebutuhan peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.

Dalam konteks tersebut, Sofian Ibrahim hadir untuk memberikan perhatian pada upaya peningkatan kemampuan kepemimpinan ASN yang diharapkan berkontribusi terhadap birokrasi yang adaptif. Birokrasi yang adaptif juga diharapkan mampu bersifat inovatif, sekaligus berorientasi pada pelayanan publik.

PKN Tingkat I Angkatan LXVI Tahun 2026 yang diikuti 35 peserta lulus tersebut menjadi momentum penyelarasan pemahaman kepemimpinan dengan tanggung jawab pemerintahan. Melalui arahan pejabat terkait dan penegasan mengenai implementasi nyata, peserta diharapkan membawa pulang bekal yang dapat diaktualisasikan.

Dengan penutupan rangkaian pelatihan melalui upacara pelepasan, peserta memperoleh ruang untuk memulai tahap penerapan di lingkungan kerja masing-masing. Harapannya, arah kepemimpinan yang transformasional, autentik, dan berorientasi kolaborasi dapat diterjemahkan menjadi langkah yang berdampak langsung pada masyarakat.

Sementara itu, penekanan dari Kepala LAN mengenai perubahan dan inovasi memperkuat pesan bahwa kepemimpinan harus selaras dengan karya. Dari sinilah penguatan kapasitas ASN diharapkan bermuara pada perbaikan kinerja dan peningkatan layanan publik, khususnya saat para peserta kembali mengemban amanah organisasi.

Upacara pelepasan di Auditorium LAN RI pada Kamis (3/9/2026) menegaskan bahwa pengembangan kepemimpinan merupakan bagian penting dari pembinaan aparatur sipil negara. Bagi Pemerintah Provinsi Gorontalo, kehadiran Sofian Ibrahim pada kegiatan ini menjadi representasi komitmen untuk terus mendorong tumbuhnya kepemimpinan yang relevan dengan kebutuhan birokrasi saat ini.