jurnalistik.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (3/9/2026) dengan penguatan 1,09% menjadi 6.667. Pergerakan ini datang setelah indeks sempat mencapai level tertinggi harian di 6.681.
Dengan hasil penutupan di zona hijau, IHSG tercatat menjadi yang paling menonjol di antara sejumlah indeks utama kawasan Asia pada hari yang sama. Kinerja positif ini juga membuat IHSG memimpin kenaikan relatif dibanding bursa-bursa lain yang ikut menguat.
Sepanjang sesi, IHSG membukukan rentang pergerakan dari 6.614 hingga 6.681. Sinyal kenaikan terlihat jelas dari posisi penutupan yang lebih tinggi dibanding titik terendah hariannya.
Volume perdagangan pada hari tersebut mencapai 40,79 miliar saham. Nilai transaksi yang tercatat berada di level Rp18,64 triliun, sementara frekuensi perdagangan mencapai 2,49 juta kali.
Aktivitas transaksi yang tinggi ini menggambarkan minat pelaku pasar yang cukup merata selama sesi berlangsung. Di saat yang sama, IHSG tetap mampu mempertahankan arah positif hingga bel penutupan.
Perimbangan saham penguat dan pelemah
Dari total saham yang diperdagangkan, 402 saham mengalami penguatan. Di sisi lain, 213 saham masih mengalami penurunan, sedangkan 180 saham lainnya tidak bergerak.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sentimen cenderung berpihak pada saham yang menguat, meski pelemahan pada sejumlah saham tetap hadir. Komposisi penguatan yang lebih besar membantu menopang kenaikan indeks secara keseluruhan.
Indeks juga mencatat capaian tertinggi pada siang hari di 6.681. Setelah berada di level tersebut, pasar kemudian memilih untuk tetap berada dalam tren yang sama sehingga penutupan berakhir di 6.667.
Berita Terkait
IHSG jadi pemimpin kenaikan di Bursa Asia
Penguatan IHSG memperlihatkan bahwa hari Kamis (3/9/2026) menjadi momen positif bagi pasar modal regional. Di antara indeks utama Asia yang dibandingkan, beberapa di antaranya juga menguat, namun dengan persentase yang lebih kecil.
TOPIX (Jepang) menguat 0,5%. KLCI (Malaysia) bergerak naik 0,37%, sementara PSEi (Filipina) naik 0,27% dan KOSPI (Korea Selatan) menguat 0,26%.
Lebih lanjut, SETI (Thailand) mencatat kenaikan 0,12%. CSI 300 (China) naik 0,1%, disusul Straits Times (Singapura) yang bertambah 0,06% serta Shenzhen Comp. (China) naik 0,05%.
Untuk wilayah China lainnya, Shanghai Comp. (China) menguat paling rendah di antara daftar yang disebut, yakni 0,02%. Di tengah variasi kenaikan tersebut, IHSG menutup perdagangan dengan persentase tertinggi pada daftar Bursa Asia yang dibandingkan.
Kombinasi antara penguatan indeks, rentang pergerakan yang terkendali, serta volume dan frekuensi transaksi yang tinggi menjadi indikator bahwa aktivitas pasar cukup responsif terhadap sentimen positif hari itu. Hasil penutupan pada 6.667 sekaligus menegaskan daya tahan pasar hingga akhir perdagangan.
Setelah sempat menyentuh level puncak harian di 6.681, IHSG kemudian bergerak dalam koridor yang relatif terjaga. Pola ini tercermin dari penutupan yang tetap berada di atas level terendah sesi, sehingga kenaikan tidak sekadar terjadi sesaat, melainkan berlanjut hingga akhir perdagangan.
Dari sisi aktivitas, angka 40,79 miliar saham dengan nilai transaksi Rp18,64 triliun serta frekuensi 2,49 juta kali menunjukkan adanya dorongan transaksi yang kuat sepanjang hari. Keterlibatan yang terlihat dari volume dan banyaknya frekuensi juga membantu menjaga kesinambungan arah positif sampai bel penutupan.
Komposisi pergerakan saham turut memberi gambaran soal arah sentimen. Jumlah saham yang menguat mencapai 402, sementara penurunan tercatat 213 dan yang tidak bergerak 180. Perbandingan ini memperlihatkan bahwa mayoritas saham lebih condong menguat, sehingga tekanan beli dan dukungan pasar lebih dominan ketika indeks bergerak naik.
Di level kawasan, penguatan IHSG menonjol dibanding indeks-indeks Asia yang disebut pada hari yang sama. TOPIX (Jepang) naik 0,5%, KLCI (Malaysia) menguat 0,37%, PSEi (Filipina) bertambah 0,27%, sedangkan KOSPI (Korea Selatan) menguat 0,26%. Dengan tambahan kenaikan dari SETI (Thailand) 0,12%, CSI 300 0,1%, dan pergerakan lain yang lebih kecil, IHSG ditutup dengan persentase tertinggi pada daftar yang dibandingkan.












