Bisnis & Ekonomi

Pindar MEKAR Akses 133.000 UMKM, 89,2% Pembiayaan Tersalurkan untuk Sektor Produktif

×

Pindar MEKAR Akses 133.000 UMKM, 89,2% Pembiayaan Tersalurkan untuk Sektor Produktif

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Pindar MEKAR Dukung 133.000 UMKM, 89,2 Persen Pembiayaan Produktif

jurnalistik.co.id – PT Mekar Investama Teknologi (MEKAR) melaporkan sebagian besar pembiayaannya tersalurkan untuk aktivitas yang dikategorikan produktif, sejalan dengan strategi bisnisnya di Indonesia.

Dari total penyaluran pembiayaan, 89,20% dicatat MEKAR sebagai pinjaman produktif. Perusahaan juga menyebut telah mendukung lebih dari 133.000 UMKM melalui skema pembiayaan yang dijalankan.

MEKAR merupakan bagian dari MEKAR Ecosystem. Perusahaan teknologi finansial ini beroperasi sejak 2016 dengan model fintech peer-to-peer (P2P) lending, atau pindar, yang menyediakan pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah serta sektor bisnis produktif.

Perluasan akses dan dampak sektor produktif

Direktur Utama MEKAR, Pandu Aditya Kristy, menyatakan tantangan yang dihadapi perusahaan tidak hanya berpusat pada pertumbuhan bisnis. Ia menekankan pentingnya memperluas akses pembiayaan agar dapat memberi dampak nyata pada sektor produktif.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus refleksi atas perjalanan MEKAR di industri fintech. Bagi kami, tantangannya bukan hanya bagaimana tumbuh lebih besar, tetapi bagaimana terus memperluas akses pembiayaan dan menciptakan dampak yang nyata bagi sektor produktif di Indonesia,” ujar Pandu dalam siaran pers, Sabtu (15/8/2026).

Dalam laporan yang disampaikan, MEKAR menyebut pembiayaan yang disalurkan berkontribusi pada pemberdayaan pelaku UMKM. Dari keseluruhan peminjam yang didukung, 75,3% merupakan perempuan.

Dukungan untuk lebih dari 133.000 UMKM

MEKAR menyatakan jangkauannya telah melampaui 133.000 UMKM. Proporsi peminjam perempuan yang tinggi juga menjadi salah satu gambaran karakter penerima pembiayaan yang ingin dirangkul perusahaan.

Dengan penekanan pada pembiayaan produktif, MEKAR ingin memastikan dana yang disalurkan dapat terhubung dengan kebutuhan usaha yang berdampak pada aktivitas ekonomi di lapangan.

Ekosistem produktif: dari pembiayaan hingga sektor riil

Seiring perkembangan bisnis, MEKAR memperluas aktivitasnya melalui MEKAR Ecosystem. Ekosistem tersebut mencakup sejumlah sektor produktif, mulai dari pembiayaan, trade financing melalui skema kerja sama operasional (KSO), bidang pertanian, hingga waste to energy.

Perluasan ini diarahkan untuk menjembatani akses pembiayaan dengan kegiatan ekonomi riil. Perusahaan memposisikan ekosistem sebagai cara agar dukungan finansial tidak berhenti pada penyaluran dana, tetapi juga berkaitan dengan aktivitas produksi dan pengembangan sektor tertentu.

Program pertanian dan kemitraan dengan petani

Pada sektor pertanian, MEKAR menyebut telah mengoptimalkan lebih dari 382 hektare lahan. Lahan tersebut mencakup area yang sebelumnya terbengkalai, sehingga diarahkan agar kembali produktif.

Selain pengelolaan lahan, perusahaan juga menyampaikan telah membangun kemitraan dengan 519 petani. Langkah ini disebut menjadi bagian dari upaya memperluas aktivitas dari pembiayaan menuju sektor yang lebih nyata dalam rantai produksi.

MEKAR menegaskan pengembangan ekosistem dilakukan melalui penyediaan solusi lintas bidang produktif. Dengan demikian, kontribusi perusahaan tidak hanya dilihat dari penyaluran pembiayaan, tetapi juga dari aktivitas di sektor riil yang dijalankan melalui unit-unit dalam ekosistemnya.

Dalam konteks tersebut, MEKAR menyebut pengembangan bisnis trade financing melalui skema KSO turut menjadi bagian dari model kontribusi yang dibangun perusahaan. Perusahaan juga memasukkan waste to energy ke dalam cakupan ekosistem, sebagai bagian dari diversifikasi solusi untuk sektor produktif.

Lewat gabungan pembiayaan dan aktivitas sektor riil, MEKAR berupaya menjadikan strategi ekosistem sebagai penguat bagi tujuan akses pembiayaan. Pada akhirnya, perusahaan ingin memperkuat hubungan antara pendanaan yang disalurkan dengan kegiatan yang mendorong produktivitas ekonomi.

Di saat yang sama, MEKAR melanjutkan fokusnya pada target penerima pembiayaan seperti UMKM. Dengan penyaluran yang mayoritas dikategorikan produktif serta dukungan bagi lebih dari 133.000 UMKM, perusahaan menyatakan kontribusinya diarahkan agar lebih terasa bagi sektor yang menjadi motor aktivitas ekonomi.