Olahraga

Brendan Venter, “wine consultant” Saracens, absen lagi dari konferensi pers

×

Brendan Venter, “wine consultant” Saracens, absen lagi dari konferensi pers

Sebarkan artikel ini

jurnalistik.co.id – Konferensi pers pra pertandingan Saracens menghadapi situasi baru menjelang laga berikutnya, dengan Joe Shaw hadir tetapi menyampaikan bahwa ia tidak akan menjelaskan secara terbuka soal kembalinya direktur rugby ke kewajiban media.

Dalam kesempatan tersebut, pelatih kepala Saracens, Joe Shaw, menolak menyebut kapan atau apakah Brendan Venter akan kembali berbicara kepada media lagi. Penolakan itu muncul meski klub sedang berhadapan dengan sanksi berupa denda akibat ketidakhadiran Venter.

Venter kembali tidak hadir pada konferensi pers pra pertandingan hari Rabu. Saracens mempersiapkan pertandingan mendatang melawan Sale, namun direktur rugby tersebut tidak terlihat dalam agenda media pra laga.

Ketidakhadiran Venter tidak hanya terjadi kali ini. Ia juga tidak berada pada hari peluncuran pramusim Prem Rugby, serta tidak menjalankan tugas media sebelum, saat, maupun setelah kemenangan pembuka pekan mereka atas Leicester.

Laporan dari The Daily Telegraph pada Selasa menyebut Venter “resigned” dari posisi direktur rugby dan mengambil peran baru sebagai “head of rugby culture and wine consultant”. Meski begitu, perubahan jabatan tersebut belum mendapat konfirmasi dari klub maupun dari Prem Rugby.

Ketika ditanya apakah Venter akan melanjutkan kewajiban media sebagai bagian dari tanggung jawabnya sebagai direktur rugby, Joe Shaw memilih menegaskan fokusnya pada aspek olahraga.

Shaw mengatakan, “I’m just going to talk about the rugby. “I’ll leave the club to talk about where we stand on all those kind of things.”” Jawaban itu sekaligus menjadi batas penjelasannya terkait urusan yang berhubungan dengan posisi dan peran Venter di depan publik.

BBC Sport melaporkan telah menghubungi Saracens untuk mendapatkan komentar, namun rincian lanjutan mengenai status Venter tidak langsung tersedia.

Menurut pemahaman yang beredar, Saracens telah dikenai denda sebesar £5,000 karena Venter tidak hadir pada hari peluncuran pramusim Prem. Denda tersebut terkait dengan ketidakhadiran Venter dalam kewajiban media di awal musim yang dipersiapkan oleh Prem Rugby.

Selain itu, terdapat pula pandangan bahwa perubahan judul pekerjaan tidak otomatis menghapus tanggung jawab kontraktual yang sebelumnya melekat pada peran direktur rugby. Dengan kata lain, pergantian label peran tidak dianggap secara otomatis berarti pelepasan kewajiban.

Di sisi lain, Saracens mengumumkan pada Januari bahwa Venter akan kembali menempati posisi direktur rugby. Hingga saat berita ini dimuat, klub belum mengonfirmasi secara publik perubahan apa pun pada tanggung jawab keseharian Venter.

Venter kembali mengambil kursi yang sebelumnya diduduki Mark McCall. McCall mengundurkan diri di akhir musim lalu setelah menempuh masa kerja selama 15 tahun di jabatan tersebut.

Selain pembahasan urusan media, Shaw juga memberikan kabar terbaru mengenai kondisi pemain. Ia mengonfirmasi bahwa center Olly Hartley mengalami patah tulang lengan.

Kepastian cedera itu berasal dari pertandingan Minggu saat Saracens menang 40-38 atas Leicester. Hartley, yang menjalani pemulihan setelah rekonstruksi lutut penuh akibat cedera serius dalam laga melawan Gloucester pada April 2024, harus keluar lapangan setelah baru 13 menit pertandingan di Welford Road.

Sebelum kejadian tersebut, Saracens sudah unggul 14-0. Namun, setelah cedera yang dialami Hartley, dalam rentang 13 menit berikutnya tuan rumah berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 14-12.

Shaw menilai dampak cedera semacam itu tidak hanya berpengaruh pada jalannya pertandingan, tetapi juga menyentuh aspek psikologis tim. Ia mengatakan, “When you play and train with somebody, like they have been with Olly for so long, and then it’s the first game of the season and someone gets properly hurt, breaks their arm, you’re human beings, it affects you,” Shaw said.

Pelatih tersebut melanjutkan dengan menggambarkan bagaimana tim berusaha menata ulang permainan setelah momen sulit terjadi. Shaw menambahkan, “We managed to to shuffle things around really calmly, with good leadership from the people on the pitch, and it was really pleasing to get through that adversity.”

Dengan rangkaian kejadian—mulai dari ketidakhadiran Venter pada berbagai agenda media, isu perubahan jabatan yang belum terkonfirmasi, hingga kabar cedera Hartley—Saracens memasuki pekan kompetisi dengan dua tantangan sekaligus di dalam dan di luar lapangan.