jurnalistik.co.id – Bank Mandiri memperluas akses kerja yang inklusif bagi penyandang disabilitas melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) bertajuk Mandiri Sahabat Difabel.
Inisiatif ini disiapkan untuk memperkuat kesiapan peserta memasuki dunia kerja, sekaligus menegaskan komitmen perseroan dalam menciptakan kesempatan yang lebih setara.
Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menyampaikan bahwa perseroan memandang setiap individu memiliki peluang yang sama untuk berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Adhika mengatakan, “Melalui program Mandiri Sahabat Difabel, kami ingin membekali para peserta dengan keterampilan, kepercayaan diri, dan kesiapan memasuki dunia kerja,” dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (7/8/2026).
Menurut Adhika, program ini merupakan bagian dari komitmen Bank Mandiri untuk membangun ekosistem yang semakin inklusif di berbagai lini pemberdayaan, termasuk bagi penyandang disabilitas.
“Kami ingin setiap orang dapat merasa nyaman dan setara dalam meraih kesempatan, sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang unggul,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Bank Mandiri menggandeng Yayasan Institusi Disabilitas Indonesia (INDISI). Kolaborasi tersebut diwujudkan lewat pemberian pelatihan kesiapan kerja (job readiness training) kepada sekitar 350 siswa penyandang disabilitas dari tujuh Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayah Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta.
Pelatihan dirancang agar peserta memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri untuk menghadapi dunia kerja yang dinilai semakin kompetitif.
Materi program mencakup pengembangan self-awareness dan pembentukan mindset kerja, peningkatan working attitude serta kemampuan bekerja dalam tim, pengenalan dunia kerja, dan penyusunan curriculum vitae (CV). Peserta juga memperoleh persiapan memasuki dunia kerja, pemahaman mengenai hak dan kewajiban di lingkungan kerja, hingga simulasi wawancara kerja.
Berita Terkait
Seluruh materi disampaikan dalam 90 sesi pelatihan yang terbagi ke dalam 15 kelas. Program ini dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli hingga 11 September 2026.
Setelah rangkaian pelatihan selesai, para peserta akan mengikuti proses seleksi yang dilakukan oleh tim Human Capital Bank Mandiri. Seleksi tersebut menjadi langkah untuk memperoleh kesempatan mengikuti program magang di Bank Mandiri sebagai bagian dari pengembangan pengalaman kerja mereka.
Adhika menambahkan bahwa kolaborasi dengan INDISI menjadi elemen penting agar pelaksanaan program berjalan efektif serta mampu menjawab kebutuhan peserta.
Ia juga menekankan bahwa sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menghadirkan dampak yang berkelanjutan.
“Kami optimistis program ini dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi, meningkatkan daya saing, serta berkontribusi secara optimal di dunia kerja,” jelas Adhika.
Ke depan, Bank Mandiri berkomitmen terus memperkuat berbagai program TJSL yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Perseroan menilai upaya tersebut selaras dengan semangat Sinergi Majukan Negeri dan Nyaman Bersama Mandiri, sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional yang inklusif.
Melalui rangkaian program tersebut, Bank Mandiri menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pemberdayaan, termasuk untuk memastikan kesempatan kerja yang lebih luas dapat diraih oleh generasi difabel.
Dalam keterangan tertulisnya, Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menegaskan bahwa arah program TJSL ini selaras dengan upaya perseroan menghadirkan ruang yang setara bagi semua individu untuk bertumbuh. Penekanan pada kesiapan kerja menjadi fokus utama agar peserta tidak hanya memahami dunia kerja, tetapi juga siap bersaing.
Materi pelatihan disusun mencakup pembentukan sikap kerja, kemampuan bekerja dalam tim, serta pemahaman yang lebih utuh mengenai hak dan kewajiban di lingkungan kerja. Melalui simulasi wawancara kerja dan penyusunan CV, peserta diarahkan agar mampu menunjukkan potensi secara lebih percaya diri saat mengikuti proses berikutnya.
Rangkaian kegiatan akan berakhir pada 11 September 2026, lalu dilanjutkan dengan seleksi oleh tim Human Capital Bank Mandiri. Tahap tersebut menjadi pintu bagi peserta untuk memperoleh kesempatan mengikuti program magang di lingkungan Bank Mandiri sebagai bagian dari pengalaman kerja yang mendukung pengembangan mereka ke depan.












