Bisnis & Ekonomi

Xinhua: Tiongkok Perbarui Cadangan SDA Strategis, Emas sampai Rhenium

×

Xinhua: Tiongkok Perbarui Cadangan SDA Strategis, Emas sampai Rhenium

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: China Temukan Cadangan SDA Baru: Emas Hingga Rhenium - Market

jurnalistik.co.id – Kantor Berita Xinhua melaporkan bahwa pemerintah Tiongkok melakukan penilaian ulang cadangan sumber daya strategis secara nasional, sehingga sejumlah komoditas utama mengalami peningkatan signifikan. Laporan itu disampaikan pada Sabtu, 31 Oktober 2026, dengan merujuk pada data yang dipublikasikan Kementerian Sumber Daya Alam.

Dalam penilaian ulang tersebut, sisa cadangan rhenium dilaporkan naik lebih dari 200%. Pada saat yang sama, Xinhua menyebut penambahan cadangan emas dan nikel masing-masing setara dengan 50 dan 30 deposit besar.

Selain emas, nikel, dan rhenium, evaluasi cadangan juga mencakup beberapa mineral strategis lain. Gallium, indium, tantalum, dan vanadium dilaporkan meningkat setara dengan lebih dari 10 cadangan besar setelah proses penilaian ulang dilakukan.

Proses penilaian ulang tersebut diarahkan terhadap cadangan yang sebelumnya dinilai bermutu rendah serta sulit dimanfaatkan. Dengan pendekatan baru, Xinhua menyampaikan bahwa penetapan cadangan dinilai kembali agar kondisi potensi sumber daya dapat ditinjau secara lebih akurat.

Proyek penilaian itu berjalan selama setahun. Fokusnya, kata Xinhua, adalah 17 mineral strategis yang disurvei di lebih dari 1.800 tambang yang beroperasi, termasuk kawasan pertambangan berskala besar dan menengah.

Dari sisi cakupan kelembagaan, proyek ini melibatkan lebih dari 100 lembaga. Adapun jumlah personel survei disebutkan mencapai hampir 2.000 orang yang bekerja di berbagai wilayah.

Survei dilaksanakan di 27 provinsi, daerah otonom, serta kota administratif. Perincian tersebut menunjukkan bahwa evaluasi cadangan dilakukan secara luas dan tidak terbatas pada satu kawasan produksi mineral tertentu.

Dengan hasil penilaian ulang, Xinhua menggambarkan adanya dorongan pada penyegaran peta ketersediaan bahan baku strategis. Kenaikan cadangan yang besar pada rhenium, emas, dan nikel menjadi sorotan utama dalam laporan tersebut.

Di luar komponen yang ditetapkan sebagai mineral strategis, Xinhua juga melaporkan penemuan cadangan zirkon di Tiongkok. Negara itu disebut menemukan cadangan placer zirkon paleofluvial-lakustrin pertama di Baicheng, Xinjiang.

Temuan tersebut disebut berpotensi meningkatkan pasokan zirkon domestik. Selama ini, Tiongkok dilaporkan masih sangat bergantung pada impor zirkon untuk memenuhi kebutuhan industri dan teknologi tertentu.

Zirkon yang dimaksud, menurut laporan Xinhua, merupakan sumber zirkonium. Zirkonium digunakan sebagai bahan pelapis batang bahan bakar reaktor nuklir, sekaligus dalam paduan logam aerospace yang bekerja pada suhu tinggi.

Dengan adanya cadangan baru di Xinjiang, pemerintah berpeluang memperkuat ketahanan pasokan untuk komponen yang terkait dengan sektor energi dan industri berteknologi tinggi. Namun, laporan Xinhua menekankan bahwa peningkatan ketersediaan tersebut didasarkan pada hasil survei dan penetapan cadangan yang dilakukan melalui proses penilaian ulang.

Secara keseluruhan, rangkaian temuan yang dilaporkan Xinhua memperlihatkan dua arah pembaruan sumber daya: penyegaran jumlah cadangan untuk mineral strategis melalui penilaian ulang nasional, serta penemuan cadangan baru untuk zirkon melalui survei geologi. Bagi industri yang bergantung pada bahan baku tertentu, pergeseran cadangan dan tambahan temuan lapangan seperti ini dapat menjadi indikator penting bagi rencana pengelolaan sumber daya ke depan.

Menurut pemaparan Xinhua, pembaruan ini tidak hanya berbicara soal penambahan angka cadangan, tetapi juga menyasar cara cadangan sebelumnya dinilai. Cadangan yang sebelumnya dianggap bermutu lebih rendah serta sulit dimanfaatkan menjadi titik perhatian, sehingga penetapan cadangan dan penilaian potensi sumber daya dapat diperbarui secara lebih sesuai dengan kondisi lapangan.

Skala program survei yang disebutkan juga menjadi bagian penting dari konteks laporan. Proyek penilaian ulang berlangsung selama setahun dan dilakukan pada survei terhadap 17 mineral strategis di lebih dari 1.800 tambang, mencakup kawasan pertambangan berskala besar maupun menengah. Pelaksanaannya melibatkan lebih dari 100 lembaga dengan hampir 2.000 personel survei, serta mencakup 27 provinsi, daerah otonom, dan kota administratif, sehingga evaluasi cadangan dipaparkan sebagai upaya nasional yang luas.

Di sisi lain, temuan tentang zirkon menambah unsur pembaruan dari hasil survei geologi, khususnya melalui penemuan cadangan placer zirkon paleofluvial-lakustrin pertama di Baicheng, Xinjiang. Xinhua menyebut temuan tersebut berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap impor zirkon untuk kebutuhan industri dan teknologi tertentu. Zirkonium sendiri disebut digunakan sebagai pelapis batang bahan bakar reaktor nuklir serta pada paduan logam aerospace yang bekerja pada suhu tinggi, sehingga tambahan pasokan domestik berhubungan dengan sektor energi dan industri berteknologi tinggi.