Otomotif

Boleh Ganti Merek Oli Mobil? Ini Syaratnya Biar Mesin Tetap Aman

×

Boleh Ganti Merek Oli Mobil? Ini Syaratnya Biar Mesin Tetap Aman

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Gonta-ganti Merek Oli Mobil, Apakah Bisa Merusak Mesin?

jurnalistik.co.id – Dalam kebiasaan perawatan kendaraan, pemilihan oli mesin sering dianggap cukup berhenti pada merek. Namun, praktik di bengkel menunjukkan bahwa yang lebih menentukan adalah kesesuaian spesifikasi dengan rekomendasi pabrikan.

Opsi oli di pasaran memang beragam, lengkap dengan spesifikasi yang berbeda-beda serta klaim keunggulan. Mulai dari perlindungan mesin yang dianggap lebih baik, efisiensi bahan bakar, hingga usia pakai yang dinilai lebih lama.

Spesifikasi yang tercantum di buku perawatan

Di Solo, Iwan, pemilik bengkel Iwan Motor, menyampaikan bahwa pemilihan oli tidak bisa hanya mengandalkan merek. Menurutnya, rujukan utama tetap spesifikasi yang tertulis di buku perawatan kendaraan.

Iwan menjelaskan bahwa pabrikan pada dasarnya tidak selalu mengunci merek oli tertentu saat mobil diproduksi. Ia menyebut dalam buku perawatan yang ditetapkan adalah parameter spesifikasi, misalnya angka SAE serta standar API.

“Pabrik mobil saat mengeluarkan mobil tidak menunjuk merek tertentu untuk oli mesinnya. Di buku perawatan hanya ditentukan spesifikasi olinya saja, misal pakai SAE berapa dan API service,” ucap Iwan kepada Kompas.com, baru-baru ini.

Karena acuan yang digunakan berupa spesifikasi, Iwan menilai pemilik kendaraan memiliki ruang untuk memilih merek oli apa pun selama parameter tersebut sesuai rekomendasi pabrikan. Dengan catatan itu, penggantian merek tidak seharusnya menjadi faktor yang merugikan.

Ia juga menekankan bahwa selama spesifikasi tetap memenuhi anjuran mesin, penggunaan merek oli yang berbeda tidak memengaruhi garansi kendaraan. Dengan kata lain, yang dicek terlebih dahulu adalah kecocokan teknisnya, bukan label mereknya semata.

Kalau ingin pindah merek, lakukan flushing dan ganti filter

Meski fleksibel, Iwan mengingatkan ada prosedur yang perlu diperhatikan ketika pemilik mobil berencana berpindah ke merek oli lain. Ia menyarankan proses flushing dan penggantian filter oli agar pergantian berjalan bersih dan tepat.

“Kalau mau ganti merek oli sebaiknya oli flushing terlebih dahulu dan filter oli wajib diganti. Sepanjang memenuhi spesifikasi yang dianjurkan mesin aman,” ucap Iwan.

Penjelasan ini berangkat dari fungsi flushing itu sendiri. Proses tersebut dimaksudkan untuk membersihkan sisa oli lama sehingga oli yang baru bisa bekerja secara maksimal tanpa terkontaminasi oleh residu.

Selain membantu meminimalkan dampak sisa pelumas lama, pergantian filter juga diposisikan sebagai bagian dari prosedur penggantian yang tidak boleh diabaikan. Dengan langkah tersebut, oli baru memiliki peluang lebih baik untuk bekerja sesuai karakter formulanya.

Merek berbeda, formulasi berbeda

Menurut Iwan, setiap merek oli mesin memiliki keunggulan yang bisa berlainan, sesuai formulasi yang dipakai. Perbedaan formulasi inilah yang kemudian berpengaruh pada karakter performa maupun perlindungan terhadap komponen mesin.

“Rumusnya sederhana, kalo oli mahal pasti additive yang digunakan lebih lengkap dan secara kualitas pasti lebih bagus, baik untuk performa maupun untuk perlindungan mesin,” ucap Iwan.

Meski demikian, pernyataan tersebut tidak mengubah prinsip utama yang ia tekankan sejak awal. Pemilik kendaraan tetap perlu menempatkan spesifikasi sebagai prioritas, karena kesesuaian parameter dengan rekomendasi pabrikan adalah dasar utama agar mesin berada dalam kondisi kerja yang aman.

Pada akhirnya, penggantian merek oli yang dilakukan dengan cara benar bukan sekadar persoalan selera konsumen. Ia menjadi urusan kecocokan spesifikasi serta ketepatan prosedur penggantian, mulai dari flushing hingga penggantian filter oli.

Dengan mempertahankan parameter teknis sesuai buku perawatan, serta mengikuti langkah pergantian yang disarankan, pemilik mobil dapat mengubah merek oli tanpa mengabaikan aspek perlindungan mesin. Pada saat yang sama, pilihan oli juga tetap bisa disesuaikan dengan pertimbangan kualitas formulasi yang ditawarkan masing-masing merek.