jurnalistik.co.id – Pengguna Jalan Tol Jagorawi diminta mengantisipasi potensi perlambatan perjalanan pada pekan depan. PT Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) akan melakukan serangkaian pekerjaan pemeliharaan jalan mulai Senin (13/7/2026) hingga Jumat (17/7/2026).
Menurut keterangan tertulis yang disampaikan pada 11/7/2026, pelaksanaan pekerjaan dilakukan untuk menjaga kondisi lintasan tetap laik dilalui. Senior Manager Representative Office 1 JMT, Alvin Andituahta Singarimbun, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul.
“Diimbau kepada pengguna jalan agar berhati-hati, memperhatikan rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan, serta mengatur waktu dan rute perjalanan serta memastikan kecukupan saldo kartu elektronik guna kelancaran dalam perjalanan,” ujar Alvin, dalam keterangan tertulis (11/7/2026).
Lokasi pekerjaan dan penutupan lajur sementara
Jasa Marga akan melaksanakan pekerjaan rekonstruksi perkerasan jalan di terowongan Kampung Rambutan. Lokasi tersebut berada di Simpang Susun Pasar Rebo, pada titik pertemuan antara Ruas Tol JORR S dan Ruas Tol Jagorawi.
Dalam pekerjaan rekonstruksi perkerasan, lajur yang terdampak penutupan adalah lajur 1 arah Ciawi. Pekerjaan dimulai dari KM 29+073 hingga KM 29+178.
Adapun untuk arah Jakarta, rekonstruksi perkerasan dilakukan pada lajur 1. Rentang pekerjaannya berada di KM 34+322 hingga KM 34+200.
Jadwal pelaksanaan pekerjaan rekonstruksi berlangsung mulai Senin (13/7) pukul 10.00 WIB hingga Jumat (17/7) pukul 05.00 WIB. Selama periode tersebut, lajur pada area pekerjaan akan ditutup sementara, sementara lajur lainnya tetap dapat digunakan agar arus lalu lintas bisa tetap berjalan.
Scrapping, filling, dan overlay pada malam hari
Selain rekonstruksi, Jasa Marga juga menyiapkan pekerjaan Scrapping, Filling, dan Overlay (SFO) di sejumlah lokasi dengan waktu pelaksanaan pada malam hari. Skema ini dilakukan untuk membatasi dampak terhadap lalu lintas pada jam-jam tertentu.
Berita Terkait
Untuk arah Ciawi, pekerjaan SFO dilakukan di sekitar KM 10+100 hingga KM 10+400 pada 13-14 Juli 2026. Pelaksanaannya dijadwalkan mulai pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB.
Pekerjaan SFO berikutnya berlangsung pada 15-16 Juli 2026. Untuk periode tersebut, rentang lokasinya berada di KM 20+050 hingga KM 20+200, dengan waktu kerja pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB.
Pengaturan lalu lintas untuk meminimalkan gangguan
Selama seluruh rangkaian pekerjaan berlangsung, Jasa Marga bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) akan menerapkan pengaturan lalu lintas di sekitar area pekerjaan. Langkah ini bertujuan untuk meminimalkan gangguan terhadap pengguna jalan selama pelaksanaan perbaikan.
Pada dasarnya, pelaksanaan pekerjaan akan mengubah akses pada titik-titik tertentu sesuai kebutuhan di lapangan. Meski demikian, penutupan bersifat terarah pada lajur lokasi pekerjaan, sedangkan lajur lain diupayakan tetap beroperasi agar distribusi kendaraan tidak terlalu terhambat.
Alasan perbaikan perlu diantisipasi
Tol Jagorawi merupakan salah satu ruas tol tersibuk di Indonesia. Ruas ini menjadi penghubung Jakarta dengan Bogor, Ciawi, hingga kawasan wisata Puncak, sehingga mobilitas kendaraan cenderung meningkat.
Tingginya volume kendaraan, terutama saat akhir pekan dan musim liburan, membuat pengelolaan jalan harus dilakukan secara berkelanjutan. Perbaikan dan pemeliharaan menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi jalan agar tetap layak dilintasi oleh pengguna.
Bagi pengguna, antisipasi paling penting adalah menyiapkan rencana perjalanan sebelum memasuki hari-hari pengerjaan. Pengguna disarankan memperhatikan rambu-rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan, sekaligus mengatur waktu dan rute agar pergerakan tetap lancar.
Selain itu, ketersediaan saldo kartu elektronik juga disebut menjadi faktor penting dalam kelancaran perjalanan. Dengan memastikan kecukupan saldo sejak awal, pengguna dapat mengurangi risiko antrean yang biasanya muncul saat proses pembayaran berlangsung.
Dengan jadwal yang terhitung mulai 13/7/2026 hingga 17/7/2026, pengguna Jalan Tol Jagorawi diharapkan melakukan penyesuaian rute pada jam-jam yang terdampak. Rangkaian pekerjaan rekonstruksi perkerasan dan SFO pada beberapa segmen diharapkan selesai sesuai tahapan, sehingga gangguan lalu lintas dapat dikendalikan dan kondisi jalan tetap terjaga.












