Daerah

Antrean Transjakarta B41 di Komsen Jatiasih, Penumpang Kepanasan-kehujanan Minta Halte Layak Dibangun Segera

×

Antrean Transjakarta B41 di Komsen Jatiasih, Penumpang Kepanasan-kehujanan Minta Halte Layak Dibangun Segera

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Kepanasan dan Kehujanan, Penumpang Minta Halte Transjakarta di Jatiasih Segera Dibangun

jurnalistik.co.id – Penumpang Transjakarta rute B41 di Komsen Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, meminta pemerintah setempat segera menyediakan halte yang layak. Selama ini, mereka harus menunggu bus di trotoar tanpa tempat berlindung yang memadai.

Keluhan tersebut muncul karena kondisi antrean yang kerap memanjang, terutama saat jam sibuk. Dalam situasi seperti itu, penumpang merasakan kepanasan ketika cuaca terik dan harus tetap berdiri saat hujan turun.

Sejumlah penumpang menyampaikan bahwa titik pemberhentian tersebut seharusnya mendapat perhatian serius. Menurut mereka, fasilitas penunjang di area penyangga Jakarta perlu hadir agar layanan transportasi umum bisa benar-benar mendukung kebutuhan warga.

Antrean di trotoar tanpa peneduh

Di lokasi, penumpang menunggu kedatangan bus di area trotoar. Tidak adanya halte dengan perlindungan yang memadai membuat mereka sulit beristirahat saat arus antrean bertambah panjang.

Pengalaman tersebut menjadi lebih terasa ketika kendaraan datang tidak dalam jeda yang singkat. Pada momen antrean memanjang, penumpang cenderung harus menunggu lama dalam cuaca terbuka.

Visko Indianto (54) mengungkapkan bahwa fasilitas di titik pemberhentian seharusnya menjadi perhatian pihak berwenang. Ia menilai penyediaan fasilitas termasuk bentuk layanan yang semestinya diberikan kepada pengguna.

“Ini harusnya bagian tanggung jawab dari Pemda DKI dan Pemkot Bekasi untuk menyediakan fasilitas. Jangan kita dibiarkan seperti ini tanpa pelayanan yang maksimal,” ujar Visko saat ditemui di lokasi pada Rabu (19/8/2026).

Visko juga menyoroti perlunya penataan infrastruktur transportasi umum hingga ke titik-titik pinggiran. Ia berharap perbaikan tidak hanya dilakukan pada area yang dianggap lebih utama, tetapi juga menyasar lokasi yang sehari-hari dilalui penumpang.

“Jadi mungkin TJ harus berbenah diri, semua infrastruktur harus dilengkapi termasuk spot-spot yang pinggiran seperti ini,” katanya.

Pandangan tersebut disampaikan karena penumpang yang menunggu di area terbuka akan tetap terdampak oleh kondisi cuaca. Saat hujan, perlindungan yang tidak tersedia membuat penumpang terpaksa bertahan di luar, begitu pula ketika panas meningkat.

Halte yang diharapkan lebih dari sekadar berteduh

Bagus (56) merupakan pengguna Transjakarta yang telah sekitar enam bulan memakai layanan di Komsen Jatiasih. Ia mengatakan selama menggunakan transportasi tersebut, ia belum melihat adanya halte yang benar-benar bisa digunakan untuk menunggu bus dengan nyaman.

“Rasanya prihatin pasti. Karena transportasi ini mendukung masyarakat untuk efisiensi. Tapi fasilitasnya belum lengkap,” kata Bagus.

Bagus menilai kebutuhan halte menjadi semakin penting karena antrean di titik tersebut kerap memanjang. Menurutnya, penumpang tidak seharusnya dibiarkan menunggu di pinggir jalan tanpa dukungan yang layak ketika cuaca berubah.

“Kan kasihan kalau harus telantar di pinggir jalan. Kalau panas kepanasan, kalau hujan kehujanan,” ujarnya.

Ia berharap halte yang nantinya dibangun bukan hanya berfungsi sebagai tempat berteduh, tetapi juga memiliki fasilitas penunjang bagi penumpang. Dengan begitu, keberadaan halte bisa benar-benar meningkatkan kenyamanan pengguna saat menunggu bus.

Bagus membandingkan dengan kondisi yang ia lihat di tempat lain. Ia menyebut, di Sentral Cawang ada fasilitas yang membuat penumpang lebih terbantu selama berada di halte.

“Di Sentral Cawang itu bagus, ada AC, terus ada tempat charger juga,” ucap Bagus.

Menurut Bagus, fasilitas seperti penyejuk ruangan dan tempat mengisi daya penting untuk mendukung aktivitas penumpang selama menunggu. Keberadaan fitur semacam itu dianggap membuat waktu tunggu terasa lebih layak, terutama pada kondisi cuaca ekstrem.

Penumpang berharap pihak terkait dapat segera menindaklanjuti keluhan tersebut. Mereka menilai ketersediaan halte yang layak di Komsen Jatiasih menjadi langkah yang diperlukan agar layanan Transjakarta di wilayah tersebut berjalan lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan pengguna.

Dengan adanya halte yang memadai, penumpang berharap antrean yang terjadi tetap dapat dihadapi tanpa harus menunggu dalam panas maupun kehujanan. Mereka menginginkan fasilitas yang tidak hanya melindungi, tetapi juga melengkapi kebutuhan dasar pengguna transportasi umum.