Hukum & Kriminal

Polisi Selidiki Video Viral Dua Pria di GBK yang Diduga Cek Nomor Rangka Mobil

×

Polisi Selidiki Video Viral Dua Pria di GBK yang Diduga Cek Nomor Rangka Mobil

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Dua Pria Diduga Cek Nomor Rangka Mobil di GBK, Polisi Dalami Modusnya

jurnalistik.co.id – Polda Metro Jaya tengah mendalami video viral yang menampilkan dua pria diduga memeriksa sekaligus menggosok nomor rangka mobil di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat.

Video tersebut beredar di media sosial dan memunculkan dugaan adanya pola kejahatan yang memanfaatkan celah pada kendaraan yang terparkir.

Hingga saat ini, Polda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi terkait peristiwa itu. Meski demikian, penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan motif di balik aksi yang terekam kamera warga.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes (Pol) Budi Hermanto, menyatakan penyidik masih menelusuri keterangan dan rangkaian kejadian dalam unggahan tersebut. Ia juga menilai belum ada kepastian terkait apakah aksi dalam video benar-benar mengarah pada tindak pidana tertentu.

“Sejauh ini itu belum ada laporan, masih kami dalami apakah itu merupakan modus-modus ataupun melihat pelaksanaan lain, kami belum bisa menjawab itu karena ini masih kami dalami,” kata Budi, Rabu (19/8/2026).

Budi menambahkan, kepolisian membuka beberapa kemungkinan pola kejahatan yang mungkin berkaitan dengan pemeriksaan nomor rangka. Pemeriksaan itu, menurutnya, dapat bersinggungan dengan modus yang selama ini dikenal dalam kejahatan kendaraan.

“Apakah sama dengan modus-modus penipuan lain, apakah memang ada istilah gembos ban ataupun dan lain-lain, ini masih kami dalami ya. Kami belum bisa menentukan secara pasti terkait tentang unggahan video tersebut. Ini masih kami dalami,” tutur Budi.

Dalam video yang menjadi perhatian publik, sebuah mobil hitam terlihat terparkir melintang hingga menutupi kendaraan lain di sekitarnya. Setelah mobil tersebut berhenti, dua orang pria kemudian turun dan melakukan aktivitas di lokasi.

Salah satu pria terlihat berjaga di sekitar mobil. Sementara itu, satu pria lain merayap masuk ke kolong mobil, diduga untuk mengamati sekaligus mendokumentasikan bagian bawah kendaraan.

Unggahan itu diposting melalui akun Threads @dr.bebby_linn. Pemilik akun menyertakan keterangan yang berbunyi, “Buat kalian yang suka ke GBK hati-hati ya gaes, barusan aku lihat pas masuk mobil habis jogging”.

Pihak pengelola kawasan GBK juga menyatakan telah melakukan langkah investigasi internal. Direktur Utama Pusat Pengelola Komplek Gelora Bung Karno (PPK GBK), Hadi Sulistia, mengatakan pihaknya mengusut temuan tersebut berdasarkan laporan yang masuk.

Hadi menegaskan bahwa lokasi kejadian tidak mengetahui secara langsung kejadian itu, namun tetap melakukan pemeriksaan menyeluruh. Ia menyampaikan hal tersebut melalui keterangan, “GBK tidak mengetahui secara langsung, tetapi segera melakukan investigasi internal secara menyeluruh atas laporan yang masuk,” ujar Hadi saat dihubungi Kompas.com, Rabu (19/8/2026).

Senada dengan polisi, Hadi menyebut hingga saat ini belum ada laporan kerugian maupun komplain resmi yang diajukan oleh pemilik kendaraan yang bersangkutan atau pengunjung GBK lainnya. Meski begitu, pengelola berkomitmen untuk memperketat pengawasan dan keamanan area agar keselamatan pengunjung tetap terjaga.

Penyelidikan Polda Metro Jaya masih berjalan untuk memastikan apakah aksi dalam video tersebut merupakan bagian dari modus tertentu. Proses pendalaman dilakukan mengingat hingga kini belum ada laporan resmi yang dapat dijadikan pijakan awal oleh aparat.

Rangkaian yang terekam dalam unggahan tersebut memperlihatkan mobil berwarna hitam berada dalam posisi tertentu sehingga ruang di sekelilingnya tertutup. Setelah kendaraan diparkir, dua orang terlihat turun dan bergerak di lokasi, dengan satu orang mengamati area sekitar sementara yang lain berada di bagian bawah kendaraan, diduga untuk memeriksa sekaligus merekam objek yang menjadi fokus perhatian.

Perbincangan publik kemudian berkembang karena adanya dugaan keterkaitan dengan pemeriksaan nomor rangka dan potensi pola kejahatan yang memanfaatkan kondisi kendaraan yang terparkir. Dalam merespons, aparat menyampaikan bahwa penyelidikan dilakukan untuk memahami konteks kejadian, menilai apakah aktivitas pada video benar-benar mengarah pada tindak pidana, serta menelusuri kemungkinan keterhubungannya dengan modus yang selama ini dikenal dalam kejahatan kendaraan.

Sampai saat ini, baik pihak kepolisian maupun pengelola kawasan menyatakan belum menerima laporan resmi yang bisa dijadikan dasar awal. Karena itu, proses pendalaman bertumpu pada penelusuran keterangan dan hasil investigasi internal, termasuk pengecekan apakah ada dampak nyata seperti kerugian atau komplain dari pemilik kendaraan maupun pengunjung. Di sisi lain, pengelola menegaskan komitmen untuk memperketat pengawasan dan keamanan di area agar keselamatan pengunjung tetap terjaga.