Daerah

Waktu Keberangkatan KRL Solo–Jogja 22 & 23 Agustus 2026 dari Palur ke Tugu

×

Waktu Keberangkatan KRL Solo–Jogja 22 & 23 Agustus 2026 dari Palur ke Tugu

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Jadwal KRL Solo-Jogja pada 22 dan 23 Agustus 2026 dari Palur ke Tugu

jurnalistik.co.id – Akhir pekan ini, warga yang merencanakan perjalanan dari Solo menuju Yogyakarta bisa menjadikan jadwal KRL Solo–Jogja sebagai acuan berangkat. Pada Sabtu 22 Agustus 2026 dan Minggu 23 Agustus 2026, layanan tersedia dari pagi hingga malam sehingga penumpang dapat menyesuaikan waktu dengan kebutuhan di lokasi tujuan.

Rute KRL yang melayani perjalanan dari Palur menuju Yogyakarta melintasi sejumlah stasiun, mulai dari Palur, Solo Jebres, Solo Balapan, Purwosari, Gawok, Delanggu, Ceper, Klaten, Srowot, Brambanan, Maguwo, hingga Lempuyangan sebelum tiba di Stasiun Yogyakarta. Berikut panduan waktu keberangkatan (WIB) untuk 22–23 Agustus 2026.

Waktu keberangkatan (WIB) 22–23 Agustus 2026

Stasiun Palur: 05.00, 06.05, 07.15, 08.56, 10.40, 12.50, 13.43, 15.35, 16.35, 18.05, 19.45, 20.42 WIB.

Stasiun Solo Jebres: 05.06, 06.11, 07.21, 09.02, 10.46, 12.56, 13.49, 15.41, 16.41, 18.11, 19.51, 20.48 WIB.

Stasiun Solo Balapan: 05.13, 06.18, 07.27, 09.08, 10.52, 13.03, 13.55, 15.48, 16.47, 18.19, 20.01, 20.54 WIB.

Stasiun Purwosari: 05.18, 06.23, 07.32, 09.13, 10.57, 13.08, 14.00, 15.53, 16.52, 18.24, 20.06, 20.59 WIB.

Stasiun Gawok: 05.26, 06.31, 07.40, 09.20, 11.04, 13.16, 14.07, 16.01, 16.59, 18.31, 20.14, 21.06 WIB.

Stasiun Delanggu: 05.32, 06.37, 07.46, 09.26, 11.10, 13.22, 14.13, 16.07, 17.05, 18.37, 20.20, 21.12 WIB.

Stasiun Ceper: 05.39, 06.44, 07.53, 09.46, 11.17, 13.29, 14.20, 16.14, 17.12, 18.44, 20.27, 21.19 WIB.

Stasiun Klaten: 05.48, 06.53, 08.02, 09.55, 11.26, 13.38, 14.29, 16.23, 17.21, 18.53, 20.36, 21.28 WIB.

Stasiun Srowot: 05.55, 07.00, 08.09, 10.02, 11.33, 13.45, 14.36, 16.30, 17.28, 19.00, 20.43, 21.35 WIB.

Stasiun Brambanan: 06.01, 07.06, 08.15, 10.08, 11.39, 13.52, 14.42, 16.36, 17.34, 19.06, 20.49, 21.41 WIB.

Stasiun Maguwo: 06.10, 07.15, 08.24, 10.16, 11.47, 14.00, 14.50, 16.44, 17.42, 19.14, 20.57, 21.49 WIB.

Stasiun Lempuyangan: 06.19, 07.25, 08.35, 10.23, 11.55, 14.08, 15.01, 16.52, 17.49, 19.21, 21.05, 21.57 WIB.

Tiba di Stasiun Yogyakarta: 06.23, 07.29, 08.39, 10.27, 11.59, 14.12, 15.06, 16.56, 17.55, 19.25, 21.09, 22.01 WIB.

Dengan susunan waktu keberangkatan tersebut, penumpang dapat menentukan jam mulai perjalanan dari stasiun pilihan masing-masing, lalu menyesuaikannya dengan agenda selama akhir pekan. Pastikan juga datang lebih awal agar proses naik kereta berjalan lancar.

Bagi penumpang yang ingin mengatur perjalanan akhir pekan, cara bacanya cukup sederhana: pilih stasiun naik sesuai kebutuhan di area Solo, lalu cocokkan dengan jam kedatangan di Stasiun Yogyakarta. Karena jadwal tersedia dalam rentang pagi sampai malam pada Sabtu dan Minggu, penumpang bisa menyesuaikan rencana aktivitas—mulai dari berangkat lebih awal untuk urusan yang membutuhkan waktu, hingga memilih opsi kemudian jika agenda dimulai siang atau sore.

Rute KRL dalam daftar ini menunjukkan bahwa perjalanan dari Palur ke Yogyakarta tidak melewati satu titik saja. Kereta berhenti di sejumlah stasiun antara lain Palur, Solo Jebres, Solo Balapan, Purwosari, Delanggu, Ceper, hingga Brambanan sebelum akhirnya mencapai kawasan stasiun tujuan di Yogyakarta. Dengan pola berhenti di banyak lokasi, penumpang dapat lebih fleksibel menentukan titik naik maupun titik turun sesuai rute aktivitas yang direncanakan.

Selain itu, keberadaan jadwal per stasiun membuat penumpang bisa memperkirakan kapan waktu paling nyaman untuk memulai perjalanan dari masing-masing lokasi. Jika target Anda adalah tiba pada jam tertentu di Yogyakarta, jadwal di kolom “tiba” dapat dijadikan acuan utama, kemudian mundurkan pilihan stasiun keberangkatan dari stasiun-stasiun yang tersedia pada daftar. Langkah ini membantu menghindari terburu-buru saat jam sibuk akhir pekan.

Pada hari libur akhir pekan, disarankan juga untuk datang dengan waktu lebih awal sebelum keberangkatan yang dipilih. Kedatangan lebih cepat memberi ruang untuk proses naik kereta yang berjalan lancar, termasuk persiapan sebelum masuk area peron. Dengan begitu, perjalanan tetap sesuai rencana berdasarkan susunan waktu keberangkatan yang tercantum.