jurnalistik.co.id – Timnas U17 Indonesia meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Malaysia dalam laga uji coba internasional bertajuk Garuda Championship Series 2026. Di Stadion Manahan, Solo, Selasa (7/7/2026) malam, Garuda Muda tampil dominan sejak awal dan membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan.
Hasil ini sekaligus menjadi respons positif setelah pertemuan pertama kedua tim berakhir imbang 1-1 pada Sabtu (4/7/2026). Pada laga kali ini, Indonesia terlihat jauh lebih siap menguasai ritme pertandingan dan menekan jalannya laga sesuai rencana.
Keunggulan Indonesia mulai terbuka pada babak pertama melalui Haikal Kamil Ramadhan (10′), Dhamar Try Kusuma (20′), dan I Dewa Gede Majesta (30′). Tiga gol itu mencerminkan efektivitas tim dalam memanfaatkan peluang saat kesempatan muncul.
Pelatih Timnas U17 Indonesia, David Nascimento, mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. Ia menilai Malaysia adalah lawan berkualitas sehingga kemenangan tersebut menjadi tolok ukur penting bagi perkembangan tim.
“Sangat senang, sangat senang. Kami bermain, seperti yang saya katakan terakhir kali, melawan tim yang bagus. Tim yang beberapa bulan lalu bermain di final melawan Vietnam,” kata David.
Lebih lanjut, David menjelaskan bahwa dua laga melawan Malaysia memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai level permainan timnya. Menurutnya, rangkaian pertandingan tersebut membantu tim memahami posisi dan arah perkembangan yang perlu ditingkatkan.
“Sebelumnya kami tidak punya referensi. Sekarang kami sudah memainkan dua pertandingan dan tahu di mana posisi kami. Melihat bagaimana anak-anak berkembang dan bagaimana tim ini meningkat membuat saya sangat senang,” ujarnya.
David juga menekankan bahwa hasil yang diraih merupakan kerja yang dibangun selama periode tertentu. Ia menyebut kemenangan ini lahir dari proses yang telah dijalani tim dalam sebulan terakhir.
“Saya hanya bisa merasa sangat senang dan bangga karena ini adalah hasil kerja selama satu bulan. Jadi, kita harus sangat bangga,” imbuh pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.
Berita Terkait
Pelatih asal Portugal itu mengungkapkan, keberhasilan Indonesia mendominasi pertandingan tidak terlepas dari persiapan matang. Ia menilai para pemain mampu menjalankan instruksi sesuai analisis yang disusun sebelum pertandingan, sehingga pelaksanaan di lapangan berjalan lebih terarah.
“Kami menganalisis mereka dengan sangat baik, bagaimana mereka bertahan dan bagaimana mereka menyerang. Di pertandingan ini kami bisa melihat bahwa kami tahu persis apa yang harus dilakukan,” kata David.
Dalam penilaiannya, skema build-up menjadi salah satu faktor yang membuat Indonesia berulang kali menciptakan ruang dan peluang berbahaya. David menyebut anak-anak telah memahami kebutuhan saat mengalirkan bola dan memaksimalkan momen untuk membuat lawan berada dalam tekanan.
“Anak-anak tahu persis apa yang harus dilakukan saat kami melakukan build-up. Kami selalu bisa menciptakan free player, menghasilkan banyak peluang, dan ketika lawan menguasai bola kami juga tahu bagaimana harus bereaksi,” ujarnya.
Selain efektif ketika menyerang, Garuda Muda juga tampil agresif saat kehilangan bola. David menilai pressing tinggi yang diterapkan mampu membuat Malaysia kesulitan membangun serangan sepanjang pertandingan, sehingga momentum bertahan Indonesia lebih terjaga.
Dari kemenangan 3-0 ini, David berharap timnya terus memperlihatkan peningkatan yang konsisten. Baginya, pertandingan seperti ini bukan sekadar hasil akhir, melainkan juga bahan evaluasi agar perkembangan tim yang sedang dibangun semakin terlihat nyata ke depannya.
Menurut David, kemenangan ini juga menunjukkan bahwa komunikasi di lapangan berjalan lebih solid. Ketika Indonesia mendapat momen untuk mengalirkan bola dan mengatur tempo, tim langsung bisa menempatkan pemain pada posisi yang tepat untuk memecah tekanan Malaysia.
Ia menilai, jalannya pertandingan memperlihatkan perubahan yang terasa dibanding pertemuan sebelumnya. Setelah laga pertama berakhir imbang 1-1, Garuda Muda kini mampu lebih cepat membaca pola permainan lawan, lalu mempercepat transisi agar peluang muncul dengan kualitas yang lebih baik.
Dengan skor 3-0, David berharap para pemain dapat terus menjaga konsistensi yang sama: disiplin menjalankan instruksi saat build-up, agresif ketika menekan, serta tetap fokus pada evaluasi. Baginya, hasil ini menjadi langkah awal untuk melihat progres tim dan menentukan hal apa yang perlu diasah pada pertandingan berikutnya.












