Daerah

BPBD Bogor Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Desa Karang Tengah, Babakan Madang yang Terpaksa Cari Air hingga Gunung Pancar

×

BPBD Bogor Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Desa Karang Tengah, Babakan Madang yang Terpaksa Cari Air hingga Gunung Pancar

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Warga Terpaksa Cari Air hingga Gunung Pancar, BPBD Bogor Distribusikan 10.000 Liter Air Bersih

jurnalistik.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Bantuan yang diberikan mencapai 10.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang kesulitan memperoleh pasokan air akibat sumber-sumber air yang mengering di wilayah tersebut.

Penyaluran dilakukan setelah BPBD menerima laporan dari aparat Desa Karang Tengah mengenai dampak kekeringan yang mulai dirasakan warga. Setelah itu, tim melakukan rangkaian koordinasi, asesmen lapangan, hingga pendistribusian air.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, mengatakan langkah cepat diambil agar kebutuhan air bersih bisa segera terpenuhi bagi warga terdampak.

“Tim langsung melakukan koordinasi dengan aparat setempat, asesmen, kemudian mendistribusikan air bersih kepada warga yang membutuhkan,” katanya di Cibinong, Selasa (7/7/2026), dikutip dari Antara.

Penyaluran bantuan dan wilayah terdampak

Berdasarkan hasil asesmen, bantuan difokuskan kepada dua wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air, yakni Kampung Landeuh dan Kampung Ciburial di Desa Karang Tengah.

Distribusi air bersih itu meliputi Kampung Landeuh RT 01/RW 02, serta Kampung Ciburial RT 03/RW 03 dan Kampung Ciburial RT 01/RW 03.

Secara keseluruhan, kekeringan berdampak pada 120 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 555 jiwa. Rinciannya, Kampung Landeuh sekitar 50 KK atau 210 jiwa, sedangkan Kampung Ciburial sekitar 70 KK atau 345 jiwa.

BPBD menyalurkan bantuan menggunakan satu unit mobil tangki air. Total air bersih yang didistribusikan mencapai 10.000 liter melalui dua kali pengiriman atau ritase.

Air bersih tersebut berasal dari BPBD Kabupaten Bogor serta fasilitas pengisian air curah Tirta Nirwana Citaringgul.

Alasan warga kesulitan air

Hasil asesmen lapangan menunjukkan kekeringan paling parah terjadi di Kampung Ciburial. Sumber mata air yang selama ini dimanfaatkan warga dilaporkan telah mengering, sehingga sebagian besar sumur tidak lagi dapat digunakan.

Akibat kondisi tersebut, warga terpaksa mencari sumber air ke wilayah lain yang jaraknya cukup jauh. Menurut BPBD, sebagian warga harus mengambil air hingga ke kawasan Gunung Pancar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, kondisi di Kampung Landeuh dilaporkan relatif lebih baik. Beberapa sumur warga masih bisa dimanfaatkan meski debit air terus mengalami penurunan seiring berlangsungnya musim kemarau.

M Adam Hamdani menegaskan pendistribusian air bersih tidak berhenti pada pengiriman pertama. BPBD akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah desa untuk memantau perkembangan dampak kekeringan.

Pemantauan tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan apakah diperlukan penambahan distribusi air bersih maupun bentuk penanganan lainnya, sesuai perkembangan di lapangan.

Dengan adanya bantuan air bersih yang didistribusikan melalui dua ritase tersebut, BPBD berupaya memastikan warga terdampak tetap dapat memenuhi kebutuhan dasar selama kekeringan masih berlangsung di Desa Karang Tengah.

Penyaluran dilakukan dengan mengacu pada data terdampak yang dihimpun melalui laporan aparat desa. Melalui rangkaian koordinasi dan asesmen lapangan, BPBD memastikan distribusi air bersih diarahkan kepada warga yang paling membutuhkan di tengah kesulitan mendapatkan pasokan dari sumber-sumber lokal.

Di lapangan, dampak kekeringan tercermin pada 120 kepala keluarga atau 555 jiwa, dengan rincian Kampung Landeuh sekitar 50 KK (210 jiwa) dan Kampung Ciburial sekitar 70 KK (345 jiwa). Pendistribusian dilakukan menggunakan satu unit mobil tangki air dengan total kapasitas 10.000 liter yang dibagi menjadi dua kali pengiriman.

Air bersih yang didistribusikan berasal dari BPBD Kabupaten Bogor dan fasilitas pengisian air curah Tirta Nirwana Citaringgul. Setelah dua ritase tersebut, BPBD akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memantau perkembangan kondisi di Desa Karang Tengah, termasuk kebutuhan apakah diperlukan tambahan distribusi air bersih atau penanganan lain sesuai hasil pemantauan.