Olahraga

Eddie Howe Belum Bisa Memastikan Masa Depan Bruno Guimaraes di Newcastle di Tengah Minat Arsenal

×

Eddie Howe Belum Bisa Memastikan Masa Depan Bruno Guimaraes di Newcastle di Tengah Minat Arsenal

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Newcastle: Eddie Howe unsure on Bruno Guimaraes future amid Arsenal interest

jurnalistik.co.id – Pelatih Newcastle United, Eddie Howe, menyampaikan bahwa ia menjalani komunikasi yang baik dengan Bruno Guimaraes, namun ia tidak bersedia memberi kepastian mengenai masa depan sang kapten. Menurutnya, pembicaraan internal mengenai hal tersebut bukan sesuatu yang bisa ia rincikan kepada publik.

Howe menjelaskan bahwa ia telah berbincang dengan Guimaraes sebelum, selama, dan setelah Piala Dunia. Ia juga menegaskan bahwa detail obrolan tersebut harus tetap bersifat privat, seraya memuji Guimaraes sebagai sosok yang sekaligus berkontribusi besar di lapangan maupun dalam karakter pribadi.

Ia kemudian menambahkan bahwa keputusan dan kemungkinan langkah berikutnya berada di ranah pihak lain yang menaruh spekulasi. “Kami berbicara sebagai bagian dari hubungan tim, tetapi saya tidak terlibat dalam urusan keputusan yang akan terjadi selanjutnya,” kurang lebih itulah maksud yang ia sampaikan.

Beberapa laporan sebelumnya menyebut Arsenal akan mengajukan tawaran sebesar £70 juta untuk gelandang asal Brasil itu. Di sisi Newcastle, pembicaraan yang terbangun justru lebih menekankan agar Guimaraes tetap menjadi bagian penting dari perjalanan klub.

Howe menyatakan bahwa Guimaraes saat ini sedang menjalani libur bersama keluarganya. Ia disebut dijadwalkan kembali ke Newcastle pada Jumat, lalu terbang bersama skuad untuk kamp latihan pramusim di Spanyol.

Dalam konteks yang lebih luas, muncul pula perbandingan dengan situasi musim panas lalu ketika Liverpool mengejar Alexander Isak. Namun Howe menegaskan bahwa tidak ada isyarat yang menunjukkan Bruno tidak akan kembali mengikuti latihan bersama tim.

“Bruno adalah kapten klub kami,” kata Howe. Ia menegaskan bahwa Guimaraes telah menunjukkan kualitas luar biasa sepanjang waktu mereka bekerja bersama, baik sebagai pemain maupun sebagai pribadi, sehingga dukungan untuknya datang dari seluruh elemen klub.

Howe juga menegaskan bahwa harapan untuk mempertahankan kapten tidak hanya bersifat personal. Ia menyampaikan bahwa seluruh pihak di Newcastle ingin Guimaraes bertahan, karena perannya begitu fundamental bagi kekompakan tim.

Rekonstruksi lini tengah Newcastle dan debut Sean Steur

Selain isu masa depan Guimaraes, Newcastle juga sedang menyusun ulang komposisi lini tengah menyusul perubahan di bursa transfer. Sandro Tonali disebut telah meninggalkan klub dan bergabung dengan Tottenham pada bulan ini melalui kesepakatan bernilai hingga £100 juta.

Di musim ini, Newcastle mendatangkan sejumlah gelandang muda, termasuk Sean Steur dan Aladji Bamba. Bamba dilaporkan baru tiba dari Monaco, sementara Steur datang dari Ajax, melengkapi strategi klub yang lebih menekankan perekrutan berdasarkan usia serta potensi jangka panjang.

Howe menyebut bahwa pada pertandingan uji coba akhir pekan lalu melawan Gateshead, laga tersebut terasa terlalu cepat bagi Bamba yang baru diumumkan pada Jumat. Sebaliknya, Steur diberi kesempatan hingga 90 menit.

Howe menilai penampilan Steur berjalan baik dan layak menjadi catatan positif untuk debutnya. Ia mengatakan Steur bisa mengambil kepuasan dari kontribusinya pada pertandingan itu dan menegaskan bahwa pemain muda tersebut mampu memberi dampak sejak awal.

Selain itu, ada sorotan tersendiri pada perjalanan Steur dari akademi Ajax. Howe mengingatkan bahwa jarang seorang lulusan akademi langsung meninggalkan Ajax pada usia 18 tahun, terlebih ketika nilai transfernya disebut dapat mencapai hingga £23 juta.

Willem Weijs, pelatih yang membimbing Steur di Jong Ajax, menggambarkannya sebagai salah satu pemain dengan penilaian tertinggi di lingkungan akademi. Ia menyebut Steur menampilkan sejumlah sinyal kualitas, terutama dari sisi teknik, ketenangan, serta kemampuan membaca situasi dalam permainan.

Dalam pertandingan uji coba yang memperlihatkan momen-momen tersebut, terlihat juga bahwa Steur memiliki kepekaan ketika tim bermain dan menjaga penguasaan. Weijs menyoroti bahwa Steur menonjol melalui sentuhan awal yang luar biasa, kemampuan menciptakan opsi permainan, serta kebiasaan melakukan pemindaian lapangan dengan baik.

Menurut Weijs, Steur juga terasa nyaman menguasai bola dan bisa bekerja efektif dalam ruang-ruang yang sempit. Ia menilai Steur sebagai tipe gelandang khas Belanda yang memiliki basis teknik, tetapi perlu mematangkan bagian-bagian tertentu untuk berkembang lebih utuh, terutama aspek defensif.

Weijs menambahkan bahwa Steur seharusnya lebih kompetitif dalam duel dan meningkatkan porsi latihan fisik di gym. Ia mengakui bahwa proses tersebut sudah dijalankan, tetapi perbaikan masih diperlukan agar pemain dapat menyesuaikan diri dengan tuntutan Premier League yang cenderung lebih padat, cepat, dan intens.

Strategi klub dan tekanan yang dijaga tetap rendah

Newcastle disebut mengubah pendekatan musim panas ini dengan menargetkan pemain berusia 20 tahun ke bawah serta berbasis di berbagai wilayah benua. Dalam rencana itu, Steur, Bamba, dan rekrutan lain seperti Ewen Jaouen serta Bazoumana Toure diharapkan membutuhkan waktu untuk beradaptasi dan berkembang.

Howe menyebut bahwa situasi tersebut menjadi alasan kuat mengapa klub ingin menjaga Guimaraes. Ia mengingat bahwa dalam setahun terakhir Newcastle telah kehilangan beberapa pemain penting, termasuk Isak, Tonali, dan Anthony Gordon.

Di tengah perubahan skuad, Howe menekankan pentingnya dukungan terhadap pemain-pemain baru. Ia mengatakan tim tidak seharusnya memberi tekanan berlebihan kepada mereka, karena tugas manajer adalah mencoba meredakan beban agar setiap pemain dapat berkembang, beradaptasi, dan menikmati waktunya di klub.

Dengan demikian, pembicaraan positif yang disebut Howe belum berujung pada kepastian terkait Guimaraes. Namun dari cara ia berbicara, Newcastle ingin menjaga stabilitas inti tim sambil tetap melanjutkan pembangunan ulang lini tengah dengan profil pemain muda.