Olahraga

Empat Pebalap Karting Elektrik Indonesia Siap Berlaga di SWS E-Finals 2026 di Italia

1
×

Empat Pebalap Karting Elektrik Indonesia Siap Berlaga di SWS E-Finals 2026 di Italia

Sebarkan artikel ini
4 Pebalap Karting Elektrik Indonesia Siap Berlaga di SWS E-Finals 2026 Otomotif 3 Juni 2026
Ilustrasi: 4 Pebalap Karting Elektrik Indonesia Siap Berlaga di SWS E-Finals 2026

jurnalistik.co.id – JAKARTA — Barcode Gokart memastikan diri kembali tampil di ajang kejuaraan dunia karting elektrik bergengsi, Sodi World Series (SWS) International E-Finals 2026, yang akan berlangsung pada 11 hingga 13 Juni 2026 di Alcamo, Italia.

Kompetisi internasional ini akan mempertemukan ratusan pebalap dari puluhan negara. Dibandingkan gelaran 2025 di Belgia yang hanya mengirim dua perwakilan, tahun ini Barcode Gokart membawa kontingen yang lebih besar, yakni empat pebalap asal Indonesia.

Langkah tersebut menjadi penanda meningkatnya keterlibatan Indonesia di pentas karting elektrik dunia. Untuk pertama kalinya dalam sejarah SWS International E-Finals, kelas Junior dibuka, dan kesempatan itu langsung dimanfaatkan oleh Barcode Gokart untuk mengirim tiga wakil muda.

Tiga pebalap yang akan tampil di kelas Junior adalah Bayu Anantha, Dastan Sugiharto, dan Mason Tan. Ketiganya mengamankan tiket setelah menempati tiga besar klasemen pada Barcode Gokart E-Sprint Series Junior sepanjang 2025.

Satu wakil Indonesia lainnya hadir di kelas Senior melalui Ananda Julio. Ia menjadi delegasi setelah memuncaki klasemen akhir pada rangkaian Barcode Gokart E-Sprint Series Senior tahun lalu.

Barcode Gokart menyebut E-Sprint Series sebagai agenda tahunan yang rutin digelar untuk kelas Senior dan Junior. Kejuaraan itu terbuka bagi berbagai tingkatan peserta, mulai dari pemula, amatir, hingga profesional, sebagai bagian dari upaya menjaring talenta baru di dunia balap.

Founder dan CEO Barcode Gokart, Daniel Sugiharto, menilai keikutsertaan ini menjadi capaian tersendiri bagi manajemen karena berhasil membawa nama Indonesia ke panggung internasional secara berturut-turut. Ia juga menyoroti pencapaian lain, yakni menjadi yang pertama mengirimkan perwakilan di kelas Junior.

Selain menempatkan Indonesia di level kompetisi dunia, Barcode Gokart juga mengusung misi pembinaan jangka panjang. Perusahaan ini mengoperasikan rental karting elektrik berstandar internasional pertama di Indonesia, sekaligus menjalankan Barcode Academy sebagai wadah pembinaan pebalap muda agar bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Kontingen Indonesia dari Barcode Gokart, yang juga didukung beberapa sponsor, dijadwalkan bertolak ke Italia pada 7 Juni 2026. Selama sepekan, para pebalap Junior dan Senior akan menjalani berbagai sesi latihan untuk menyiapkan fisik dan teknik jelang kompetisi final.

Selain mematangkan persiapan balap, agenda keberangkatan itu juga menjadi kesempatan bagi para pebalap untuk beradaptasi dengan iklim negara setempat. Adaptasi tersebut dipandang penting agar mereka bisa tampil optimal saat turun di Alcamo nanti.

Dukungan terhadap partisipasi Barcode Gokart tidak hanya datang dari internal tim dan sponsor. Barcode Gokart juga mendapatkan dukungan penuh dari PP IMI, Ikatan Motor Indonesia, sebagai regulator balap nasional.

Kehadiran empat pebalap Indonesia di SWS International E-Finals 2026 sekaligus memperlihatkan konsistensi pembinaan yang dilakukan Barcode Gokart. Dari tiga wakil Junior hingga satu wakil Senior, kontingen ini membawa semangat untuk menunjukkan bahwa pebalap Indonesia mampu bersaing di ajang karting elektrik paling bergengsi di dunia.

Partisipasi tersebut juga menegaskan bahwa jalur pembinaan dari level kompetisi domestik dapat mengantar pebalap muda ke panggung yang lebih besar. Dengan komposisi tim yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya, Barcode Gokart menempatkan Indonesia dalam posisi yang lebih kuat untuk unjuk kemampuan di Italia.

Di tengah persaingan yang akan menghadirkan peserta dari puluhan negara, empat nama tersebut kini menjadi tumpuan Indonesia. Bayu Anantha, Dastan Sugiharto, Mason Tan, dan Ananda Julio akan membawa pengalaman dari Barcode Gokart E-Sprint Series ke arena dunia yang jauh lebih kompetitif.

Keberangkatan mereka pada 7 Juni 2026 menjadi awal dari rangkaian persiapan menuju balapan final. Dari sesi latihan, penyesuaian fisik, hingga adaptasi cuaca, seluruh agenda itu akan menjadi bagian penting sebelum mereka benar-benar turun berlaga di Alcamo.

Dengan modal hasil seleksi dari rangkaian Barcode Gokart E-Sprint Series 2025, Indonesia datang ke SWS International E-Finals 2026 bukan sekadar sebagai peserta. Kontingen ini hadir membawa catatan prestasi, pengalaman pembinaan, dan ambisi untuk kembali menunjukkan kemampuan pebalap elektrik Indonesia di level internasional.