Otomotif

Barcode Gokart Bawa Pulang Dua Trofi di SWS International E-Finals 2026, Berkibar di Italia

×

Barcode Gokart Bawa Pulang Dua Trofi di SWS International E-Finals 2026, Berkibar di Italia

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Barcode Gokart Ukir Prestasi di Final Karting Dunia SWS 2026

jurnalistik.co.id – Perhelatan Sodi World Series (SWS) International E-Finals 2026 yang berlangsung di Sicilia, Italia, kembali menghadirkan wakil dari Indonesia di kancah karting dunia. Untuk kedua kalinya, pebalap dari Barcode Gokart ikut bertanding pada ajang final ini.

Ajang yang digelar pada 11–13 Juni 2026 itu merupakan kompetisi final rental karting dunia bermerek Sodi. Diikuti 138 pebalap dari lima benua, sehingga persaingan berlangsung ketat sejak fase sesi balap.

Dalam SWS International E-Finals 2026, tim Barcode Gokart menurunkan lima pebalap. Mereka terdiri dari dua pebalap senior dan tiga pebalap junior yang sebelumnya lolos melalui rangkaian SWS E-Sprint Series untuk kategori Senior dan Junior sepanjang musim 2025.

Untuk kelas Senior, Indonesia diwakili Ananda Julio, Wivan Hadrian, dan Bayu Anantha. Sementara itu, kategori Kids Junior diisi oleh Dastan Sugiharto dan Mason Tan.

Wakil dari Barcode Gokart kemudian menunjukkan kemampuan saat sesi-sesi final digelar di sirkuit Sicilia. Hasil yang diraih membawa kabar baik untuk tim, terutama dari dua penampilan yang menuntun mereka ke podium pada kelas masing-masing.

Trofi dari sesi final: Senior dan Kids Junior

Di kategori Senior, Wivan Hadrian berhasil menjadi juara pada sesi Final 2 Group C Reverse Track. Capaian ini menjadi sorotan karena menggarisbawahi daya saing Wivan di lintasan dengan format reverse track yang menuntut strategi dan konsistensi tinggi.

Di kelas Kids Junior, Dastan Sugiharto juga mencatat momen penting dengan meraih podium pertamanya. Ia menjadi pemenang pada sesi Final 1 Group B Normal Track.

Dastan yang baru berusia 10 tahun disebut sebagai pembalap termuda dalam kompetisi tersebut. Usianya itu justru menjadi bagian dari narasi perjalanan tim, ketika mereka membawa wakil junior ke arena internasional yang diikuti peserta beragam latar balapan.

Besar harapan dan persiapan tim tampak sejalan dengan hasil yang dibawa pulang. Setelah mengikuti rangkaian seleksi dan sesi sepanjang musim, kelima pebalap akhirnya berkompetisi di E-Finals dan menunjukkan performa yang berdampak pada hasil akhir mereka.

Founder sekaligus Chief Executive Officer Barcode Gokart, Daniel Sugiharto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung keikutsertaan tim. Daniel menyebut keberhasilan ini sebagai bukti upaya yang telah dijalankan.

“Tahun ini, dengan kontingen pebalap yang lebih banyak dari tahun lalu, kami berhasil membawa pulang dua trofi kemenangan dan mengibarkan Merah Putih di podium internasional. Hal ini sejalan dengan misi awal Barcode Gokart berdiri, yaitu mencari bibit-bibit pebalap bertalenta yang siap berprestasi di kancah dunia,” ujar Daniel dalam keterangan resminya, Selasa (30/6/2026).

Dengan dua trofi yang diraih, tim menegaskan target untuk membina pebalap agar siap bersaing hingga level internasional. Narasi “Merah Putih” di podium yang disebut Daniel menjadi penanda bahwa prestasi tidak hanya berhenti pada partisipasi, melainkan juga pada hasil balap.

Rekap posisi akhir setelah SWS International E-Finals 2026

Meski trofi juara diraih pada sesi tertentu, posisi akhir di klasemen juga ikut menjadi bahan evaluasi untuk musim berikutnya. Setelah seluruh rangkaian SWS International E-Finals 2026 selesai, Ananda Julio menempati peringkat ke-25 dari total 102 peserta kategori Senior.

Wivan Hadrian berada di peringkat ke-41 dari total 102 peserta pada kategori Senior. Sementara itu, untuk kategori Kids Junior, Dastan Sugiharto menempati peringkat ke-10 dari total 18 peserta.

Bayu Anantha meraih peringkat ke-11 dari total 18 peserta di kelas Kids Junior, sedangkan Mason Tan berada di posisi ke-12 dari total 18 peserta.

Dengan hasil tersebut, Barcode Gokart tetap membawa pulang pencapaian yang menonjol, terutama dari keberhasilan di sesi Final 2 Group C Reverse Track dan Final 1 Group B Normal Track. Terlepas dari perbedaan posisi akhir antarpebalap, dua kemenangan trofi yang disebut Daniel menjadi titik terang dalam performa tim di Italia.