Entertainment

Burnham: Keamanan Kepulangan Pangeran Harry dan Meghan ke Inggris Urusan Pribadi

×

Burnham: Keamanan Kepulangan Pangeran Harry dan Meghan ke Inggris Urusan Pribadi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Prince Harry and Meghan's UK security a private matter, Burnham says

jurnalistik.co.id – Perdana Menteri Inggris Andy Burnham menilai pengaturan keamanan Pangeran Harry dan Meghan saat mereka kembali ke Inggris bulan ini merupakan urusan pribadi.

Burnham mengatakan, “Security arrangements for the Duke and Duchess of Sussex on their return to the UK are a “private matter,” Prime Minister Andy Burnham has said.” Ia menambahkan, “It’s a matter for Harry and for Meghan, and we wish them well in the move that they are making.”

Menurut informasi yang muncul, pasangan ini berencana memindahkan keluarga mereka bersama anak-anaknya dari Amerika Serikat ke Inggris akhir bulan ini.

Rencana tersebut disebut akan dilakukan ke sebuah tempat tinggal pribadi yang bukan kediaman kerajaan, dan lokasinya berada di luar London.

Pemerintah juga menjelaskan bahwa keputusan mengenai keamanan untuk anggota keluarga kerajaan tidak berada di tangan perdana menteri.

Home Office menyatakan bahwa penentuan keamanan bagi kerajaan dan VIP berada pada Royal and VIP Executive Committee (Ravec). Dengan demikian, PM “does not decide about security for the Royal Family.”

Home Office menegaskan sistem perlindungan di Inggris “was rigorous and proportionate.” Meski demikian, lembaga itu menyebut, “it is our long-standing policy not to provide detailed information on those arrangements, as doing so could compromise their integrity and affect individuals’ security.”

Isu keamanan pasangan ini telah lama menjadi sumber ketegangan. Pada tahun lalu, Pangeran Harry kalah dalam gugatan hukum terkait batasan yang menentukan sejauh mana ia dan keluarganya berhak memperoleh perlindungan ketika berkunjung ke Inggris.

Ketika mereka kembali untuk menetap, Ravec akan perlu membuat keputusan baru, sebab pengaturan sebelumnya disusun dengan asumsi bahwa Harry dan Meghan tidak tinggal secara permanen di Inggris.

Dalam penjelasan lain, tidak ada indikasi bahwa pasangan tersebut akan kembali menjadi anggota keluarga kerajaan yang bekerja penuh waktu.

Karena statusnya tidak kembali menjadi full-time working royals, mereka dinilai berpotensi tidak memenuhi tingkat pengamanan yang pernah diperoleh Harry sebelum ia dan Meghan meninggalkan Inggris enam tahun lalu.

Meskipun begitu, pasangan ini tetap merupakan figur publik dengan profil tinggi. Kedekatan mereka dengan Raja, serta keterkaitan Harry dengan dinas militernya di Afghanistan, disebut menjadi pertimbangan penting dalam skema perlindungan.

Belum dapat dipastikan apakah Harry akan memperoleh pengamanan yang didanai pajak sebagaimana yang selama ini ia minta sejak mundur dari peran sebagai working royal.

Jika perlindungan dengan pembiayaan publik tidak diberikan, maka kemungkinan ia harus menutup sendiri biaya pengamanan yang diberikan, sesuai skema yang nantinya diputuskan.

Beberapa pekan terakhir juga menampilkan rangkaian pertemuan keluarga kerajaan. Pasangan Harry dan Meghan disebut telah mengunjungi Raja Charles dan Ratu Camilla pada bulan lalu.

Itu menjadi pertama kalinya Raja bertemu langsung dengan cucu-cucunya dalam lebih dari empat tahun. Kunjungan tersebut juga menjadi pertemuan pertama pasangan Harry dan Meghan bersama di Inggris sejak tahun 2022.

Catatan hukum juga berpengaruh pada dinamika keamanan saat ini. Tahun lalu, Harry kalah dalam upaya hukum yang berupaya membatalkan keputusan yang menurunkan level pengamanannya setelah ia pindah ke Amerika Serikat.

Dalam pemberitaan saat itu, Harry mengatakan kepada BBC bahwa, “I can’t see a world” di mana ia akan membawa keluarganya kembali ke Inggris akibat penurunan perlindungan tersebut.

Sementara itu, pakar kerajaan Robert Hardman menyampaikan pada program Radio 4 Today BBC bahwa ada kemungkinan sebagian persoalan keamanan masa lalu “have been resolved.”

Namun, detail terkait skema baru dan pihak yang akan menanggung biayanya masih belum diketahui.

Di sisi kehidupan keluarga, anak-anak Harry dan Meghan—Pangeran Archie yang berusia tujuh tahun dan Putri Lilibet yang berusia lima tahun—disebut telah terdaftar di sekolah di Inggris mulai bulan September.

King Charles, menurut informasi yang sama, juga telah diberi tahu mengenai rencana kepulangan mereka pada hari Minggu.

Sebelum kepindahan, pasangan ini telah memiliki tim pengamanan pribadi di Amerika Serikat.

BBC menyebut bahwa tim tersebut tidak memberikan komentar ketika ditanya apakah pengamanan pribadi itu akan ikut dibawa ke Inggris bersama keluarga.

Dengan kerangka kewenangan yang berada pada Ravec dan adanya penekanan bahwa informasi detail tidak akan dipublikasikan, keputusan keamanan untuk kepulangan Harry dan Meghan akan menjadi sorotan berikutnya menjelang kepindahan mereka ke rumah pribadi di luar London.