Entertainment

Elton John, Oprah Winfrey, dan Paul McCartney Memimpin Ucapan Duka untuk Dolly Parton

×

Elton John, Oprah Winfrey, dan Paul McCartney Memimpin Ucapan Duka untuk Dolly Parton

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Elton John, Oprah Winfrey and Paul McCartney offer Dolly Parton tributes

jurnalistik.co.id – Ikon musik country Dolly Parton meninggal dunia pada Selasa di usia 80 tahun. Kabar duka ini memicu gelombang ucapan dari tokoh lintas bidang, mulai dari musisi lintas generasi hingga politisi di berbagai kubu.

Keretakan langkah karier Dolly Parton sempat terlihat ketika isu kesehatan membuat jadwal residensinya di Las Vegas dibatalkan lebih awal tahun ini. Setelah kabar itu mencuat, sejumlah figur publik menyampaikan penghormatan atas pengaruhnya yang tidak hanya terasa di ranah musik, tetapi juga melalui kerja-kerja kemanusiaan dan sikapnya yang rendah hati.

Di antara yang paling disorot, Sir Paul McCartney, Oprah Winfrey, dan Sir Elton John memimpin rangkaian pernyataan pribadi terkait Dolly Parton. McCartney menyebut Dolly sebagai sosok yang tak tergantikan, sementara John dan Winfrey menekankan dampak emosional serta keluasan jangkauannya.

McCartney mengenang, ia telah memiliki hubungan dengan Dolly Parton yang bermula saat keduanya bertemu di Nashville, tepat sebelum Dolly memulai karier musik solonya. “She was so bubbly and full of life, it is difficult to take in the news that she has passed,” ujarnya. Ia menambahkan, “Her songwriting, her singing and her philanthropy were unrivaled in the world of country music and it is hard to imagine living in a world without Dolly.”

Elton John juga menyampaikan reaksi yang sama kuat saat mengetahui kabar tersebut. “John said he was ‘shocked and devastated’ over the news,” demikian laporan BBC, disertai kutipan: “A giant of an artist – unique and irreplaceable, with the kindest heart”.

Oprah Winfrey menyoroti memori kedekatannya dengan Dolly Parton, termasuk momen ketika Dolly hadir mengenakan busana rancangan Bob Mackie. Ia menuliskan bahwa salah satu kenangannya yang paling disukai adalah “having a hoot and a holler while wearing Bob Mackie gowns on her show Dolly”.

Dalam ucapannya, Winfrey menggambarkan perjalanan Dolly dari pegunungan hingga menjadi sosok yang hidupnya “lebih besar” dari bayangan semula. “This girl from the Smoky Mountains of Tennessee dreamed a life and then lived a life bigger than she could have ever imagined, giving so generously to others in ways we saw and ways we didn’t.”

Gelombang penghormatan tidak berhenti pada tiga nama tersebut. Reba McEntire turut menyampaikan rasa terima kasihnya, mengingat semua yang Dolly berikan selama hidup. “all the wonderful things you did for us here on earth. ‘Your love, your music and you gave so much with your huge huge heart. There will never ever be another you’”.

McEntire juga menulis bahwa ingatan dan karya Dolly akan tetap dirawat. “We will remember and cherish every memory and every note you ever played and sang,” tambahnya. Ia menutup dengan ungkapan doa: “Thank you, Lord, for Dolly. She’s gonna have a blast in heaven singing all her favorite songs with all her family and friends who have gone on before her.”

Dari rap hingga rock, ucapan untuk Dolly juga datang dari berbagai latar. Eminem menyebut bahwa meski ia belum pernah bertemu Dolly secara langsung, pengaruh itu tetap terasa lewat sebuah surat yang ia terima. “she still made her mark on his life with a note she sent calling him ‘very special’”.

Eminem mengungkap rasa terkejutnya sekaligus penghargaan atas perhatian Dolly. “I’m sorry we never got a chance to meet, but getting this note from Dolly really had a an impact on me. She definitely didn’t have to take the time to do it,” tulisnya, disertai unggahan foto surat tersebut. Ia menambahkan, “Even for a kid who mostly listened to rap music, she was an icon,” serta menilai Dolly sebagai sosok besar: “A superstar in every sense. Rest easy Dolly. And thank you for the kind words.”

Talk of dukacita juga datang dari sederet nama besar di industri musik. Melissa Etheridge menyampaikan, “words fail me today,” sembari menulis ia merasa “blessed with knowing her, just a little. We all were. I will strive the rest of my days to be as joyful and loving as she was”.

Sir Rod Stewart berkata ia “absolutely floored”, sementara Mick Jagger menyebut Dolly sebagai “wonderful songwriter and singer” yang “brought so many people together”. Cyndi Lauper menulis bahwa ia sulit membayangkan dunia tanpa Dolly, menggambarkannya sebagai “role model for all of us” dan mengungkap refleksinya dengan pertanyaan, “What would Dolly do?”

Gloria Estefan juga menyampaikan rasa duka yang mendalam. Ia menulis, “heart was heavy,” lalu menekankan bahwa warisan Dolly “so much more” daripada capaian musiknya. “She was a force of nature whose enormous talent was matched by an even bigger heart,” tulis Estefan. Ia melanjutkan, “She brought joy, laughter, comfort and inspiration to generations, always with that unmistakable warmth, wit and authenticity that made everyone feel like they knew her.”

Ucapan dari lintas negara dan pejabat

Menurut laporan, jumlah ucapan yang besar menunjukkan Dolly Parton begitu dicintai di berbagai genre, negara, dan keyakinan politik, sekaligus di kalangan selebritas maupun penggemar dari beberapa generasi. Dari Australia, Perdana Menteri Antony Albanese ikut menyampaikan simpati.

Di Amerika Serikat, sejumlah pejabat yang dipilih dari dua sisi politik juga turut menyampaikan penghormatan. Mereka mengaitkan apresiasi bukan hanya pada karya Dolly, tetapi juga komitmen jangka panjangnya mendukung berbagai isu, termasuk literasi anak dan kesehatan perempuan.

Donald Trump menyebut kematian Dolly Parton sebagai “true loss for millions of people.” Ia menambahkan, “There has never been anyone like her, and never will”. Trump juga memerintahkan bendera Amerika diturunkan di seluruh wilayah AS sebagai bentuk penghormatan, sebuah perlakuan yang disebut jarang diberikan dan biasanya diperuntukkan bagi pemimpin terpilih serta pejabat pemerintah.

Dalam unggahan media sosial, Trump menulis: “Rest in Peace, Dolly! The World loves you,”. Sementara itu, mantan Presiden AS Bill Clinton dari Partai Demokrat menggambarkan Dolly sebagai “one of a kind – a great songwriter and performer who told the stories of everyday Americans with honesty, humility, and heart”.

Clinton menyinggung bahwa saat popularitas Dolly terus berkembang, ia “never forgot where she came from” dan tetap memberikan kembali lewat upaya filantropi. Ia juga menuturkan bahwa ia dan Hillary Clinton—istri sekaligus mantan Menteri Luar Negeri AS—merupakan penggemar dan kali pertama menyaksikan Dolly tampil pada 1974.

Dunia musik country pun ikut berkabung. Kacey Musgraves, yang tampil dalam perayaan Grammys 2019 untuk Dolly, menyatakan, “The world feels a lot less sparkly all of a sudden.” Keith Urban menyebut dirinya “heartbroken” dan mengatakan, “honestly… I have no words right now”.

Blake Shelton, yang bekerja dengan Dolly pada program televisi The Voice, menulis: “I can say with absolute certainty that we are all feeling the same heart brokenness today.” Ia menambahkan, “I want everyone to know that she was the EXACT person that you think she is,” sekaligus menilai Dolly sebagai sosok hangat: “It was like being with the funnest, most loving, most caring and closest member of your family.”

Dionne Warwick menulis lewat media sosial bahwa “heart is heavy.” Ia menyampaikan, “I will certainly miss her laughter, jokes and her being. Rest well and in total peace my friend,”.

Priscilla Presley mengingat momen setelah perceraian dengan Elvis, ketika Elvis bernyanyi “I Will Always Love You” kepada Priscilla saat mereka berjalan turun bersama dari pengadilan. “Her music touched all of us, but it was Dolly’s warmth, humour and enormous heart that made her truly one of a kind,” tambah Presley.

Dolly Parton sendiri dikenal tidak hanya lewat musik, tetapi juga lewat peran film seperti 9 to 5 dan Steel Magnolias, serta penampilan di acara Hannah Montana. Tak sedikit aktor yang mengenang sisi pribadi Dolly melalui kolaborasi maupun pengalaman kerja.

Seth MacFarlane, yang bekerja bersama Dolly ketika Dolly menjadi bintang tamu di The Orville, menilai “her kindness, generosity, and authenticity were evident from moment one.” Keke Palmer menyatakan, “I’m devastated. Truly”, setelah mengunggah foto dirinya bersama Dolly. Pasangan itu pernah bermain dalam musikal Joyful Noise pada 2012.

Jamie Lee Curtis menyebut Dolly sebagai panutan dengan mengatakan Parton adalah “a hero who ‘is a great example for us all’”. Sementara Donatella Versace menulis, “The world has lost one of the kindest and most generous of souls, the greatest of story tellers and a true legend of music.”

Secara keseluruhan, rangkaian ucapan dari berbagai figur publik menggambarkan satu hal: Dolly Parton meninggalkan jejak yang melampaui genre dan batas-batas budaya, sejalan dengan reputasinya sebagai seniman sekaligus sosok yang kerap memberi dampak positif di luar panggung.