Entertainment

Lagu hits 80-an Bonnie Tyler melonjak di Spotify saat gerhana matahari, ‘Total Eclipse of the Heart’ naik 94% di Inggris

×

Lagu hits 80-an Bonnie Tyler melonjak di Spotify saat gerhana matahari, ‘Total Eclipse of the Heart’ naik 94% di Inggris

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Bonnie Tyler's 80s hit spiked in Spotify streams during solar eclipse

jurnalistik.co.id – Lagu “Total Eclipse of the Heart” milik Bonnie Tyler mengalami lonjakan dengar di Spotify ketika gerhana matahari parsial terjadi di Inggris. Spotify menyebut, pada 12 Agustus, lagu tersebut mencatat kenaikan hampir dua kali lipat di Inggris dengan pertumbuhan 94%, sementara secara global naik 14%.

Ketika gerhana matahari terbesar dalam hampir tiga dekade itu berlangsung, lagu era 1980-an dari penyanyi asal Wales terdengar di berbagai tempat yang berdekatan dengan lokasi yang pernah ia tinggali. Di Mumbles, Swansea—wilayah yang dulu menjadi bagian dari hidup Tyler—seorang teman penyanyi mendengar “Total Eclipse of the Heart” diputar saat orang-orang berkumpul untuk menyaksikan peristiwa langit.

Mal Pope, seorang musisi dan juga teman Bonnie Tyler, mengatakan ia mendengarkan lagu tersebut saat menonton gerhana di Langland Bay. Berjalan di sekitar area itu, ia mendengar anak-anak ikut “menyanyikan” lagu yang sudah lama dikenal publik.

“It wasn’t just the oldies who knew it the first time around. It’s a classic song – it was really lovely hearing kids singing along with it.” Pope menambahkan bahwa suasananya terasa mengalir dari generasi ke generasi, seolah-olah lagu tersebut menjadi bagian dari ritual ketika gerhana kembali datang.

Menurut Pope, kabar duka tentang kepergian Tyler membuat namanya tetap hadir di ingatan banyak orang. Ia juga menyebut, akan ada “a big procession” melalui desa pada Sabtu serta “a tribute concert” pada Minggu, menjelang pemakaman yang dijadwalkan pada 17 Agustus.

“The whole village of Mumbles has got Bonnie on their minds. It just seems so ironic that of all the weeks for there to be a total eclipse, that it should be this week in Bonnie’s very special, sad weeks.” Ucapannya menekankan ironi yang dirasakan warga, ketika gerhana total justru beriringan dengan periode duka yang mereka jalani.

Pope juga membayangkan Tyler akan ikut menikmati suasana musik yang bergema selama gerhana. Ia mengatakan, Tyler kemungkinan “been belting out” lagu baladnya, bersama banyak orang lain yang mendengarkan dan menyanyikan lagu tersebut di tengah tontonan langit.

Dalam penuturannya, suara Tyler dipandang sebagai elemen yang membuat lagu itu terus hidup. “She had the most amazing voice, a great singer, and I’m sure she would have been smiling and thinking, ‘isn’t this lovely that people still remember this song’, which was a big hit all around the world.”

Ia yakin, setiap kali gerhana total terjadi, orang-orang akan memutar lagu tersebut seolah menjadi penanda momen yang sama. “Every time there’s going to be a total eclipse, people are going to play the song on the spot, I’m sure, for generations to come.”

Gerhana matahari sendiri terjadi ketika Bulan bergerak di antara Matahari dan Bumi, sehingga cahaya Matahari terhalang—bisa sebagian atau sepenuhnya—jika dilihat dari Bumi. Pada Rabu, Inggris mengalami gerhana matahari parsial, sementara beberapa negara lain seperti bagian dari Spanyol dan Portugal menikmati tontonan gerhana total.

Spotify sebelumnya menyoroti bahwa “Total Eclipse of the Heart” termasuk beberapa lagu “celestial” yang mengalami lonjakan streaming di Inggris pada 12 Agustus. Dalam laporan Spotify, kenaikan terbesar di Inggris saat gerhana mencakup Evolfo “Moon Eclipsed the Sun” (+12,817%), Chris Staples “Dark Side of the Moon” (+2,805%), Pink Floyd “Eclipse” (+594%), Delta Goodrem “Eclipse” (+104%), Bonnie Tyler “Total Eclipse of the Heart” (+94%), dan Bill Withers “Ain’t No Sunshine” (+17%).

Di balik lonjakan streaming, Tyler juga sempat menjadi bagian dari nostalgia iklan televisi yang kembali beredar menjelang gerhana. Menjelang peristiwa itu, iklan TV McVitie’s Jaffa Cakes yang menampilkan Tyler muncul lagi; tayangan tersebut awalnya disiarkan pada 2023 ketika terjadi gerhana bulan parsial.

Iklan nostalgia itu hadir setelah riset menunjukkan hampir setengah penduduk Inggris, tepatnya 49%, tidak memahami bagaimana gerhana terjadi. Dalam video tersebut, Tyler menggunakan Jaffa Cake sebagai properti untuk menjelaskan jenis-jenis gerhana yang berbeda.

“There are three types of eclipse. You’ve got the lunar eclipse, the solar eclipse, and then there’s the total eclipse of the heart.” Tyler juga menyampaikan penjelasan metaforis tentang bayangan yang terbentuk ketika posisi Bumi dan Bulan berada di konfigurasi tertentu.

“When the earth is situated between the moon and the sun it creates a shadow, and when it looks like someone has just taken a bite out of the moon. That’s a partial lunar eclipse.” Cuplikan penjelasan itu memperlihatkan bagaimana peristiwa astronomi diterjemahkan menjadi gambaran yang mudah dipahami.

Bonnie Tyler, yang saat lahir bernama Gaynor Hopkins, tumbuh dengan kecintaan pada musik di sebuah rumah dewan di Neath. Ia kemudian ditemukan oleh pencari bakat Roger Bell di sebuah klub di Swansea sebelum kariernya melejit.

Tyler merilis singel pertamanya “Lost in France” pada 1977. Namun, perubahan besar dalam hidupnya terjadi setelah perilisan “Total Eclipse of the Heart” lima tahun kemudian, lagu yang mengubah posisinya menjadi salah satu vokalis paling dikenal di dunia.

Lagu balada itu bertahan dua pekan di peringkat pertama tangga lagu Inggris dan empat pekan di Amerika Serikat. Di sisi lain, video musik ikoniknya menembus lebih dari 1,2 miliar tampilan di YouTube, sementara lagu yang sama juga telah memperoleh lebih dari satu miliar streaming di Spotify.

Spotify juga sebelumnya menyebut telah membayarkan lebih dari $1,4 juta untuk streaming katalog Tyler sepanjang 2025. Platform musik itu menyatakan “Total Eclipse of the Heart” menjadi salah satu lagu yang melonjak pada 12 Agustus.

Sepanjang kariernya, Tyler memiliki sejumlah hits lain termasuk “Holding out for a Hero”. Ia juga mewakili Inggris dalam Eurovision Song Contest pada 2013.

Ia masuk dalam daftar Queen’s last Birthday Honours pada 2022. Tahun berikutnya, Prince William memberikan penghargaan MBE kepada Tyler atas kontribusinya di bidang musik.

Tyler meninggal “unexpectedly” pada 8 Juli pada usia 75 tahun di sebuah rumah sakit di Portugal. Keluarganya menyampaikan bahwa ia meninggal “as a result of the illness that she was being treated for”, melalui pernyataan yang dirilis di situs resmi penyanyi tersebut.

Sejak kabar itu beredar, ucapan duka datang dari banyak kolega, teman, dan figur publik. Di antaranya adalah Catherine Zeta-Jones, Bryan Adams, dan Rod Stewart.

Acara pemakaman Tyler dijadwalkan pada 17 Agustus pukul 12:00 BST di St Mary’s Church, Swansea. Kemudian, dikonfirmasi pula peti jenazah akan dibawa ke rumah Tyler di Mumbles pada 15 Agustus pukul 15:30 BST, dan warga diundang untuk “pay their respects” dengan berbaris di Newton Road pada pukul 15:15 BST.

Di tengah peristiwa astronomi yang menjadi sorotan, harapan Pope adalah agar warisan musikal Tyler tetap dihormati. Ia menyebut gerhana matahari sebagai “a fitting treat” dan menggambarkannya sebagai momen ketika langit seolah ikut merasakan suasana warga Mumbles.