Nasional

Metode Rumah untuk Melihat Gerhana Matahari Secara Aman Tanpa Kacamata Khusus

×

Metode Rumah untuk Melihat Gerhana Matahari Secara Aman Tanpa Kacamata Khusus

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Three ways to watch the solar eclipse safely without glasses

jurnalistik.co.id – Stok kacamata gerhana di banyak toko dilaporkan menipis, dan beberapa pesanan daring bahkan baru tiba menjelang akhir pekan. Karena itu, bagi sebagian orang mungkin sudah terlambat untuk membeli kacamata gerhana tepat pada Rabu.

Meskipun begitu, gerhana matahari yang terjadi pada Rabu masih bisa disaksikan dengan cara aman menggunakan peralatan dari barang rumah tangga. Di Inggris, yang terlihat adalah gerhana parsial karena peristiwa itu berada di luar jalur totalitas.

Gerhana parsial di Inggris disebut sebagai yang paling signifikan sejak tahun 1999, yakni saat daratan Eropa terakhir kali mengalami gerhana matahari total. Karena itu, banyak pengamat berusaha menemukan metode alternatif saat perlengkapan khusus sulit didapat.

Peringatan utama: jangan menatap langsung Matahari

Para ahli menegaskan bahwa Matahari tidak boleh dilihat langsung tanpa kacamata khusus untuk gerhana. Menggantinya dengan kacamata hitam atau pelindung mata gelap juga tidak disarankan.

Royal Astronomical Society menyatakan kacamata hitam atau goggles yang gelap sering tidak memberikan perlindungan UV yang cukup ketika melihat Matahari secara langsung. Akibatnya, mata bisa mengalami kerusakan serius pada penglihatan.

Prinsip yang sama berlaku untuk semua metode: arahkan pandangan lewat media proyeksi atau layar pinhole, bukan ke cahaya Matahari secara langsung. “Whatever you do, don’t look directly at the Sun,” demikian peringatannya.

Proyektor pinhole dari karton, kertas, dan pulpen

Salah satu rujukan yang dianjurkan adalah membuat proyektor pinhole dengan melubangi selembar karton. Lubang bisa dibuat dengan ujung pulpen, misalnya ballpoint pen, dengan menembus bagian tengah karton.

Setelah itu, pegang karton di satu tangan dan kertas kosong di tangan lain. Pastikan posisi menghadap menjauh dari Matahari, lalu sejajarkan karton dan kertas sampai bayangan Matahari muncul di kertas.

Proyektor pinhole ini akan menampilkan bayangan Matahari yang direplikasi dalam skala kecil. Dengan cara itu, bentuk gerhana parsial dapat diamati melalui hasil bayangan, bukan melalui penglihatan langsung ke sumber cahaya.

Kolander sebagai “pemecah” gambar

Metode berikutnya memanfaatkan kolander dapur untuk efek yang sebanding. Eye specialist David Jones, konsultan oftalmolog di Royal Cornwall Hospital Trust, menyebut cara ini sebagai favoritnya untuk menyaksikan gerhana.

Jones mengatakan, “If you hold the colander to the Sun and you look away from the Sun, protecting your eyes, you can make not just one picture of the Sun but a hundred all at once.” Intinya, kolander membantu menghasilkan banyak gambar sekaligus, sementara mata tetap terlindungi karena tidak menatap Matahari secara langsung.

Dalam demonstrasi yang dibagikan lewat video di media sosial, ia memegang kertas kosong di belakang kolander. Kertas itu kemudian menangkap pola cahaya sehingga tampak serangkaian gambar Matahari beserta bayangan yang terbentuk selama gerhana parsial.

Viewer pinhole dari kotak sereal, kertas, dan foil

Bagi yang ingin tampilan lebih terarah, pilihan lain adalah membuat pinhole viewer dari kotak sereal kosong. Metode ini bekerja mirip proyektor, tetapi kotak membantu menghalangi cahaya sekitar sehingga hanya cahaya dari arah gerhana yang lebih terkontrol masuk.

Mulanya, potong selembar kertas agar pas menutup bagian bawah kotak, yang nantinya menjadi layar tampilan. Tutup bagian atas kotak dan rapatkan dengan pelapis perekat agar cahaya tidak bocor.

Di sisi atas kotak, buat dua lubang kecil pada masing-masing setengah sisi. Satu lubang dipakai untuk melihat layar dengan satu mata, sementara lubang satunya berfungsi sejajar dengan area yang akan ditutup foil.

Lalu, potong foil cukup besar untuk menutup salah satu lubang tersebut, tempelkan, dan buat satu lubang kecil di bagian tengah foil menggunakan jarum atau pin. Dengan punggung menghadap Matahari, lihat melalui lubang pada sisi yang terbuka menggunakan satu mata, dan pastikan lubang foil sejajar dengan Matahari.

Jika penempatan sudah tepat, Anda akan melihat bayangan Matahari pada layar kertas di bagian bawah. Di situlah gerhana juga akan terlihat, dengan kondisi pengamatan yang tetap bergantung pada proyeksi, bukan pandangan langsung.

Ponsel: bisa merekam, tetapi NASA tidak menyarankan tanpa filter khusus

Meski muncul keinginan untuk mendokumentasikan gerhana lewat ponsel, NASA mengingatkan agar tidak melakukannya tanpa perlindungan yang benar. Alasannya berkaitan dengan kebutuhan filter serta risiko pada sensor perangkat.

NASA menyebut, “To take images when the Sun is partially eclipsed, you’ll need to use a special solar filter to protect your camera, just as you’ll need a pair of solar viewing glasses (also called eclipse glasses) to protect your eyes.” Artinya, kamera tetap perlu filter Matahari agar tidak menanggung paparan yang berbahaya.

Mereka juga memperingatkan sensor di ponsel dapat rusak bila diarahkan langsung ke Matahari. “This is especially true if you’re using any sort of magnifying lens attachment on the phone,” tambah NASA, sehingga aksesori lensa pembesar membuat risikonya makin besar.

Waktu dan posisi saat Rabu

Ketika gerhana parsial mulai tampak di Inggris dan daratan Eropa pada Rabu, peristiwa itu akan terjadi pada sore hingga malam hari. Pada jam tersebut, posisi Matahari berada rendah di langit.

Untuk mendapatkan pandangan yang lebih jelas, Royal Astronomical Society menyarankan berdiri di tempat yang lebih tinggi daripada area sekitar. Pastikan juga ada pandangan lurus ke horizon barat.

Terlepas dari metode yang dipilih, aturan keselamatan tetap sama: jangan menatap langsung Matahari. Fokuskan pengamatan pada bayangan atau gambar yang terbentuk di layar pinhole, sehingga Anda bisa menyaksikan gerhana parsial dengan pendekatan yang lebih aman.