jurnalistik.co.id – Pangeran dan Putri Wales kembali menunjukkan kedekatan mereka dengan Tom Cruise pada acara premiere film terbaru bintang Hollywood itu di London, Selasa kemarin. Pertemuan ini berlangsung saat perayaan gala screening “Digger” di Leicester Square.
Di lokasi acara, Cruise meraih tangan Catherine, Putri Wales, ketika keduanya mengobrol dan tersenyum bersama di karpet hitam. Pemilihan karpet berwarna gelap itu menjadi kontras dengan karpet merah yang lazim digunakan untuk acara serupa.
Hubungan Cruise dengan keluarga Kerajaan Inggris sudah terjalin cukup lama. Ia pernah bertemu Pangeran William dan juga pernah berjumpa dengan ibu William, Putri Diana, serta menghadiri pemakaman Diana pada tahun 1997.
Dalam kesempatan tersebut, Catherine hadir dengan mengenakan perhiasan bernuansa sejarah. Ia memakai sepasang anting mutiara model “pearl drop” milik Diana, sekaligus mengenakan kalung “amethyst sautoir” milik Ratu Ibu.
Dari sisi busana, Catherine tampil dengan gaun panjang berwarna ungu rancangan Jenny Packham. Sementara itu, Cruise memberikan pujian kepada Pangeran William dengan menyoroti jaketnya.
Menurut laporan, Cruise memuji William dengan kalimat “great jacket”, merujuk pada jaket beludru hitam yang dikenakan sang pangeran. Ekspresi pujian itu muncul saat keduanya berbincang di depan hadirin sebelum screening dimulai.
Acara premiere ini juga menghadirkan sejumlah figur publik yang dikenal luas. David Beckham disebut hadir bersama kedua putranya, Cruz dan Romeo, di antara nama-nama besar lainnya pada malam tersebut.
Berdasarkan sinopsis yang disebut dalam pemberitaan, “Digger” menampilkan transformasi Cruise sebagai seorang pengusaha minyak berambut abu-abu yang harus membersihkan kekacauan lingkungan. Film ini disutradarai oleh pemenang Oscar, Alejandro González Iñárritu.
Berita Terkait
Sejauh ini, respons penonton dan penilaian kritikus belum sepenuhnya terkonsolidasi, karena full reviews belum dipublikasikan. Namun reaksi yang beredar di media sosial menunjukkan gambaran yang tidak seragam.
IndieWire melalui Anne Thompson menyebut film tersebut sebagai “a brave and gorgeous art film that will not score with mainstream audiences but will play best for the Academy”. Komentar itu diarahkan pada penilaian untuk pemilih Academy Awards, sekaligus menggambarkan posisi film sebagai karya yang lebih mungkin dihargai di lingkar penghargaan.
Di sisi lain, editor Awards Radar, Joey Magidson, menyampaikan pandangan yang jauh lebih kritis. Ia mengatakan “a mess” serta menambahkan bahwa film itu “wasn’t enjoyable”.
Meski demikian, publik tetap menunggu kelanjutan ulasan resmi yang menyusul setelah film mulai disaksikan lebih luas. “Digger” dijadwalkan rilis di Inggris dan Amerika Serikat pada tanggal 2 Oktober.
Di sela momen karpet hitam, Catherine dan Cruise terlihat meluangkan waktu lebih dari sekadar menyapa singkat. Gestur ketika Cruise meraih tangan Catherine menunjukkan suasana hangat, sementara keduanya sempat bertukar obrolan sebelum layar dibuka untuk sesi tontonan perdana.
Nuansa visual acara juga menonjol lewat pilihan karpet gelap yang dipakai di Leicester Square. Kontrasnya terasa dibanding standar karpet merah yang biasanya muncul pada acara film berkelas serupa, sehingga kehadiran para tamu tampak lebih “terkurasi” dan tidak seragam seperti penyelenggaraan gala pada umumnya.
Dalam penampilan, Catherine membawa nuansa berlapis dari sisi aksesori dan warna busana. Ia menggunakan anting mutiara model “pearl drop” yang merupakan rancangan milik Diana, sekaligus mengenakan kalung “amethyst sautoir” milik Ratu Ibu, lalu melengkapinya dengan gaun panjang ungu rancangan Jenny Packham.
Hubungan Cruise dengan keluarga kerajaan juga kembali tersirat dari rekam jejak pertemuannya yang telah berlangsung lama. Ia pernah bertemu Pangeran William, berjumpa dengan Putri Diana, serta menghadiri pemakaman Diana pada 1997—kini hadir lagi dalam konteks perayaan “Digger” di London.
Di luar figur kerajaan, premiere ini juga menghadirkan sejumlah wajah publik, termasuk David Beckham yang disebut datang bersama dua putranya, Cruz dan Romeo. Sementara itu, penerimaan film tetap menunggu ulasan resmi yang lebih lengkap: IndieWire menilai film sebagai karya seni yang berani dan indah namun tidak menyasar penonton arus utama, sedangkan editor Awards Radar menyebutnya “a mess” dan “wasn’t enjoyable”. “Digger” dijadwalkan tayang rilis di Inggris dan Amerika Serikat pada 2 Oktober.












