Olahraga

Glasgow 2026 Commonwealth Games: Duncan Scott bangkit dari tekanan, Tom Dean mengantarkan start emas Skotlandia

×

Glasgow 2026 Commonwealth Games: Duncan Scott bangkit dari tekanan, Tom Dean mengantarkan start emas Skotlandia

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Glasgow 2026 Commonwealth Games: Duncan Scott overcomes pressure and Tom Dean to give Scotland golden start

jurnalistik.co.id – Hari pembuka Commonwealth Games 2026 di Glasgow langsung diwarnai momen besar di Tollcross International Swimming Centre. Di final utama nomor 200m individual medley, Duncan Scott tampil di bawah tekanan dan akhirnya memimpin lomba sampai garis akhir untuk mengamankan medali emas bagi Skotlandia.

Scott dan Tom Dean datang dari jalur yang sangat familiar. Keduanya melatih diri bersama di Stirling, serta pernah sama-sama menang maupun sama-sama kalah di berbagai kesempatan. Pada Jumat malam itu, keduanya berdiri bersebelahan di blok start—Scott di lajur dua dan Dean di lajur tiga—dengan jarak hanya sekitar satu meter saat lomba dimulai.

Meski start mereka berdekatan, perlombaan berkembang cepat. Sepanjang jarak yang ditempuh, Scott mampu memperlebar jarak terhadap para pesaing. Pada akhir lomba, jarak itu makin membesar secara signifikan, namun Dean tetap meninggalkan kesan kuat sebelum harus puas dengan perolehan perak-menjelang-garis? Dean justru harus menerima hasil perunggu, sementara Lewis Clareburt dari Selandia Baru juga tersalip oleh Scott.

Waktu kemenangan Scott tercatat 1:56.38. Catatan tersebut menjadi tolok ukur baru untuk Games, sekaligus mencerminkan kecepatan yang mendalam pada tiap segmen. Scott mencetak waktu yang—dalam laporan lomba ini—hampir setengah detik lebih cepat daripada rekor Games yang pernah ia bangun di Birmingham empat tahun lalu, ketika ia menahan Dean agar tidak meraih emas.

Dean, yang harus membayar mahal karena kesulitan cedera setelah memutuskan pindah ke Stirling pada tahun lalu, tetap menunjukkan daya juang sepanjang lomba. Ia sempat berada di posisi ketujuh pada paruh pertama sebelum akhirnya “pulih” dalam laju berikutnya. Pada sisi lain, Clareburt dan Dean bekerja keras untuk menjaga Scott tetap dalam jangkauan sampai mendekati akhir lomba.

Di awal perlombaan, ada upaya yang mencoba mengganggu ritme Scott. Evan Jones tampil lebih cepat pada fase awal dari lajur satu, bahkan sempat menyentuh dinding dengan selisih sepersekian detik lebih dulu setelah bagian fly. Namun, Scott kemudian “membuka” rangkaian kemampuannya: punggung (backstroke) membuatnya maju, lalu gaya dada (breaststroke) mengantarkannya melaju lebih jauh. Dengan kondisi itulah Scott berbalik menuju home stretch, membawa keyakinan bahwa emas keempat di Commonwealth Games sedang menunggunya.

Usai lomba, Scott menanggapi hasilnya dengan nada yang ia sampaikan langsung kepada BBC Sport. Ia berkata, “I’m pretty happy with that,” sebelum menambahkan, “It was well executed and, to be honest, it’s more of a relief rather than anything.” Intinya, ia merasakan hasil ini bukan semata pencapaian, melainkan juga bentuk lega setelah proses yang panjang dan kompetitif.

Dean ikut memberikan penilaian atas jalannya lomba, terutama pada fase awal Scott. Ia menuturkan, “Duncan had an incredible front end to that race,” seraya menambahkan konteks pelatihannya: “I train with him every day. I know what he does.” Meski demikian, Dean juga memperlihatkan bahwa mengetahui dan kemudian benar-benar mengubah pengetahuan itu menjadi eksekusi di balapan adalah dua hal yang berbeda.

Scott juga membahas tentang tekanan yang menyertai lomba tersebut, terutama karena Commonwealth Games diadakan di Glasgow. Ia menyatakan, “I don’t usually feel the expectation, but that one I probably did,” lalu menjelaskan alasannya: karena hari pertama, ia ingin tim bisa memulai pekan dengan momentum yang tepat, sekaligus tampil untuk Skotlandia. Ia menambahkan, “Simply because it’s day one and I love representing Scotland and you want to try and get the whole team off to a good start.”

Menurut Scott, perhatian terhadap atmosfer penonton juga menjadi pertimbangan besar. Ia menyebut adanya gambaran yang lebih luas untuk membangun kehadiran dan keterlibatan penonton sepanjang minggu berikutnya: “I think there was a bigger picture of trying to get good momentum for the crowd involvement for the rest of the week, and the team as well. So I felt that expectation, but it’s nothing I couldn’t deal with.”

Dalam perjalanan menuju garis akhir, Scott tidak terlihat terkejar. Pada malam itu, ia tidak “tertangkap” oleh lawan-lawan yang berusaha menekan sampai ke dinding. Ia mengenakan kit Skotlandia, sementara timnya menempatkan ekspektasi pada dirinya untuk menjadi pemantik di ajang yang juga ia dukung secara vokal sejak Glasgow “menyelamatkan” penyelenggaraan dari kehancuran tawaran Victoria yang dibatalkan. Hampir tepat 12 tahun setelah ia meraih medali Commonwealth pertamanya di bangunan yang sama, Scott kembali bertambah pundi-pundi dengan merebut medali ke-14 dalam Commonwealth Games keempatnya.

Setelah perlombaan berakhir, Scott masih menghadapi rutinitas yang biasa menyertai atlet pemenang, termasuk kunjungan ke petugas uji obat. Namun, kunjungan itu tidak mengganggunya. Bahkan sempat ada momen ketika akreditasnya sempat hilang—hanya sesaat—tanpa mengubah fokusnya terhadap tugas utama hari itu: memastikan Glasgow 2026 dimulai dengan langkah yang tepat.

Sekarang Scott memperoleh jeda akhir pekan. Ia digambarkan sebagai “old boy” di dunia renang, tetapi kontribusinya pada hari pertama sudah melampaui sekadar peran individu. Dengan emas dan rekor Games yang ia cetak, Scott telah memberi dorongan awal yang kuat bagi timnya dan untuk atmosfer kompetisi di Tollcross.