jurnalistik.co.id – Jaksa Kanada telah menghentikan dakwaan terhadap dua pria yang sebelumnya dituding terlibat dalam perampokan emas besar di Toronto pada 2023. Dakwaan terhadap Amit Jalota dan Ali Raza dicabut pekan lalu.
Perkara ini bermula dari dugaan pencurian lebih dari 6.500 batang emas senilai sekitar C$20 juta. Selain emas, polisi juga menyebut ada jutaan dolar dalam bentuk uang tunai yang ikut diambil dari lokasi kejadian.
Jalota dan Raza sempat didakwa berada dalam kepemilikan emas atau mata uang yang terkait dengan kejahatan tersebut. Setelah dakwaan dicabut, proses hukum yang sebelumnya mereka hadapi di pengadilan atas keterlibatan yang dituduhkan dinyatakan berhenti.
Melalui pengacara mereka, kedua terdakwa menyatakan selama ini tetap mempertahankan sikap tidak bersalah. Dalam keterangannya kepada media Kanada, pengacara juga menyampaikan bahwa pencabutan dakwaan membuat klien mereka merasa lega dan bisa kembali melanjutkan kehidupan serta pekerjaan yang terganggu akibat proses pidana.
Pengacara Jalota menilai kliennya “telah dihukum secara tidak proporsional dan tidak wajar” selama tiga tahun terakhir. Ia menggambarkan Jalota harus menghadapi sistem peradilan pidana sekaligus menerima dampak dari tuduhan yang, menurutnya, disiarkan secara luas baik di tingkat nasional maupun internasional.
Menurut penjelasan polisi, peristiwa perampokan berlangsung di fasilitas kargo bandara. Barang yang diduga menjadi sasaran disebut tiba menggunakan penerbangan Air Canada dari Zurich, Swiss, sebelum pengambilan dilakukan di lokasi tersebut.
Polisi mendalilkan pelaku memperoleh akses dengan menggunakan dokumen pengiriman palsu berupa airway bill. Setelah akses terbuka, sebuah truk digunakan untuk mengangkut emas yang beratnya disebut sekitar 400 kilogram, atau kira-kira 881 pon.
Pihak berwenang kemudian mengumumkan rangkaian tuduhan dan penangkapan yang berkaitan dengan kasus ini. Pada 2024, Peel Regional Police merilis informasi mengenai keterkaitan berbagai penangkapan dan dakwaan dengan perampokan emas tersebut.
Berita Terkait
Di persidangan lain, awal tahun ini seorang pria dijatuhi hukuman empat tahun karena perannya membantu perencanaan pencurian. Sementara itu, seorang pria lainnya mendapat vonis lebih lama setelah mengaku bersalah di Amerika Serikat.
Departemen Kehakiman AS menyebut pria tersebut dihukum 160 bulan. Pengakuan bersalahnya terkait konspirasi untuk secara ilegal memperdagangkan senjata api bersama pihak lain, dan disebut terdapat temuan berupa 65 senapan tangan saat pria itu dihentikan polisi di Pennsylvania.
Dalam keterangan pihak berwenang, senjata-senjata itu ditemukan di bagasi mobil yang dibawanya. Polisi Kanada sebelumnya menuduh uang untuk pembelian senjata berasal dari perampokan emas di Toronto.
Sementara dakwaan terhadap Jalota dan Raza dicabut, dua terdakwa lain dijadwalkan menghadapi persidangan terpisah di tahun ini. Mereka menghadapi dakwaan yang berkaitan dengan konspirasi untuk melakukan pencurian, dan keduanya menyatakan tidak bersalah.
Pencabutan dakwaan terhadap dua nama tersebut menjadi perkembangan penting dalam rangkaian proses hukum kasus ini. Namun, persidangan terhadap tersangka lain tetap berjalan karena beberapa aspek penuntutan masih menjadi perhatian di pengadilan.
Pencabutan dakwaan terhadap Amit Jalota dan Ali Raza juga berarti proses pengadilan yang sebelumnya mereka hadapi atas dugaan keterlibatan akan berhenti. Lewat pernyataan kuasa hukum, keduanya ditegaskan tetap mempertahankan sikap tidak bersalah, sementara pencabutan disebut memberi ruang untuk kembali menjalani aktivitas dan pekerjaan yang terpengaruh oleh rangkaian pemeriksaan pidana.
Di sisi lain, gambaran peristiwa yang dikaitkan dengan kasus perampokan tetap menjadi bagian dari rangkaian penegakan hukum yang lebih luas. Polisi menyampaikan bahwa emas dan uang tunai disebut diambil dari fasilitas kargo bandara, dengan barang yang diduga terkait datang melalui penerbangan Air Canada dari Zurich sebelum pengambilan dilakukan, serta akses yang diduga dibuka lewat dokumen pengiriman palsu. Upaya pengalihan tersebut disebut melibatkan pengangkutan muatan berat hingga sekitar 400 kilogram.
Walaupun perkara terhadap dua terdakwa itu berhenti, proses hukum terhadap pihak lain masih berjalan dengan agenda persidangan berbeda. Dalam catatan penegak hukum, ada yang telah menerima vonis karena perannya membantu perencanaan pencurian, sementara putusan lain dijatuhkan di Amerika Serikat setelah pengakuan bersalah—termasuk terkait konspirasi ilegal yang melibatkan perdagangan senjata api. Pihak berwenang juga merinci bahwa temuan berupa puluhan senapan tangan ditemukan pada bagasi kendaraan yang membawa pria tersebut, dan polisi Kanada sebelumnya mengaitkan sumber dana pembelian senjata dengan perampokan emas di Toronto.












