jurnalistik.co.id – Pemerintah Kanada di bawah Perdana Menteri Mark Carney mengumumkan percepatan proses persetujuan untuk proyek pipa minyak sepanjang 1.250 km menuju pesisir Pasifik. Langkah ini diposisikan sebagai cara memperkuat posisi ekonomi Kanada di tengah tensi perang dagang, sekaligus menguji kemampuan Ottawa menjalankan proyek besar dalam tempo cepat.
Carney mengatakan proyek Pacific Link menjadi bagian dari kepentingan nasional karena memungkinkan Kanada memperluas pasar minyak mentahnya di luar Amerika Serikat. Menurutnya, jalur ke pantai barat adalah elemen dari misi transformasi ekonomi, yang ditargetkan mendongkrak ekspor non-AS hingga dua kali lipat dalam satu dekade ke depan.
Dalam pernyataannya, Carney menegaskan, “A pipeline to the west coast is part of our mission to transform our economy, to double our non-US exports over the next decade,” yang ia sampaikan pada hari Kamis. Ia juga menyebut kebijakan ini sebagai ujian nyata bagi kepercayaan investor global terhadap komitmen Ottawa untuk bergerak cepat membangun proyek-proyek berskala besar.
Proyek tersebut diperkirakan memberi dorongan ke produk domestik bruto (PDB) Kanada hingga C$30 miliar per tahun, sekaligus membuka lapangan kerja bagi 140.000 orang. Carney juga menautkannya dengan kekhawatiran bahwa hubungan ekonomi Kanada yang sangat bergantung pada AS dapat menjadi kerentanan, terutama setelah diterapkan tarif proteksionis oleh Presiden Donald Trump.
Data yang disebutkan dalam pengumuman menunjukkan bahwa tahun lalu Kanada mengirim 90% ekspor minyak mentahnya ke selatan. Pacific Link dirancang agar mampu mengangkut sekitar satu juta barel minyak mentah per hari dari Bruderheim, Alberta, menuju pelabuhan berair dalam di dekat Delta, British Columbia. Dari pelabuhan itu, minyak kemudian akan didistribusikan ke pasar global melalui pengiriman kapal.
Dalam rancangannya, proyek ini juga mencakup pembangunan dermaga laut yang sanggup menampung kapal dengan kapasitas hingga setara dua juta barel minyak. Ottawa menyatakan, pembukaan akses pasar kawasan Asia-Pasifik akan menurunkan ketergantungan total Kanada terhadap AS menjadi sekitar 65–70%.
Carney menegaskan kebijakan percepatan itu dilakukan lewat undang-undang baru yang diberlakukan pemerintah Liberal tahun lalu. Targetnya adalah memberikan keputusan akhir “ya atau tidak” bagi investor atas rancangan proyek dalam waktu satu tahun. Ia mengaitkannya dengan pelajaran dari proses peninjauan proyek yang sebelumnya panjang dan kompleks, yang pada sejumlah kasus berujung pada pembatalan proyek pipa.
Berita Terkait
Seorang pejabat pemerintah menyampaikan pesan yang juga menunjukkan kehati-hatian terhadap persepsi publik dan investor. Ia mengatakan, “People are watching very closely how Canada is handling this process,” dalam pemaparan kepada media pada hari Kamis, lalu menambahkan bahwa jika berjalan sesuai rencana, pihaknya mengharapkan lebih banyak investasi swasta turut menunjukkan minat terhadap proyek tersebut.
Perhitungan biaya proyek disebut berada di kisaran C$35,2 miliar hingga C$43,7 miliar. Selain membawa harapan ekonomi, Pacific Link juga diarahkan untuk meredakan ketegangan politik dengan wilayah barat, khususnya Alberta, yang selama ini menilai pengembangan sumber daya mereka terhambat. Carney menyampaikan hal itu sembari berbicara dari Fort McMurray, Alberta, ketika ditanya mengenai pesan untuk provinsi tersebut dengan menyebut Pacific Link sebagai “a demonstration of the power of Canada”.
Di sisi lain, agenda ini diperkirakan akan menghadapi penolakan dari kelompok lingkungan. Kekhawatiran yang disorot antara lain dampak pada kesehatan ekosistem laut di wilayah pesisir. Penolakan juga datang dari sebagian komunitas adat di sepanjang jalur proyek, meski Carney menyatakan proses dialog dengan banyak komunitas adat telah dilakukan.
Menurut Carney, konsultasi dengan komunitas adat berlangsung “intensive” dan masih akan berlanjut. Rencana konstruksi juga diarahkan untuk dimulai pada tahun 2032, dengan syarat proyek memperoleh persetujuan akhir.
Pihak yang saat ini mendukung proyek mencakup pemerintah Kanada dan pemerintah Alberta, bersama satu investor swasta yaitu Pembina Pipeline Corporation. Perusahaan tersebut memiliki kesepakatan non-mengikat untuk memperoleh 10% kepemilikan pada fase pembangunan, serta opsi menambah 10% setelah pipa beroperasi. Selain itu, disebutkan adanya peluang kepemilikan minimal 10% yang ditawarkan untuk pembelian oleh kelompok-kelompok adat.
Sebagai bagian dari kesepakatan, Alberta berkomitmen mengembangkan program penangkapan dan penyimpanan karbon skala besar untuk membantu menekan emisi secara keseluruhan. Ottawa juga disebut melakukan penguatan pendanaan perlindungan laut dan aturan untuk melindungi kehidupan marin yang berpotensi terdampak oleh meningkatnya aktivitas kapal tanker di kawasan pesisir, termasuk perlindungan terhadap paus pembunuh Southern Resident yang terancam punah.
Secara keseluruhan, percepatan izin Pacific Link diposisikan sebagai upaya mengubah rancangan investasi infrastruktur menjadi sinyal kebijakan tentang kemampuan Kanada menjalankan proyek cepat. Pada saat yang sama, rencana ini menempatkan isu diversifikasi pasar, pengurangan ketergantungan pada AS, serta tantangan sosial dan lingkungan sebagai rangkaian yang harus diselesaikan bersamaan sebelum konstruksi benar-benar dimulai.




