Hukum & Kriminal

Polisi Derbyshire menyelidiki dugaan kekerasan terkait insiden Brydon Carse

×

Polisi Derbyshire menyelidiki dugaan kekerasan terkait insiden Brydon Carse

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Derbyshire Police investigate alleged assault during Brydon Carse incident

jurnalistik.co.id – Polisi Derbyshire kini menyelidiki dugaan kekerasan yang terkait insiden yang melibatkan bowler Inggris Brydon Carse. Penyelidikan itu diumumkan setelah beredarnya rekaman di media sosial yang menunjukkan Carse digiring polisi pada malam akhir pekan di Derby.

Dalam laporan awal, insiden terjadi pada Sabtu, ketika Brydon Carse berada di Derby dalam rangka kegiatan malam. Pada sejumlah unggahan yang muncul pada Minggu, Carse terlihat mengenakan borgol dan dikelilingi petugas kepolisian di sekitar area tempat ia berada.

Carse, yang berusia 31 tahun, disebut sempat ditahan secara singkat atas dugaan mabuk dan perilaku tidak tertib. Setelah penindakan awal tersebut, situasi kemudian berkembang menjadi proses pemeriksaan lanjutan, termasuk respons dari otoritas kriket terkait statusnya di skuad nasional.

Menurut keterangan yang disampaikan otoritas kepolisian, seorang pria ditangkap di pusat kota Derby pada Sabtu malam. Namun, penahanan itu tidak berlangsung lama dan kemudian dihentikan. Polisi juga menyebut adanya keputusan untuk membebaskan pria tersebut setelah persetujuan untuk meninggalkan area.

Rincian penangkapan dan pernyataan polisi

Pada Senin, Derbyshire Police menyatakan seorang pria sempat ditahan di luar Molly Malone’s bar sebelum akhirnya dilepaskan. Polisi menggambarkan bahwa kasus ini terkait dugaan mabuk dan perilaku tidak tertib pada Sabtu malam.

“A man in his 30s was arrested on suspicion of being drunk and disorderly in Derby city centre on Saturday night,” kata polisi. “However the man was de-arrested shortly afterwards having agreed to leave the area.”

Beberapa hari setelahnya, pada Rabu, pihak kepolisian memberikan pernyataan lanjutan yang mengarah pada dugaan kekerasan di pusat kota Derby. Pada tahap ini, fokus penyelidikan bergeser menjadi pengkajian terhadap dugaan adanya tindak kekerasan dalam insiden tersebut.

“We are investigating allegations of an assault in Derby city centre. “No arrests have yet been made and the investigation is ongoing.”

Hingga pernyataan tersebut dipublikasikan, polisi menyatakan belum ada penangkapan yang dilakukan, dan penyelidikan masih berlangsung. Dengan demikian, perkembangan kasus masih berada pada tahap investigasi dan penelusuran informasi tambahan.

Brydon Carse disebut sudah diupayakan untuk memberikan tanggapan. Namun, sampai pernyataan yang dirangkum dalam laporan yang sama, belum ada komentar dari pihak otoritas kriket terkait proses penanganan insiden tersebut.

Dampak ke skuad Inggris dan penugasan klub

Selain urusan kepolisian, insiden ini juga berdampak pada aktivitas Brydon Carse dalam kompetisi kriket profesional. Badan kriket Inggris dan Wales (ECB) menyatakan insiden itu akan diselidiki oleh Cricket Regulator, sehingga Carse kemudian dicoret dari skuad Inggris untuk Tes kedua melawan Pakistan.

Pengumuman pencoretan itu membuat Carse tidak mengikuti bagian dari agenda internasional Inggris setelah insiden yang melibatkan borgol tersebut. Keputusan ini kemudian menyelaraskan langkah administratif dengan proses pemeriksaan yang berjalan di luar lapangan.

Meski demikian, Brydon Carse tetap tercatat memperoleh kesempatan bermain dalam arena domestik. Ia disebut telah terpilih masuk tim Kejuaraan Kabupaten Durham untuk pertandingan melawan Gloucestershire, sehingga aktivitasnya tidak berhenti sepenuhnya setelah insiden di Derby.

Dalam kerangka pengawasan dan penilaian atas kejadian tersebut, ECB menegaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan melalui jalur pemeriksaan Cricket Regulator. Dari sisi pembinaan dan tata kelola, langkah tersebut memperlihatkan bahwa insiden yang melibatkan pemain tidak hanya diproses oleh aparat penegak hukum, tetapi juga dievaluasi melalui mekanisme khusus di lingkungan kriket.

Di tengah perkembangan ini, beredarnya gambar Carse dalam kondisi diborgol menjadi pemicu perhatian publik yang lebih luas. Unggahan yang beredar pada Minggu memperlihatkan Carse berada di tengah petugas kepolisian saat ia berada di Derby pada Sabtu malam.

Sampai saat pernyataan lanjutan pihak kepolisian pada Rabu, penyelidikan masih berjalan dan polisi menyebut tidak ada penangkapan baru yang dilakukan. Tahap berikutnya akan bergantung pada hasil pemeriksaan atas dugaan kekerasan di pusat kota Derby, sekaligus proses penilaian yang berjalan di ranah otoritas kriket terkait status Carse.

Dengan demikian, kasus yang berawal dari insiden di luar tempat hiburan pada Sabtu kini berkembang menjadi investigasi dugaan kekerasan, disertai konsekuensi olahraga yang sudah terlihat melalui pencoretan Carse dari skuad Inggris untuk Tes kedua melawan Pakistan dan penugasan berikutnya untuk pertandingan domestik bersama Durham melawan Gloucestershire.