jurnalistik.co.id – Kepolisian Derbyshire saat ini menyelidiki dugaan kekerasan yang dikaitkan dengan insiden Brydon Carse di pusat kota Derby. Mereka menyatakan sedang menelaah laporan yang beredar terkait peristiwa tersebut.
Insiden itu mencuat setelah unggahan di media sosial pada Minggu menampilkan Carse sedang diborgol. Dalam sejumlah gambar, bowler pace Inggris tersebut tampak berada di tengah petugas polisi saat menjalani malam di Derby pada Sabtu.
Dalam laporan yang sama, Carse disebut sempat ditangkap untuk waktu singkat. Ia ditahan dengan dugaan mabuk dan berbuat tidak tertib sebelum kemudian dilepaskan.
Derbyshire Police menjelaskan bahwa penyelidikan dilakukan setelah muncul klaim mengenai adanya tindakan kekerasan. Mereka menyebut fokus pemeriksaan saat ini adalah dugaan penyerangan di Derby city centre.
Menurut keterangan kepolisian pada Senin, seorang pria sempat diamankan di luar Molly Malone’s bar. Setelah proses berlangsung, pria tersebut dilepaskan kembali.
“A man in his 30s was arrested on suspicion of being drunk and disorderly in Derby city centre on Saturday night,” said the police. “However the man was de-arrested shortly afterwards having agreed to leave the area.”
Pada Rabu, kepolisian mengeluarkan pernyataan lanjutan yang menegaskan status penyelidikan masih berjalan. Mereka menekankan belum ada penangkapan yang dilakukan hingga saat pernyataan tersebut disampaikan.
“We are investigating allegations of an assault in Derby city centre. “No arrests have yet been made and the investigation is ongoing.”
Berita Terkait
ECB atau England and Wales Cricket Board menyatakan bahwa insiden tersebut akan diperiksa melalui regulator kriket. ECB mengaitkan proses itu dengan langkah administratif terhadap skuad tim nasional.
Sebagai konsekuensi dari pemberitahuan investigasi, Carse disebut dicoret dari skuad Inggris untuk Test kedua melawan Pakistan. Keputusan itu diambil setelah ECB menyampaikan bahwa perkara akan ditangani oleh Cricket Regulator.
Di sisi lain, Carse tetap mendapatkan penempatan di struktur kompetisi domestik. Ia terpilih untuk tim Durham dalam ajang County Championship pada pertandingan mereka menghadapi Gloucestershire.
Carse sendiri dikatakan telah didekati untuk memberikan tanggapan terkait insiden tersebut. Sementara itu, ECB tidak memberikan komentar lanjutan pada saat laporan ini disusun.
Dengan penyelidikan yang masih berlangsung, pihak kepolisian sampai saat ini belum mengonfirmasi adanya penangkapan baru terkait dugaan kekerasan. Proses pemeriksaan tetap ditujukan untuk memverifikasi berbagai klaim yang muncul, termasuk informasi yang beredar melalui media sosial.
Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan atlet kriket internasional dan respons yang langsung berdampak pada jadwal pertandingan tim Inggris. Hingga ada perkembangan resmi berikutnya, posisi Carse dan rincian dugaan penyerangan masih menunggu hasil pemeriksaan Derbyshire Police.
Rangkaian kejadian ini bermula dari unggahan yang beredar di media sosial pada Minggu, yang kemudian mendorong atensi publik terhadap insiden yang dikaitkan dengan Brydon Carse saat berada di Derby. Polisi Derbyshire menyatakan bahwa laporan-laporan tersebut kini sedang ditelaah untuk menilai klaim terkait dugaan penyerangan di area pusat kota.
Dalam keterangan yang disampaikan kepolisian, proses hukum yang sempat berlangsung di luar Molly Malone’s bar juga disebut menjadi bagian dari pengecekan awal. Namun, pria yang diamankan tersebut kemudian dilepaskan kembali setelah menyepakati untuk meninggalkan area, sehingga status penanganan tetap berada pada tahap penyelidikan. Hingga pernyataan lanjutan, tidak ada penangkapan baru yang diumumkan.
Dari sisi olahraga, dampaknya ikut terasa pada tim nasional Inggris. ECB menyampaikan bahwa perkara itu akan diproses melalui regulator kriket, dan langkah administratif tersebut berujung pada pencoretan Carse dari skuad untuk Test kedua melawan Pakistan. Meski begitu, Carse tetap masuk dalam rencana kompetisi domestik, termasuk penugasannya bersama Durham ketika menghadapi Gloucestershire, sambil menunggu perkembangan resmi dari hasil pemeriksaan.












