jurnalistik.co.id – Apel pagi gabungan di lingkungan Polda Gorontalo menjadi momen penting saat penyerahan Piagam Penghargaan Kapolri dilakukan kepada tiga satuan kewilayahan. Piagam tersebut diterima oleh Polresta Gorontalo Kota, Polres Bone Bolango, dan Polres Gorontalo.
Ketiga polres itu dinyatakan berhasil meraih Kategori Pelayanan Prima (A) pada Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Mandiri Instansional Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen, dedikasi, serta kerja keras jajaran Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.
Capaian tersebut juga menunjukkan keseriusan jajaran kepolisian di wilayah Gorontalo dalam meningkatkan mutu layanan untuk empat garda terdepan pelayanan masyarakat. Keempat bidang tersebut meliputi Satreskrim, Sat Intelkam, Satlantas, serta Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).
Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Drs. Widodo, S.H., M.H., menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh personel yang berkontribusi. Menurutnya, penghargaan yang diterima bukanlah titik akhir perjuangan, melainkan pemantik agar layanan terus dibenahi dan ditingkatkan.
Dalam kesempatan itu, Kapolda menyampaikan, “Penghargaan adalah titik awal, bukan garis akhir. Yang masyarakat nilai bukan berapa banyak penghargaan yang kita pajang, tetapi bagaimana mereka diperlakukan setiap kali datang ke kantor polisi,” ujarnya.
Kapolda juga mengingatkan bahwa pelaksanaan pelayanan publik masih menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana. Namun keterbatasan tersebut, tegasnya, tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Keterbatasan fasilitas tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan. Institusi yang hebat bukan semata-mata ditentukan oleh kemegahan gedung dan kelengkapan fasilitas, tetapi oleh kualitas sumber daya manusia yang berada di dalamnya,” tegasnya.
Untuk menjaga kualitas pelayanan, seluruh jajaran didorong menjadikan tiga prinsip utama sebagai budaya kerja. Prinsip tersebut mencakup respons yang cepat terhadap kebutuhan masyarakat, ketepatan dalam memberikan pelayanan sesuai ketentuan, serta sikap humanis dalam memperlakukan setiap warga tanpa membeda-bedakan.
Berita Terkait
Kapolda menekankan pentingnya sikap sederhana yang nyata saat berinteraksi dengan publik. Senyum yang tulus, penyampaian informasi secara jujur dan jelas, serta pelayanan yang profesional dinilai memiliki peran besar dalam membentuk pengalaman positif masyarakat.
Harapannya, kualitas layanan itu berujung pada meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada institusi Polri. Kapolda juga meminta para Kapolres dan Kasat agar penghargaan yang telah diraih tidak berhenti sebagai prestasi satuan kerja tertentu saja.
“Keberhasilan ini harus menjadi motivasi untuk membangun kompetisi yang sehat, saling belajar, dan saling menguatkan demi peningkatan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh,” tuturnya.
Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan salah satu kunci keberhasilan Polri dalam menjalankan tugas. Polri diharapkan terus berperan sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, sekaligus penegak hukum.
Prestasi yang diraih Polresta Gorontalo Kota, Polres Bone Bolango, dan Polres Gorontalo diharapkan dipertahankan serta terus ditingkatkan. Capaian tersebut juga diminta menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran Polda Gorontalo agar semakin berbenah menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, tepat, transparan, dan humanis.
“Pertahankan prestasi, tingkatkan kualitas, dan jadikan pelayanan prima sebagai budaya kerja demi semakin kuatnya kepercayaan masyarakat kepada Polri,” tutupnya.
Penegasan itu mengarah pada pelaksanaan layanan yang terukur di setiap kesempatan, mulai dari alur penerimaan warga hingga proses penyampaian layanan. Dengan demikian, masyarakat mendapatkan pelayanan yang sesuai ketentuan dan tetap dijaga dengan pendekatan yang hangat.
Kapolda juga menggarisbawahi bahwa pelayanan publik harus terus dijadikan perhatian bersama, bukan sekadar capaian seremonial. Komitmen yang sudah ditunjukkan melalui penghargaan diharapkan mendorong jajaran untuk melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.
Melalui budaya kerja yang mengutamakan respons cepat, ketepatan, dan sikap humanis, pengalaman warga saat berinteraksi dengan Polri diharapkan semakin baik. Pada akhirnya, kepercayaan masyarakat diharapkan tumbuh dan semakin kuat sejalan dengan peningkatan kualitas layanan.












