Olahraga

Ollie Watkins Diincar Arab Saudi: Aston Villa tertegun di tengah saga transfer

×

Ollie Watkins Diincar Arab Saudi: Aston Villa tertegun di tengah saga transfer

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Aston Villa: Ollie Watkins transfer saga leaves Villa shellshocked

jurnalistik.co.id – Ollie Watkins sedang berada dalam pusaran saga transfer yang membuat suasana di Aston Villa terasa tidak nyaman. Arab Saudi melalui klub Al-Hilal menjadi pihak yang paling serius, sementara Villa tampak menahan laju pembicaraan menjelang tenggat pekan depan.

Di Premier League, nama Watkins selama ini melekat sebagai sosok penting dalam perjalanan Villa. Namun, pada musim panas ini, waktunya di Birmingham dinilai menuju akhir yang pahit di tengah ketertarikan yang terus berlanjut.

Al-Hilal, yang bermain di Saudi Pro League, dikabarkan sudah mengajukan empat penawaran untuk Watkins namun semuanya ditolak. Mereka bahkan disebut menawarkan nilai yang mendekati £40m, tetapi angka itu tidak dinilai mendekati permintaan Aston Villa.

Dengan batas waktu transfer pada Selasa mendekat, Villa akan bersikap tegas terkait harga. Masih diyakini kesepakatan belum dekat, meski Unai Emery sempat mengungkap pekan lalu bahwa penyerang itu bisa saja pergi.

Keperluan Al-Hilal juga tidak sederhana. Mereka diketahui merekrut Crysensio Summerville dari West Ham pada Juli, sehingga peluang mendatangkan Watkins kemungkinan membutuhkan ruang di skuat, termasuk rencana memindahkan salah satu pemain asing. Padahal, pekan lalu Al-Hilal juga sudah meminjamkan Darwin Nunez ke Diriyah.

Sinyal internal: Emery memilih “diam” saat Watkins tidak dimainkan Ketegangan yang menyelimuti situasi ini juga tercermin dari respons Emery pada laga pembuka Premier League melawan Brighton. Saat ditanya mengapa Watkins tidak masuk dalam skuad, pelatih asal Spanyol itu menjawab, “This question is for him. I can answer only with my silence,”.

Pertanyaan itu muncul karena Villa menelan kekalahan 4-0, dengan seluruh gol lawan tercipta sebelum menit ke-31. Derita makin berat setelah pemain debutan Joao Gomes mendapat kartu merah, sehingga pertandingan berjalan jauh dari kendali.

Selain hasil di lapangan, ada pula tanda bahwa komunikasi internal tidak berjalan normal. Watkins dilaporkan menjalani latihan secara mandiri setelah kembali dari libur panjang usai Piala Dunia, dan disebut sudah menyampaikan perasaannya kepada hierarki Villa terkait kemungkinan perubahan klub.

Hingga kini, tidak ada komentar publik dari Watkins maupun perwakilannya. Meski demikian, ia dipahami terbuka terhadap langkah tersebut, sementara Villa juga tidak banyak mengungkap respons Emery—termasuk cara “silence” itu dibaca dalam konteks pertanyaan media di Sky Sports.

Masih tersisa banyak tanda tanya mengenai bagaimana Villa menilai tawaran dari Arab Saudi. Watkins akan memasuki usia 31 tahun pada bulan Desember, dan musim lalu ia juga pernah berada di luar maupun masuk dalam skema permainan Emery, sehingga penilaian “seberapa bagus dealnya” menjadi bagian dari pergulatan yang lebih dalam.

Dalam catatan statistiknya bersama Villa, Watkins telah mencetak 108 gol dalam 278 pertandingan setelah didatangkan dari Brentford. Ia datang dengan nilai £28m pada periode tersebut, yang saat itu menjadi rekor penjualan klubnya.

Momen kemenangan yang paling diingat masih berada di Istanbul. Watkins membantu Villa mengakhiri penantian 30 tahun untuk gelar ketika tim mengalahkan Freiburg untuk meraih trofi Europa League, dan malam itu kini bisa menjadi pertandingan terakhirnya bersama klub.

Jika benar Watkins meninggalkan Villa musim panas ini, itu akan menjadi salah satu yang paling emosional di antara beberapa kepergian besar. Selain Ezri Konsa yang berkontribusi penting, Watkins disebut menjadi wajah utama karena gol-golnya, kerja kerasnya, serta karakter yang menonjol.

Dari cara pandang personal, ia digambarkan sebagai sosok yang rendah hati dan berorientasi keluarga, menikmati permainan golf sesekali, namun tetap fokus pada sepak bola. Ia juga pernah berada dalam situasi sulit sebelumnya, meski pada level yang lebih rendah: saat masih di Exeter, Paul Tisdale sempat tidak memasukkannya ke dalam tim pada 2017 karena ada ketertarikan dari Derby.

Watkins kemudian memohon kesempatan untuk bermain dan akhirnya turun dari bangku cadangan untuk mencetak gol pada kemenangan atas Wycombe. Karena latar itulah, di Villa muncul rasa kaget ketika hubungan tersebut diyakini berakhir dengan cara yang tidak pernah diprediksi seperti ini.

Dampak melebar: penyelesaian masa depan Martinez dan opsi lini depan Jika Watkins benar-benar pergi, Villa juga harus menyelesaikan urusan lain yang belum tuntas. Along with Watkins, klub masih perlu mengatur kelanjutan Emi Martinez setelah kekecewaan yang berulang dari kubu pemain asal Argentina.

Rencana kepindahan ke Juventus sempat gagal pada awal bulan ini karena klub tersebut tidak memenuhi tuntutan finansial Villa. Di sisi lain, Villa juga harus mencari solusi untuk Martinez setelah penandatanganan Zion Suzuki sebagai penjaga gawang nomor satu.

Untuk mencari pengganti, Villa akan menghadapi tantangan yang tidak ringan. Dikatakan bahwa mendatangkan striker pengganti tidak semudah mencari alternatif untuk Konsa, sementara Villa sendiri sudah bekerja untuk penguatan lini itu setelah dua penawaran untuk Taylor Harwood-Bellis ditolak Southampton.

Nama lain yang dipertimbangkan adalah Brian Madjo yang kini bisa diandalkan setelah Villa menang dalam upayanya mendaftarkan pemain tersebut dari FIFA. Meski begitu, usia 17 tahun membuat beban untuk memikul peran utama tidak dapat sepenuhnya diletakkan padanya.

Villa juga dikabarkan terbuka untuk melepas Tammy Abraham, tetapi kemungkinan kepergian Watkins disebut akan memengaruhi arah keputusan tersebut. Abraham yang bergabung dari Besiktas pada Januari tidak sedang mencari jalan keluar dan tetap merasa nyaman di Villa Park.

Dari kebutuhan taktik dan preferensi Emery, Nicolas Jackson disebut menjadi target utama. Emery pernah bekerja dengan Jackson ketika masih bersama Villarreal, sementara untuk Joshua Zirkzee belum ada kontak langsung dengan Manchester United.

Di musim panas ini, Emery juga harus membangun kembali figur-figur kunci setelah kepergian Morgan Rogers dan Youri Tielemans, dua pencetak gol di Istanbul, serta Lucas Digne dan Konsa. Bila Watkins turut menyusul, Villa kehilangan dampak terdalam dari semua perubahan yang sedang berlangsung.

Keadaan ini digambarkan sebagai momen yang sulit bagi klub, sejalan dengan komentar yang dilaporkan, “It’s such a difficult moment for Aston Villa” dari Gary Neville Hart. Dari semua sinyal yang ada, saga transfer Watkins bukan sekadar transaksi, melainkan rangkaian yang membuat struktur rencana Villa harus dihitung ulang dalam waktu singkat.