jurnalistik.co.id – Inggris mengunci kemenangan seri T20 putaran pertama atas India setelah laga keempat di Bristol berakhir dengan kekalahan beruntun yang kembali menjadi rekor bagi kubu tamu.
Dengan target 159, Phil Salt dan kapten Harry Brook menyusun kemitraan tak terputus di urutan kedua gawang yang menjadi kunci perjalanan Inggris menuju kemenangan dalam 13,5 over.
Inggris menutup pertandingan dengan skor 159-1, sekaligus memimpin seri lima pertandingan dengan angka telak 3-0. India, sementara itu, menelan kekalahan kelima beruntun di pertandingan 20-over yang telah selesai.
Kemenangan di Bristol
Di babak pertama, India mencatat 158-7. Shreyas Iyer tampil sebagai motor utama dengan 80* dari 49 bola di nomor empat.
Namun, kontribusi India tidak tersambung sampai akhir. Jofra Archer menjadi salah satu pembeda, menyelesaikan pertandingan dengan angka 2-20.
Inggris membangun pengejaran melalui stabilitas di awal. Brook mencetak 79 dari 35 bola, sedangkan Salt menuntaskan 59* dari 42 bola.
Salah satu catatan penting laga ini adalah Salt dan Brook tidak memberi peluang setelah kemitraan mereka terbentuk. Upaya India untuk memotong ritme pengejaran tidak menemukan celah ketika partnership 144 itu berlanjut hingga tujuan tercapai.
India gagal menemukan ritme
India memulai dengan harapan besar, tetapi sejumlah pukulan yang terlalu mudah diprediksi berakhir jatuh ke tangan para fielders Inggris. Vaibhav Sooryavanshi menjadi korban pertama, dipancing mengangkat bola hingga tertangkap Sam Curran saat mengandalkan pukulan hasil angkatan Jofra Archer.
Shivam Dube menjadi satu-satunya pemukul yang menembus fase remaja dengan angka di luar dua digit. Ia mencetak 22 dari 23 bola dalam kemitraan 53 run untuk gawang keempat bersama Shreyas sebelum akhirnya harus kembali.
Relatif cepat setelah itu, Dube tersingkir dari pukulan Will Jacks yang diterima Tom Banton di long-on. Sementara itu, Arshdeep hanya sempat membukukan 1-41 di sisi bowling Inggris.
Berita Terkait
Penutup innings India sekaligus menjadi momen eksekusi yang rapi dari Archer. Ia menyelesaikan sisa pertandingan dengan kerja kaki yang presisi dengan mengarahkan bola ke stumps untuk mematikan kesempatan Axar Patel meraih run dari ujung non-striker.
Seri yang menekan Shreyas Iyer
Hasil ini membuat posisi Shreyas Iyer semakin berada di bawah sorotan. Ia mengambil alih tugas kapten India pada awal Juni setelah menggantikan Suryakumar Yadav.
Shreyas ditunjuk sebagai kapten sebelum rangkaian seri di Irlandia meski belum bermain T20 international sejak 2023. Pada pertandingan pertamanya sebagai kapten, India kalah dari Irlandia untuk pertama kalinya.
Di pertemuan kedua, India kembali menanggung hasil pahit dengan kekalahan satu run. Setelah itu, dari tiga laga berikutnya, India tidak pernah tampil setara dan berakhir terpuruk dalam tiga pertandingan yang memantapkan kekalahan seri.
Inggris pada akhirnya menuntaskan rangkaian taktiknya di Bristol setelah perlawanan India yang berulang kali gagal menemukan pola. Setelah kekalahan empat gawang di Old Trafford, India juga mencatat rekor kekalahan 125 run di Trent Bridge sebelum ditutup dengan kekalahan sembilan gawang di Bristol.
Menurut pengamatan, para pemukul India terlihat kesulitan menghadapi kondisi di luar tempo yang biasa mereka temukan. Mereka seperti berusaha meniru gaya pukulan cepat dari liga domestik, tetapi justru terbentur ritme permainan di pitch yang lebih ramah bagi pemukul untuk Inggris.
Fakta lain yang menonjol adalah seluruh enam wicket pertama India berawal dari tangkapan yang terbentuk dari pukulan angkat. Ishan Kishan, Abhishek Sharma, Tilak Varma, serta Washington Sundar semuanya turut menyumbang peluang melalui bola yang mengarah ke fielders yang menunggu.
Dalam fase akhir, India hanya mengumpulkan delapan run dari dua over terakhir. Penilaian yang muncul juga datang dari mantan wicketkeeper Deep Dasgupta yang menyebut pemukul India memiliki “no plan” dan ia tidak “understand the direction”.
Bumrah dan Hardik istirahat, Inggris tetap efektif
Di sisi permainan bowling, India mengandalkan skema yang sifatnya sementara. Jasprit Bumrah dan Hardik Pandya sama-sama direhatkan untuk seri ini.
Akibatnya, Inggris tetap bisa membangun serangan dengan tenang. Salt dan Brook memperlihatkan kemampuan mengubah tempo menjadi konsisten sejak kemitraan kedua gawang mereka terbentuk.
Seri akan berakhir di Southampton pada Sabtu pukul 14:30 BST. Pada laga pamungkas itu, India akan berusaha menghindari catatan tanpa kemenangan untuk pertama kalinya dalam rangkaian lima pertandingan T20.












