Internasional

Cuaca Inggris: Matahari kembali, pekan depan lebih hangat dan lebih kering

×

Cuaca Inggris: Matahari kembali, pekan depan lebih hangat dan lebih kering

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: UK weather: Sunshine returns as warmer and drier weather arrives next week

jurnalistik.co.id – Cuaca di Inggris mulai menunjukkan jeda dari kondisi basah disertai angin kencang yang mendominasi beberapa pekan terakhir. Menjelang pekan depan, matahari kembali muncul di sejumlah wilayah, sementara cuaca cenderung lebih hangat dan lebih kering.

Gelombang perubahan ini diperkirakan terkait terbentuknya area tekanan tinggi yang menguat dekat Inggris pada awal minggu. Dengan pola tersebut, sistem cuaca dari Atlantik—yang kerap membawa hujan sekaligus angin—akan lebih banyak terhambat untuk mencapai wilayah negara itu secara menyeluruh.

Bila skenario ini berjalan, sebagian besar wilayah akan mengalami cuaca yang lebih kering dengan angin yang lebih ringan serta suhu harian yang lebih tinggi dibanding kondisi rata-rata musimnya. Namun, tidak semua tempat benar-benar bebas hujan, karena daerah barat laut Skotlandia tetap berpotensi mendapat hujan.

Jadi, meski kondisi akan terasa lebih ramah, hujan tetap mungkin sesekali muncul dalam bentuk pancarannya. Ini sekaligus menguatkan gambaran bahwa cuaca yang “tenang” bukan berarti tanpa variasi, melainkan lebih stabil dibanding periode sebelumnya yang lebih sering berubah-ubah.

Akhir pekan: matahari bertambah, hujan berpindah

Pada Jumat, angin dari arah barat daya diperkirakan menguat dan membawa awan, disertai hujan dari bagian barat. Setelah itu, akhir pekan akan mulai menunjukkan perbaikan.

Sabtu menjadi titik awal perubahan yang cukup jelas: separuh utara Inggris memperlihatkan kembalinya sinar matahari disertai hujan gerimis yang datang berulang dengan angin yang terasa “bertiup kencang” di sela-sela perubahan. Dari kawasan-kawasan tersebut, sebagian besar pancuran diperkirakan terkonsentrasi di Skotlandia.

Sementara itu, separuh selatan kemungkinan lebih sering berkabut awan dan terasa agak pengap. Walau begitu, hujan yang mungkin turun tidak diprediksi deras, melainkan berupa peluang gerimis atau hujan ringan yang datang sesekali.

Masuk hari Minggu, hujan diperkirakan mereda ke arah selatan. Setelah fase tersebut, sebagian besar tempat akan berada pada kondisi lebih kering dengan jeda-jeda sinar matahari.

Di saat yang sama, angin dari barat hingga barat laut masih berpotensi cukup kencang di Skotlandia. Untuk suhu, pada Minggu diperkirakan puncaknya sekitar 22°C di Inggris bagian selatan—nilai yang tidak tergolong ekstrem untuk waktu tersebut dalam setahun.

Pekan depan: lebih hangat, lebih kering, peluang hujan terbatas

Ketika memasuki hari kerja, tekanan tinggi diperkirakan semakin mantap dan membawa karakter cuaca yang lebih kering, angin yang lebih ringan, serta peluang matahari yang lebih konsisten. Di banyak wilayah, kondisi ini bisa bertahan sepanjang minggu.

Walau demikian, peluang menemukan hujan dari pancaran setempat tetap ada. Hujan yang dibawa awan dari Atlantik juga diperkirakan lebih terbatas pada area barat laut Skotlandia, sehingga wilayah lain cenderung tidak mengalami pola hujan yang sama intensnya.

Dari sisi suhu, meski awal pekan akan terasa lebih sejuk dibanding puncak aktivitas cuaca musim panas, kisaran pada pekan depan diperkirakan meningkat. Prakiraan menyebut suhu bisa mencapai sekitar 20°C di Skotlandia dan Irlandia Utara, sedangkan beberapa wilayah di Inggris dan Wales diperkirakan dapat menembus hingga 25°C.

Meski angka 25°C terdengar menarik, kondisi tersebut masih jauh dari rekor suhu bulan September di Inggris yang tercatat 35,6°C. Rekor ini pernah ditetapkan pada 1906 di Bawtry, South Yorkshire.

Kekeringan belum sepenuhnya padam

Perlu dicatat, perbaikan cuaca tidak otomatis menghapus masalah kekeringan. Riset menunjukkan bahwa untuk benar-benar mengakhiri kekeringan diperlukan setidaknya tujuh bulan hujan yang terus-menerus tanpa jeda lama.

Meskipun beberapa wilayah sempat mengalami hujan dan angin kencang beberapa pekan terakhir, Wales seluruhnya dan sebagian besar Inggris masih berada dalam kondisi kekeringan. Karena itu, jeda cuaca yang lebih kering pada pekan depan berpotensi tidak cukup untuk memperbaiki kondisi tanah secara cepat.

El Niño dan kemungkinan dampaknya

Perubahan menuju cuaca yang lebih tenang pada periode mendatang tidak diperkirakan dipengaruhi secara langsung oleh pemanasan Samudra Pasifik yang luar biasa terkait El Niño. Namun, dampaknya masih mungkin terasa pada bagian akhir musim gugur.

Prakiraan jangka panjang dari Met Office memberi sinyal tingkat keyakinan yang lebih tinggi bahwa pada November area tekanan rendah yang lebih dalam akan memengaruhi Inggris. Pola itu berpotensi menghadirkan cuaca badai di beberapa waktu.

Kondisi tersebut juga dianggap sejalan dengan pola cuaca yang sering muncul pada peristiwa El Niño di periode yang sama setiap tahunnya. Meski begitu, tidak ada dua El Niño yang identik, sehingga walau peluang jenis cuaca tertentu bisa meningkat, hasilnya tidak dijamin terjadi dengan cara yang sama.