Bisnis & Ekonomi

Ringkasan Rekomendasi Saham Jumat, 18 September 2026 – Market

×

Ringkasan Rekomendasi Saham Jumat, 18 September 2026 – Market

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Rangkuman Rekomendasi Saham Hari Ini, 18 September 2026 - Market

jurnalistik.co.id – Perdagangan Kamis (17/9/2026) di Bursa Efek Indonesia ditutup dengan nada positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,4% dan berakhir pada level 6.462.

Menjelang penutupan, IHSG berada di area yang relatif mendekati puncak harian. Sepanjang sesi, indeks bahkan sempat menunjukkan pergerakan yang mengarah ke kisaran tertinggi, yakni sekitar 6.500.

Di sisi lain, IHSG juga mencatat titik terendah intraday. Level terendah sempat tersentuh sesaat pada 6.418 pada fase pagi hingga siang, sebelum kembali memperlihatkan pemulihan menuju penutupan.

Penguatan indeks tidak terjadi secara merata, melainkan ditopang oleh beberapa kelompok saham. Saham konsumen non primer, saham energi, dan saham konsumen primer menjadi pendorong utama yang masing-masing mencatat kenaikan sebesar 1,63%, 1,16%, dan 0,88%.

Karakter kenaikan dari sektor-sektor tersebut memberi gambaran bahwa arus beli terkonsentrasi pada segmen tertentu. Dengan adanya kenaikan pada tiga kelompok yang disebutkan, tekanan jual yang sempat muncul tidak mampu menahan laju indeks hingga akhir sesi.

Aktivitas perdagangan dan dinamika likuiditas

Aktivitas pasar selama sesi II pada Kamis tercermin dari volume dan nilai transaksi yang diperdagangkan. Total volume mencapai 28,54 miliar saham dengan nilai transaksi yang diselesaikan sebesar Rp13,93 triliun.

Frekuensi transaksi juga menunjukkan bahwa perdagangan berlangsung cukup aktif. Dalam sesi tersebut, terjadi 1,86 juta kali peralihan yang membuat aktivitas pasar terlihat padat dari awal hingga penutupan.

Komposisi volume yang besar mengindikasikan adanya partisipasi yang menyebar di antara pelaku pasar. Pada saat yang sama, pola pergerakan yang kembali menguat setelah menyentuh 6.418 mengarah pada pembentukan kembali posisi menjelang akhir sesi.

Kinerja harga: saham menguat, melemah, dan stagnan

Lebar pergerakan saham memperlihatkan dominasi pergerakan ke arah positif. Sebanyak 384 saham menghijau, sementara 244 saham mengalami pelemahan.

Selain itu, terdapat pula saham-saham yang bergerak tanpa perubahan berarti. Sebanyak 164 saham lainnya memilih stagnan, sehingga tidak ikut memperbesar laju indeks maupun menekan arahnya secara signifikan.

Perbandingan jumlah emiten yang menguat dibanding yang melemah memberi sinyal bahwa sentimen lebih mendukung pembeli pada hari tersebut. Kondisi ini terlihat dari selisih yang cukup jelas antara saham yang menguat dan yang melemah.

Makna ringkasan untuk perdagangan Jumat

Bagi investor yang menyiapkan strategi untuk Jumat (18/9/2026), rangkuman Kamis dapat dibaca sebagai petunjuk arah jangka sangat pendek. IHSG ditutup menguat dan berada di dekat level puncak harian, yang biasanya menggambarkan momentum yang relatif terjaga.

Namun, dinamika intraday tetap menunjukkan adanya jeda koreksi pada kisaran 6.418 sebelum akhirnya kembali menguat. Artinya, walaupun tren hari itu positif, pasar tetap melewati fase tarik-menarik sebelum penutupan.

Di waktu yang sama, kontribusi kelompok saham konsumen non primer, energi, dan konsumen primer menjadi catatan penting dalam membaca kekuatan pendorong indeks. Kenaikan bertahap pada tiga segmen itu menjelaskan mengapa IHSG mampu bertahan di zona atas hingga akhir sesi.

Dengan melihat volume perdagangan yang mencapai 28,54 miliar saham dan nilai Rp13,93 triliun, kesan yang muncul adalah aktivitas pasar yang tinggi. Aktivitas seperti ini sering kali menandakan minat yang nyata dari pelaku pasar terhadap pergerakan lanjutan.

Terakhir, distribusi 384 saham yang menguat dibanding 244 yang melemah, serta 164 saham yang stagnan, membantu memahami keseimbangan sentimen saat sesi berlangsung. Pada Jumat, perhatian pasar umumnya akan kembali menguji apakah IHSG mampu mempertahankan kecenderungan menguat yang sudah terlihat di penutupan Kamis.