jurnalistik.co.id – Kemi Badenoch menyatakan telah membawa pengacara untuk menantang keputusan pemerintah terkait pemotongan dana yang, menurut Wandsworth Council, menjadi pemicu kenaikan pajak dewan hingga 94%.
Menurut Badenoch, Partai Konservatif “instructed lawyers” untuk menilai apakah kebijakan yang membuat Wandsworth terkena pemotongan dana pemerintah sebesar £84m per tahun dapat digugat atau diblokir.
Wandsworth merupakan borough di kawasan selatan-barat London yang dipimpin Partai Konservatif. Usulan kenaikan pajak dewan di wilayah tersebut menargetkan lonjakan 94% yang akan menjadi kenaikan terbesar dalam catatan otoritas lokal tersebut.
Dalam penjelasannya, ia mengklaim pemerintah seperti “taking money from areas that don’t vote Labour and giving it to places that do vote Labour”.
Bagi konteks perbandingan, Wandsworth selama ini dikenal memiliki salah satu tarif pajak dewan terendah di Inggris. Rata-rata properti Band D di borough itu saat ini membayar sedikit di atas £1,000.
Keputusan yang memicu protes muncul setelah diumumkan dalam rapat dewan pada hari Selasa. Sejak pengumuman tersebut, terdapat kritik yang cukup intens terhadap besarnya kenaikan.
Badenoch juga menyoroti bahwa sekalipun tarif Wandsworth masih lebih rendah dibanding sejumlah borough lain, besaran lonjakan yang nyaris 100% tetap berisiko mengganggu kemampuan bayar warga.
Berita Terkait
Ketika ditanya apakah ia memiliki angka kenaikan alternatif yang akan dia usulkan, Badenoch memilih tidak menyebutkan tarif pengganti. Sebagai gantinya, ia mempertanyakan logika kebijakan pemotongan, dengan menyoroti bahwa “Andy Burnham has not found 40% of anything to cut”.
Perubahan ini terkait dengan revisi formula pendanaan melalui Fair Funding Review 2.0, yang disebut akan menggeser alokasi dana antardaerah. Dalam kebijakan tersebut, pemerintah memutuskan untuk mengurangi porsi pendanaan pemerintah pusat bagi sejumlah kawasan, lalu memberi ruang kenaikan pajak dewan di batas tertentu.
Dari sisi respons wilayah lain, Badenoch menyebut bahwa borough-borough London seperti Kensington & Chelsea, Westminster, dan Hammersmith & Fulham sedang mempertimbangkan langkah serupa dengan menggunakan Sustainable Communities Act untuk menantang pemotongan.
Wakil pemimpin dari kubu Konservatif di Wandsworth menyampaikan pada Selasa bahwa, “Higher council tax will not be easy or welcome. We do not regard it as fair and will continue to challenge the government by every possible means.”
Di luar jajaran dewan, ada pula sorotan politik dari laporan PoliticsHome. Situs tersebut melaporkan bahwa tiga anggota parlemen Partai Buruh di Wandsworth—Rosena Allin-Khan, Fleur Anderson, dan Marsha de Cordova—menolak mendukung banding dewan untuk meminta pemerintah menghentikan pemotongan dana.
Sementara itu, ketika kenaikan pajak dewan diumumkan, juru bicara Kementerian Perumahan, Komunitas, dan Pemerintahan Daerah menyampaikan pandangan resmi. Pernyataan itu menegaskan bahwa “Local authorities decide the level of council tax they wish to set, but we are clear that in doing so they should put taxpayers first.”
Di tengah tarik-menarik posisi antara otoritas lokal dan pemerintah pusat, Badenoch menjadikan langkah hukum sebagai jalur yang, menurutnya, dapat menguji keputusan pendanaan. Dengan proses keputusan akhir yang dijadwalkan pada awal tahun depan, perdebatan mengenai keadilan pembagian dana, batas kenaikan pajak, dan dampaknya terhadap warga kemungkinan akan terus menjadi fokus.
Menurut penggambaran Badenoch, kenaikan pajak dewan di Wandsworth tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan dengan kombinasi keputusan pusat dan pola pembiayaan yang berubah. Ia menekankan bahwa dewan tidak sepenuhnya memegang kendali atas ruang fiskalnya, sehingga keluarga dihadapkan pada konsekuensi langsung dari pemotongan dana yang, menurutnya, mengubah kemampuan otoritas lokal untuk merencanakan layanan.
Di sisi waktu dan respons politik, keputusan yang memicu perdebatan diputuskan dalam rapat dewan pada hari Selasa, lalu diikuti oleh rangkaian tanggapan lintas kubu. Perlawanan terus digaungkan: wakil kepemimpinan Konservatif di Wandsworth menyatakan kenaikan tidak mudah diterima, sedangkan pihak oposisi menganggap kenaikan itu tidak adil dan tidak perlu. Sementara itu, Kementerian menyampaikan bahwa sistem pendanaan sedang “diperbaiki” agar alokasi lebih sesuai kebutuhan, disertai masa transisi yang dirancang mencegah dampak mendadak.












