Internasional

Hujan Diperkirakan Berlanjut di Inggris setelah Pekan Terbasah Sejak Awal Februari

×

Hujan Diperkirakan Berlanjut di Inggris setelah Pekan Terbasah Sejak Awal Februari

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: UK weather: Rain forecast to continue after wettest week since early February

jurnalistik.co.id – Hujan diperkirakan terus berlanjut di Inggris dalam pekan ini, menyusul periode pekan basah sejak awal Februari. Meski demikian, kondisi kekeringan masih tetap bertahan di sebagian wilayah, dan pembatasan sementara penggunaan air masih diberlakukan.

Menurut Badan Lingkungan (Environment Agency/EA), dalam beberapa hari terakhir Agustus hingga awal September terjadi curah hujan lebih tinggi dibandingkan pekan mana pun sejak awal Februari. Perubahan pola menuju kondisi yang lebih tidak menentu dan cenderung lebih basah tidak langsung menghapus status kekeringan.

EA menyebut bahwa seluruh Wales dan sebagian besar Inggris masih berada dalam kondisi kekeringan. Di saat yang sama, perusahaan-perusahaan air mengingatkan pelanggan bahwa larangan penggunaan air berbasis selang (hosepipe bans) sementara masih berlaku meski hujan turun dan permintaan menurun karena cuaca yang lebih sejuk.

“Sustained rainfall” atau hujan yang berlangsung terus menerus dinilai perlu untuk membalikkan kondisi kekeringan, karena hujan sesaat belum cukup. Ada jeda kecil berupa kembalinya panas musim panas pada akhir pekan untuk sebagian orang, namun sejak awal September—yang juga menandai masuknya musim gugur secara meteorologis—cuaca kembali lebih tidak stabil.

Berdasarkan angka EA, pada periode pekan 28 Agustus sampai 3 September, total curah hujan berada dalam rentang 26 mm di Inggris tenggara hingga 48 mm di wilayah tengah Inggris. Namun, menurut National Drought Group, stok air “continued to decline at most reservoirs”, yang menandakan penurunan masih terjadi di sebagian besar waduk.

EA menyatakan tidak ada perubahan pada status kekeringan yang mereka tetapkan maupun pada kebijakan larangan pemakaian sementara yang berlaku di sepuluh wilayah perusahaan air. EA juga mengindikasikan bahwa meski permintaan air lebih rendah karena cuaca yang lebih sejuk dan basah, “further significant rainfall is needed” agar kondisi dapat kembali normal.

Variasi curah hujan di awal September juga terlihat cukup jelas di berbagai wilayah Inggris. Untuk bagian Skotlandia, dalam tujuh hari pertama bulan tersebut tercatat sudah melihat separuh dari rata-rata curah hujan September. Di Prestwick, South Ayrshire, misalnya, tercatat 47 mm, dibandingkan rata-rata bulan penuh 79 mm—atau sekitar 59% dari rerata.

Sementara itu, Inggris bagian selatan dan Wales selatan cenderung lebih kering. Di East Sussex, Buckinghamshire, dan Isle of Wight, curah hujan tercatat kurang dari 1 mm, atau sekitar 1% dari rata-rata hujan September. Gambaran ini memperlihatkan bahwa hujan yang lebih tinggi di beberapa wilayah tidak otomatis berarti perbaikan merata di seluruh area yang terdampak kekeringan.

Untuk cuaca harian, hujan diperkirakan menyebar dan menambah intensitas secara bertahap mulai Selasa. Total hujan diperkirakan meningkat sedikit pada hari Selasa karena hujan bergerak ke arah tenggara dan menyasar sebagian besar Inggris serta Wales. Beberapa wilayah di Midlands dan Inggris timur berpeluang mendapatkan beberapa milimeter, sementara hingga sekitar 15 mm diperkirakan terjadi di wilayah-wilayah selatan Inggris.

Di Skotlandia, Irlandia Utara, dan Inggris utara, hujan deras dan gerimis diperkirakan terus bergerak masuk disertai angin kencang. Di sisi lain, di bagian barat Skotlandia diperkirakan terjadi gales, dan kondisi berangin yang lebih “membelah” udara (blustery conditions) diperkirakan terasa luas di wilayah utara sebelum berlanjut hingga bahkan area timur Inggris pada Rabu.

Suhu sepanjang pekan ini diperkirakan berada di kisaran rata-rata awal September, yakni sekitar 17 hingga 21 derajat Celsius. Pada akhir pekan atau belakangan dalam minggu ini, wilayah tenggara Inggris berpotensi menghangat lagi dengan suhu dapat naik hingga pertengahan 20-an derajat Celsius.

Untuk proyeksi jangka panjang, tidak terlihat tanda adanya hujan yang cukup signifikan di Inggris dan Wales yang diperlukan untuk meredakan kondisi kekeringan setidaknya dalam satu bulan ke depan. Dengan kata lain, sekalipun hujan datang pada beberapa hari, kebutuhan akan curah hujan yang benar-benar berkelanjutan tetap menjadi penentu apakah kondisi kekeringan dapat membaik.

EA juga menyoroti rendahnya sebagian stok air di beberapa waduk. Salah satu contohnya adalah Dove Stone di Saddleworth, Greater Manchester, yang saat ini dinilai “exceptionally low” menurut Environment Agency.