jurnalistik.co.id – London Zoo menjalani hari penimbangan tahunan sebagai bagian dari pemeriksaan rutin untuk memantau kesehatan dan kesejahteraan satwa. Kegiatan ini menuntut kerja intensif dari para penjaga untuk memastikan setiap kelompok hewan dapat diukur dengan aman.
Petugas harus “mengajak” berbagai jenis satwa—mulai dari burung, reptil, ikan, hingga mamalia—untuk naik ke timbangan. Prosesnya tidak berhenti pada hewan berukuran besar, karena pengukuran juga mencakup spesies yang lebih kecil seperti katydid, serta hewan-hewan yang memerlukan pendekatan khusus agar mau berada di area penimbangan.
Setiap hasil pengukuran kemudian dimasukkan ke Zoological Information Management System (ZIMS). Sistem ini merupakan basis data global yang dibagikan kepada para pengurus satwa dan pihak konservasi, dengan tujuan membandingkan informasi penting dari ribuan spesies yang terancam punah.
Data masuk ZIMS, bukan sekadar catatan internal
Kegiatan penimbangan tahunan di London Zoo juga menjadi cara untuk menjaga konsistensi pemantauan antarperiode. Di hari tersebut, seluruh statistik hewan—termasuk data yang dikumpulkan selama sesi pengukuran—dibagikan kepada para penjaga di seluruh dunia. Dengan begitu, keputusan perawatan bisa lebih tepat karena berlandaskan pemantauan yang berkesinambungan.
Meskipun London Zoo memiliki lebih dari 14.000 hewan, keterbatasan waktu membuat pengukuran langsung hanya menargetkan sekitar 400 individu pada hari penimbangan. Sebagian satwa telah dilatih untuk bertengger di atas timbangan, sedangkan lainnya perlu dirayu dengan strategi “makanan” yang ditempatkan secara tepat agar proses tetap lancar.
Untuk jenis invertebrata, misalnya, kebiasaan dan karakter perilaku hewan berpengaruh pada teknik penanganan. Magnolia land snail (bekicot darat magnolia) menjadi salah satu contoh yang ikut diperiksa bersama kategori lain seperti capybara dan Humboldt penguins. Pada bagian penimbangan, katydid juga disebut memiliki ciri khas berupa kamuflase hijau seperti dedaunan dan seruan kawin yang terdengar nyaring.
Penjaga: timbang berkala bantu kelola perawatan
Berita Terkait
Daniel Simmonds, manajer animal operations London Zoo, menegaskan pentingnya penimbangan rutin untuk pengelolaan kesehatan dan perawatan. Ia mengatakan, “Regular weigh-ins help zookeepers track the health of our animals, including invertebrates like the magnolia land snails, the capybaras and Humboldt penguins, and genuinely help us manage the care of these animals, who play a vital role in our global conservation efforts.”
Terjemahan gagasan utama pernyataan tersebut adalah bahwa pemeriksaan timbang secara berkala membantu para penjaga melacak kondisi kesehatan satwa, mencakup kelompok invertebrata seperti bekicot darat magnolia, juga kapibara serta penguin Humboldt. Simmonds juga menekankan bahwa data yang terhimpun membantu pengelolaan perawatan bagi hewan-hewan tersebut, yang dipandang memiliki peran penting dalam upaya konservasi global.
Dalam konteks konservasi, penguin Humboldt disebut tercatat sebagai rentan di alam liar karena ancaman seperti perubahan iklim, penangkapan ikan berlebihan, serta gangguan terhadap habitat. Penimbangan tahunan menjadi salah satu cara untuk memastikan kondisi satwa tetap terpantau, terutama pada spesies yang rentan terhadap perubahan lingkungan.
Kiwi dan Gizmo jadi sorotan di timbangan
Pada penimbangan tahun ini, dua kapibara bersaudara—Kiwi dan Gizmo—ikut menjalani pengukuran. Kiwi ditimbang dengan berat 45 kg (7st), sementara Gizmo mencatat angka 50,5 kg (8st). Hasil pengukuran ini kemudian turut masuk ke ZIMS sebagai bagian dari data yang memperkaya pemantauan individu.
Selain kapibara, penimbangan juga memuat catatan untuk hewan lain dengan rentang ukuran yang sangat berbeda. Giant Magnolia Land Snail No 2 terukur seberat 102,5 g (3,6oz), menunjukkan bahwa jadwal penimbangan tidak hanya menargetkan mamalia besar, melainkan juga organisme yang ukurannya jauh lebih kecil.
London Zoo juga menampilkan spektrum spesies yang luas dalam proses pengukuran. Ada referensi mengenai katydid, serta hewan lain yang disebut pada konteks penimbangan, seperti Magnolia land snail yang disebut terkait dengan Vietnam, dan contoh primata berupa Bolivian black-capped squirrel monkeys yang disebut asli Bolivia, Brasil, dan Peru. Keberagaman ini memperlihatkan bahwa penimbangan tahunan dirancang untuk mendukung kebutuhan pemeliharaan berbagai kelompok satwa.
Dengan pengukuran yang terjadwal dan pencatatan terstruktur ke ZIMS, hari penimbangan tahunan di London Zoo berfungsi sebagai jembatan antara pemantauan kesehatan harian dan tujuan konservasi jangka panjang. Data yang terkumpul—untuk sekitar 400 individu—dihimpun agar bisa dibandingkan, ditelusuri, dan digunakan oleh pengurus satwa serta konservasionis di berbagai belahan dunia.









