Internasional

Malam Hari, Serangan Drone di Wilayah Kyiv Tewaskan 27 Orang dan Evakuasi Ratusan

×

Malam Hari, Serangan Drone di Wilayah Kyiv Tewaskan 27 Orang dan Evakuasi Ratusan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: At least 27 dead and hundreds evacuated after strikes near Kyiv

jurnalistik.co.id – Sedikitnya 27 orang tewas dalam serangan drone semalam di wilayah Kyiv, menurut konfirmasi gubernur setempat. Selain korban jiwa, ratusan orang lainnya dievakuasi dan tim darurat masih melakukan penelusuran dampak di sejumlah lokasi.

Tymur Tkachenko menyatakan bahwa serangan tersebut menargetkan wilayah di sekitar ibu kota Ukraina. Dalam laporan yang sama, ia menyebut terdapat 42 orang mengalami cedera, termasuk empat anak. Sebanyak 381 orang juga dilaporkan dievakuasi menyusul serangan itu.

Hingga awal hari Sabtu, operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung. Layanan darurat memeriksa bangunan-bangunan yang terdampak untuk menilai kerusakan serta mencari kemungkinan korban yang membutuhkan bantuan.

Tkachenko kemudian menambahkan bahwa ada serangan terpisah di distrik Boryspil yang menewaskan seorang gadis berusia 14 tahun. Ia mengomentari kejadian tersebut dengan mengatakan, “Ini adalah korban lain dari teror Rusia.”

Presiden Volodymyr Zelensky menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban. Dalam laporannya, ia menyebut lebih dari 300 petugas tanggap darurat dikerahkan ke area yang terdampak serangan.

Zelensky juga melaporkan adanya serangan lanjutan semalam di beberapa wilayah lain, yakni Odesa, Dnipropetrovsk, Sumy, dan Zaporizhzhia. Ia menyampaikan bahwa Ukraina tidak bisa menghadapi situasi tersebut sendirian, serta mengucapkan terima kasih atas bantuan tambahan dan paket dukungan yang diberikan berbagai pihak.

Dalam pernyataan terkait, Zelensky menyinggung upaya dukungan serta langkah-langkah sanksi terhadap Rusia. Ia menulis di Telegram bahwa “Ukraina tidak bisa sendirian menemukan solusi untuk melindungi diri dari serangan seperti ini,” sambil menyebut bantuan yang datang sebagai bagian dari respons yang lebih luas.

Sementara itu, militer Ukraina menyatakan pihaknya menembak jatuh 233 pesawat nirawak (UAV) milik Rusia selama malam hingga menjelang Sabtu. Pernyataan ini disampaikan bersamaan dengan informasi bahwa serangan terjadi di beberapa wilayah.

Dalam beberapa bulan terakhir, Rusia dan Ukraina dilaporkan semakin intensif melakukan serangan. Dalam konteks tersebut, Kyiv juga disebut memusatkan operasi pada target-target ekonomi di Rusia.

Untuk gambaran pada 24 jam terakhir, Rusia melaporkan adanya serangan di wilayah Belgorod dan Rostov. Yuri Slusar, gubernur Rostov, mengatakan tujuh orang mengalami cedera akibat serangan tersebut.

Dalam insiden semalam di Kyiv, selain puluhan korban jiwa, dampaknya juga melibatkan proses evakuasi besar-besaran dan penanganan medis. Gubernur setempat menyebut jumlah korban meninggal mencapai 27 orang, sementara 42 orang dilaporkan mengalami cedera, termasuk empat anak. Setelah serangan, ratusan warga juga dipindahkan dari area terdampak, dengan angka evakuasi yang disebut mencapai 381 orang. Penelusuran lanjutan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada pihak yang terlewat atau membutuhkan bantuan segera di lokasi kejadian.

Upaya pencarian dan penyelamatan berlangsung hingga awal hari Sabtu. Tim darurat fokus memeriksa bangunan-bangunan yang mengalami dampak guna menilai tingkat kerusakan, sekaligus mencari kemungkinan korban yang masih berada di sekitar area terdampak. Dalam perkembangan lain, muncul pula serangan terpisah di distrik Boryspil yang menewaskan seorang gadis berusia 14 tahun. Pejabat setempat kemudian mengaitkan peristiwa itu dengan dampak teror, dan penegasan ini disampaikan sebagai bagian dari respons terhadap rangkaian serangan yang terjadi.

Di tingkat kepemimpinan, Presiden Volodymyr Zelensky menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban dan menyebut lebih dari 300 petugas tanggap darurat dikerahkan untuk menangani situasi di wilayah yang terkena serangan. Zelensky juga melaporkan adanya serangan lanjutan pada malam yang sama di beberapa wilayah lain, yaitu Odesa, Dnipropetrovsk, Sumy, dan Zaporizhzhia. Dalam pesannya, ia menekankan bahwa Ukraina membutuhkan dukungan tambahan serta paket bantuan dari berbagai pihak, sekaligus menyinggung upaya dukungan dan langkah-langkah sanksi yang diarahkan kepada Rusia sebagai bagian dari respons yang lebih luas.

Militer Ukraina menyatakan pihaknya menembak jatuh 233 pesawat nirawak (UAV) milik Rusia selama malam hingga menjelang Sabtu. Pernyataan tersebut muncul bersamaan dengan informasi bahwa serangan terjadi di beberapa wilayah. Dalam gambaran situasi belakangan, serangan antara Rusia dan Ukraina disebut semakin intensif dalam beberapa bulan terakhir, termasuk ketika Kyiv juga dikaitkan dengan pemusatan operasi pada target-target ekonomi di Rusia. Sementara itu, dari pihak Rusia juga dilaporkan adanya serangan di Belgorod dan Rostov, dan gubernur Rostov menyebut tujuh orang mengalami cedera akibat serangan tersebut.