jurnalistik.co.id – Seorang pendaki asal Inggris berusia 28 tahun meninggal dunia setelah mengalami jatuh dari ketinggian sekitar 60 meter di lereng pegunungan Spanyol. Kabar ini disampaikan otoritas Penjaga Sipil Spanyol, yang menangani insiden tersebut pada Kamis.
Insiden terjadi ketika pria tersebut sedang menuruni area setelah berangkat dari puncak Torrecerredo di kawasan Pegunungan Cantabrian. Menurut Penjaga Sipil, korban jatuh ke sebuah jurang vertikal saat berada di jalur turun.
Peristiwa dilaporkan sekitar pukul 13:45 waktu setempat (11:45 GMT), setelah layanan darurat menerima panggilan. Tim penanganan pun dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian dan proses evakuasi di medan yang sulit dijangkau.
Penjaga Sipil menyatakan dua spesialis penyelamatan gunung diturunkan menggunakan winch ke titik kejadian, yang berada di sisi timur gunung. Dari proses tersebut, petugas kemudian menemukan tubuh korban serta barang-barangnya.
Kecelakaan terjadi ketika korban diperkirakan masih sekitar 20 meter dari puncak. Setelah itu, tubuh korban dibawa ke Institute of Legal Medicine, yang menyediakan layanan patologi forensik, di Asturias.
Dalam keterangannya, kantor Kementerian Luar Negeri Inggris menyebut sedang berhubungan dengan pihak berwenang setempat menyusul laporan kematian warga negara Inggris di Spanyol. Hingga laporan ini dipublikasikan, identitas korban tidak disebutkan.
Pihak berwenang Spanyol menyebut korban sebagai seorang pria berkebangsaan Inggris, namun detail nama dan informasi pribadi lainnya tidak diumumkan. Torrecerredo, dengan ketinggian sekitar 2.650 meter, berada di wilayah Picos de Europa yang dikenal sebagai tujuan pendakian dan aktivitas berjalan kaki.
Berita Terkait
Selain insiden tersebut, Sepe Asturias—instansi yang bertanggung jawab atas layanan kedaruratan di kawasan itu—juga melaporkan penanganan kasus lain pada Kamis sore. Mereka turut mengirimkan pertolongan medis ke rumah sakit untuk seorang perempuan Prancis berusia 54 tahun yang mengalami cedera pada bagian kaki di rentang pegunungan tersebut.
Dengan demikian, otoritas masih memusatkan perhatian pada rangkaian proses investigasi dan penanganan lanjutan setelah jatuhnya pendaki di Torrecerredo. Informasi mengenai identitas korban dan rincian teknis penyebab insiden akan mengikuti perkembangan dari pihak berwenang setempat.
Kejadian ini berawal saat pendaki tersebut melanjutkan perjalanan di jalur turunan setelah singgah di puncak Torrecerredo. Lokasinya berada di wilayah Picos de Europa, kawasan Pegunungan Cantabrian, yang memang menjadi magnet bagi aktivitas pendakian dan perjalanan kaki dengan rute-rute menantang.
Setelah laporan diterima, layanan darurat langsung menindaklanjuti dengan mengerahkan personel ke area kejadian. Pihak Penjaga Sipil menyebutkan waktu insiden sekitar 13:45 waktu setempat atau 11:45 GMT, lalu proses pencarian dan upaya pengevakuasian dijalankan dari lokasi yang medan aksesnya tidak mudah.
Untuk menjangkau korban, dua spesialis penyelamatan gunung diterjunkan dengan mekanisme winch menuju titik jatuh di sisi timur gunung. Dari rangkaian penanganan di lapangan itu, petugas kemudian menemukan tubuh korban beserta barang-barang yang dibawanya selama perjalanan.
Menurut keterangan yang disampaikan, jatuhnya pendaki diperkirakan terjadi saat korban masih berada kira-kira 20 meter dari puncak. Setelah ditemukan, jenazah dibawa ke Institute of Legal Medicine di Asturias untuk penanganan patologi forensik, sementara investigasi lanjutan dilakukan melalui mekanisme pihak berwenang setempat.
Kementerian Luar Negeri Inggris juga menyatakan mereka berkoordinasi dengan otoritas lokal setelah menerima laporan adanya kematian warga negara Inggris di Spanyol. Di sisi lain, Sepe Asturias—instansi layanan darurat di wilayah tersebut—pada Kamis sore turut menangani peristiwa lain, yakni pertolongan medis untuk seorang perempuan Prancis berusia 54 tahun yang mengalami cedera pada kaki di rentang pegunungan yang sama.











