Otomotif

Jetour Hadirkan SUV Hybrid Berteknologi i-DM di GIIAS 2026

×

Jetour Hadirkan SUV Hybrid Berteknologi i-DM di GIIAS 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Jetour Siapkan SUV Hybrid Baru Meluncur di GIIAS 2026

jurnalistik.co.id – PT Jetour Sales Indonesia memastikan akan menghadirkan model baru di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Kehadiran tersebut membawa teknologi i-DM (Intelligent Dual Mode) untuk memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi di pasar Indonesia.

Jetour menempatkan model hybrid berteknologi i-DM sebagai bagian dari rencana pengembangan lini produk mereka di Tanah Air. Dengan begitu, perusahaan menargetkan makin banyak konsumen yang ingin merasakan elektrifikasi tanpa kehilangan fleksibilitas penggunaan harian.

Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, menyebut peluncuran model i-DM terbaru menjadi salah satu agenda utama Jetour di GIIAS tahun ini. Ia menambahkan, langkah tersebut juga terkait komitmen menghadirkan inovasi teknologi yang relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat.

“Kami juga akan memperkenalkan model i-DM terbaru sebagai bagian dari komitmen Jetour dalam menghadirkan inovasi teknologi yang menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia,” kata Ranggy, dalam keterangan resmi, Selasa (14/7/2026).

Jetour menyatakan model baru tersebut belum akan diungkap secara rinci, namun mereka memastikan teknologi i-DM akan menjadi fondasi utama kendaraan. Sistem ini diposisikan sebagai teknologi cerdas yang menggabungkan motor listrik dan mesin bensin.

Menurut keterangan Jetour, kombinasi tersebut dirancang agar kendaraan dapat memberikan keseimbangan antara performa, efisiensi bahan bakar, serta kenyamanan berkendara. Pendekatan dual-mode tersebut sekaligus menjadi nilai jual yang ingin ditawarkan kepada konsumen.

Dalam konteks pasar Indonesia, Jetour ingin menjangkau pengguna yang mulai beralih ke kendaraan elektrifikasi. Pilihan tersebut dinilai tetap memungkinkan rutinitas harian berlangsung dengan cara yang lebih fleksibel.

Rangkaian produk Jetour di Indonesia juga menjadi dasar strategi peluncuran ini. Perusahaan sebelumnya memperkenalkan SUV Jetour T1 pada Juni 2026, lalu kini meneruskan langkahnya dengan menghadirkan model hybrid berteknologi i-DM.

Meski belum menyebut nama varian secara terbuka, sinyal terkait model yang dimaksud mulai mengarah ke T2 i-DM. Ini karena Jetour pernah menyampaikan bahwa kendaraan tersebut dijadwalkan meluncur pada semester kedua 2026.

Jika benar T2 i-DM yang akan dipromosikan, maka Jetour berupaya memperkuat posisinya di segmen SUV elektrifikasi. Segmen tersebut saat ini tumbuh seiring hadirnya berbagai merek asal China maupun Jepang.

Dari sisi spesifikasi global, T2 i-DM disebut memadukan mesin 1.5L turbo dengan motor listrik ganda. Konfigurasi tersebut diklaim menghasilkan tenaga gabungan sebesar 375 Tk.

Selain tenaga, torsi juga menjadi bagian dari klaim performa yang dipaparkan Jetour. Untuk T2 i-DM, torsi gabungan disebut mencapai 610 Nm.

Jetour menempatkan sistem PHEV sebagai penguat kemampuan kendaraan dalam pemakaian jarak jauh. Dengan teknologi tersebut, SUV diklaim mampu menembus jarak tempuh total hingga lebih dari 1.000 km.

Perluasan portofolio PHEV menjadi penekanan lain yang ingin ditunjukkan Jetour. Kehadiran model i-DM dinilai memperlihatkan target perusahaan untuk merapikan pilihan kendaraan elektrifikasi dalam waktu yang relatif singkat.

Pada praktiknya, pendekatan Intelligent Dual Mode membuat kendaraan memiliki dua sumber tenaga yang bekerja secara cerdas. Motor listrik dan mesin bensin dapat dipadukan untuk mendukung kebutuhan berkendara yang berbeda-beda.

Dengan karakter tersebut, Jetour tampaknya ingin menawarkan transisi menuju elektrifikasi yang lebih bertahap. Konsumen tetap mendapat pengalaman berkendara yang ditujukan sejalan dengan aspek performa, efisiensi, dan kenyamanan.

GIIAS 2026 sendiri akan menjadi momentum untuk melihat bagaimana Jetour memperkenalkan teknologi i-DM kepada publik. Selain menjadi ajang perkenalan, acara itu juga berfungsi sebagai panggung bagi Jetour untuk menunjukkan arah pengembangan produknya di Indonesia.

Melalui i-DM dan potensi varian T2 i-DM, Jetour membawa tawaran yang menggabungkan tenaga dari mesin bensin dan motor listrik. Klaim tenaga gabungan 375 Tk, torsi 610 Nm, serta jarak tempuh total lebih dari 1.000 km menjadi indikator yang disorot dalam spesifikasi global.

Sementara itu, untuk detail final yang lebih lengkap termasuk spesifikasi spesifik pasar dan format peluncurannya, informasi resmi akan mengikuti gelaran GIIAS 2026. Publik pun menunggu, apakah T2 i-DM menjadi model yang dimaksud sebagai penerus strategi elektrifikasi Jetour setelah Jetour T1 diluncurkan pada Juni 2026.