Otomotif

VinFast Minio Green Masih Dikaji, Berpotensi Debut di GIIAS 2026

×

VinFast Minio Green Masih Dikaji, Berpotensi Debut di GIIAS 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: VinFast Studi Mobil Listrik Minio Green, Mau Meluncur di GIIAS 2026?

jurnalistik.co.id – VinFast menyatakan city car listriknya, Minio Green, masih berada pada tahap kajian untuk pasar Indonesia. Meski begitu, peluang kehadirannya sebagai debut baru di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 terus menjadi sorotan.

Head of Training Department VinFast Indonesia, Rinaldi Ramdani, mengatakan perusahaan masih memeriksa kesesuaiannya dengan karakter pasar nasional. Ia menyebut evaluasi dilakukan setelah unit tersebut lebih dulu dibawa ke Indonesia untuk mengukur respons masyarakat.

Rinaldi menegaskan bahwa kajian Minio Green bukan sekadar wacana, melainkan bagian dari proses analisis yang sedang berjalan. Pernyataan itu ia sampaikan di Jakarta pada Rabu (1/7/2026).

Riset Minio Green untuk kecocokan pasar

Dalam keterangannya, Rinaldi mengatakan bahwa perusahaan masih menilai kecocokan produk tersebut bagi konsumen Indonesia.

“Minio kami masih kaji ya untuk market Indonesia. Karena kemarin kan memang kami bawa ke sini juga untuk coba melihat respon pasar ya. Jadi tentunya kami masih melakukan analisis apakah cocok untuk market Indonesia,” kata Rinaldi di Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Rinaldi juga menyatakan bahwa pihaknya sudah memiliki hasil studi terkait produk tersebut. Namun, informasi itu belum bisa diungkapkan kepada publik saat ini.

“GIIAS nanti kita tunggu lah ya. Akan ada kejutan nanti di GIIAS. Sudah (ada analisisnya) tapi nanti kami belum bisa kasih infonya,” ujarnya.

Dengan langkah uji respons yang telah dilakukan sebelum masuk ke tahap keputusan produk, Minio Green kemudian memicu spekulasi. Model ini dipandang berpotensi menjadi salah satu kendaraan baru yang diperkenalkan VinFast di GIIAS 2026, meskipun perusahaan belum memberikan kepastian.

VinFast sendiri pernah menampilkan Minio Green di GJAW 2025 sebagai bagian dari upaya mengukur minat pasar sebelum dipasarkan resmi di Indonesia. Penelusuran respons inilah yang kini menjadi dasar proses kajian untuk menentukan strategi ke depan.

Dimensi kompak untuk kebutuhan mobilitas perkotaan

Jika nantinya dipasarkan di Tanah Air, Minio Green akan mengisi segmen mobil listrik perkotaan dengan ukuran yang sangat kompak. Ukuran tersebut disebut memudahkan pergerakan di jalan sempit maupun saat parkir di area terbatas.

Secara spesifikasi, Minio Green memiliki panjang 3.090 mm, lebar 1.496 mm, tinggi 1.659 mm, serta wheelbase 2.065 mm. Proporsi yang ringkas membuat karakter kendaraan lebih cocok untuk mobilitas harian di lingkungan perkotaan.

Dari sisi performa, mobil ini menggunakan motor listrik tunggal dengan tenaga 20 kW atau sekitar 26,8 dk. Torsi maksimum yang tersedia mencapai 65 Nm, sedangkan kecepatan tertingginya diklaim mencapai 80 kpj.

Tenaga, baterai, dan klaim pengisian daya

Minio Green yang dipamerkan di Indonesia mengandalkan baterai berkapasitas 14,7 kWh. Dengan baterai tersebut, jarak tempuh yang diklaim mencapai hingga 170 kilometer berdasarkan standar NEDC.

Selain versi 14,7 kWh, tersedia pula opsi baterai 18,5 kWh yang diklaim mampu menempuh hingga 210 kilometer. Namun, belum dipastikan apakah varian berkapasitas lebih besar itu akan dipasarkan di Indonesia.

Untuk dukungan pengisian daya, mobil ini sudah dilengkapi fitur DC fast charging. VinFast mengklaim pengisian baterai dari 10 persen hingga 70 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Dengan kombinasi dimensi yang kompak, tenaga motor yang disebutkan, serta dukungan pengisian cepat, Minio Green berpotensi memenuhi kebutuhan pengguna yang mencari kendaraan listrik untuk aktivitas sehari-hari. Meski demikian, keputusan final mengenai rilis di Indonesia masih menunggu hasil kajian yang sedang dilakukan perusahaan.

Komitmen untuk menunggu hingga GIIAS 2026 menjadi sinyal bahwa VinFast ingin memastikan kesesuaian produk dengan kondisi pasar sebelum bergerak lebih jauh. Publik pun diarahkan menantikan informasi lanjutan yang disebut akan hadir sebagai “kejutan” pada gelaran tersebut.