Peristiwa

JPO Tendean Rampung Dibongkar, Jalan Kapten Tendean Kembali Dibuka Malam Ini

×

JPO Tendean Rampung Dibongkar, Jalan Kapten Tendean Kembali Dibuka Malam Ini

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Pembongkaran JPO Selesai, Jalan Kapten Tendean Kembali Dibuka

jurnalistik.co.id – Akses Jalan Kapten Tendean arah Blok M kembali dibuka untuk kendaraan setelah pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean yang rusak akibat ditabrak truk pengangkut alat berat pada Selasa malam, 14 Juli 2026.

Pembongkaran dilakukan bertahap, dimulai sejak sore hingga malam hari. Setelah pekerjaan selesai, jalur lalu lintas yang sempat ditutup akhirnya kembali dapat dilewati sekitar pukul 21.45 WIB.

Proses evakuasi difokuskan pada bagian utama JPO yang mengalami kerusakan cukup parah. Petugas melakukan pengangkatan badan konstruksi sesuai prioritas agar area yang terdampak dapat segera dibersihkan dan dinyatakan aman untuk pengguna jalan.

Setelah struktur utama berhasil dievakuasi, petugas melanjutkan pekerjaan dengan membongkar bagian tangga penghubung JPO. Tangga tersebut sebelumnya terlepas akibat benturan keras, sehingga perlu diurai dan ditangani agar tidak menimbulkan risiko lanjutan bagi pengendara maupun pejalan kaki.

Langkah pengamanan hingga semua bagian berbahaya beres

Pembongkaran yang berlanjut ke komponen tangga dilakukan untuk memastikan tidak ada material yang tersisa dan berpotensi membahayakan aktivitas lalu lintas. Dengan penanganan bertahap itu, gangguan di koridor Jalan Kapten Tendean dapat dikendalikan sampai seluruh bagian yang terdampak selesai ditangani.

Begitu rangkaian pembongkaran selesai, akses menuju kawasan Blok M kembali digunakan oleh masyarakat. Penutupan jalan yang sebelumnya mengganggu arus kendaraan berangsur pulih seiring jalur dibuka kembali.

Keterangan polisi: tidak ada korban jiwa, penyebab masih ditelusuri

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Menurut keterangannya, pihak kepolisian juga sudah meminta keterangan terhadap pengemudi truk.

AKBP Ojo Ruslani menyatakan, “Pengemudi truk atas nama Jony Anri Siahaan dan sudah dimintai keterangan. Untuk dugaan sementara penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan,” kata Ojo, dalam keterangannya pada Selasa, 14 Juli 2026.

Dalam rangka penyidikan, polisi telah mengamankan satu unit truk Mitsubishi Taploader bernomor polisi B-9077-UFU sebagai barang bukti. Penyidik kemudian melakukan pendalaman untuk memastikan faktor yang menjadi penyebab pasti kecelakaan yang mengakibatkan JPO di Jalan Kapten Tendean mengalami kerusakan.

Dengan berakhirnya pembongkaran dan dibukanya kembali jalur lalu lintas, arus kendaraan menuju Blok M diharapkan kembali berjalan lebih normal. Sementara itu, proses investigasi tetap berlangsung untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kejadian dan penyebabnya.

Selama pekerjaan berlangsung, petugas melakukan pengendalian area agar ruang sekitar JPO tidak dimanfaatkan dulu sebelum bagian yang rusak ditangani secara lengkap. Fokusnya adalah menekan potensi material jatuh maupun pergeseran komponen yang dapat mengganggu arus kendaraan di koridor tersebut.

Penanganan dilakukan dengan pola pekerjaan bertahap, mulai dari bagian yang terdampak paling besar, lalu berlanjut ke elemen pendukung yang ikut mengalami lepas akibat benturan. Setelah setiap tahap selesai, pekerjaan diarahkan pada pembersihan lokasi dan pengecekan ulang kondisi area sebelum kendaraan kembali melintas.

Untuk bagian tangga penghubung, petugas mengurai konstruksi secara lebih hati-hati karena komponen tersebut sebelumnya terlepas. Urai dan penanganan yang dilakukan bertujuan memastikan tidak ada bagian yang tertinggal, sekaligus mengurangi risiko lanjutan bagi pengguna jalan maupun pejalan kaki di sekitar titik kejadian.

Di sisi proses penanganan kepolisian, pemeriksaan juga diarahkan untuk melengkapi kronologi peristiwa sejak truk melintas hingga benturan yang menyebabkan kerusakan JPO. Polisi telah mengamankan truk Mitsubishi Taploader bernomor polisi B-9077-UFU sebagai barang bukti agar pendalaman dapat dilakukan secara lebih terukur.

Setelah jalur dibuka kembali dan gangguan lalu lintas berangsur mereda, pihak kepolisian menegaskan bahwa hasil penyelidikan akan menjadi dasar untuk menetapkan gambaran penyebab yang lebih pasti. Sementara itu, upaya penertiban terhadap lokasi terdampak tetap dilakukan sampai seluruh penanganan dinyatakan tuntas.