jurnalistik.co.id – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memberikan sinyal bahwa kemunculan SUV listrik premium Hyundai Ioniq 9 di pasar domestik semakin dekat. Indikasi itu mengemuka setelah Hyundai menyiapkan special display EV Prototype 7-seater pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Pada kesempatan yang sama, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto, menyampaikan bahwa GIIAS tahun ini akan menjadi etalase untuk beragam opsi kendaraan. Pernyataan tersebut menegaskan pendekatan yang ingin ditawarkan Hyundai kepada konsumen Indonesia.
“Strategi kami di GIIAS adalah menghadirkan pilihan powertrain yang seimbang untuk pasar Indonesia, mulai dari ICE, HEV, hingga EV secara bersamaan, sehingga konsumen dapat memilih kendaraan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka,” ucap Fransiscus, saat ditemui di Jakarta Selatan.
Special display dan sinyal produksi lokal
Penguatan sinyal hadirnya Ioniq 9 juga datang dari pengumuman Hyundai mengenai kejutan pada 29–30 Juli 2026. Hyundai menyebut akan menghadirkan special display EV Prototype 7-seater yang diproduksi di Indonesia, meski nama modelnya belum disebut secara spesifik.
Meski belum mengonfirmasi identitasnya, sejumlah petunjuk yang melekat pada EV Prototype 7-seater tersebut mengarah pada Ioniq 9. Hal itu berkaitan dengan karakter Ioniq 9 sebagai SUV listrik tiga baris yang juga menjadi andalan Hyundai untuk pasar global.
Dalam konteks itu, special display yang diproyeksikan melibatkan tujuh penumpang dipandang sebagai tahapan penting menuju rencana yang lebih besar di Indonesia. Kepastian baru akan terlihat ketika Hyundai akhirnya menyebut nama model secara resmi.
Jejak global Ioniq 9
Ioniq 9 pertama kali diperkenalkan secara global pada November 2024. Setelah itu, model ini baru dipasarkan di Korea Selatan pada Februari 2025.
Di jajaran Hyundai saat ini, Ioniq 9 ditempatkan sebagai SUV listrik terbesar yang dimiliki merek tersebut. Hyundai menyebut dimensinya mencapai panjang sekitar 5.060 mm dengan lebar 1.980 mm, yang memberi ruang kabin lebih lega untuk konfigurasi tiga baris tempat duduk.
Berita Terkait
Dengan ukuran tersebut, Ioniq 9 diarahkan sebagai kendaraan keluarga premium yang mengutamakan kenyamanan penumpang. Tata ruang kabin tiga baris menjadi salah satu fondasi dari posisioning tersebut.
Spesifikasi listrik dan klaim jarak tempuh
Untuk menopang performa dan efisiensi, Ioniq 9 dibangun menggunakan platform Electric Global Modular Platform (E-GMP). Platform ini juga dipakai pada Ioniq 5 dan Ioniq 6.
Hyundai menyatakan platform E-GMP memungkinkan lantai kabin dibuat rata, sehingga ruang kaki penumpang dapat terasa lebih lega. Dari sisi tenaga, Ioniq 9 menggunakan baterai lithium-ion NCM berkapasitas 110,3 kWh.
Dalam pengujian WLTP, SUV listrik ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 620 kilometer dalam sekali pengisian daya. Pada pasar global, Ioniq 9 tersedia dalam pilihan penggerak roda belakang (RWD) maupun penggerak semua roda (AWD).
Untuk varian performa, tenaga gabungannya disebut mencapai lebih dari 430 tk. Akselerasi 0–100 kilometer per jam juga diklaim sekitar lima detik.
Fitur kenyamanan dan bantuan berkendara
Hyundai juga menempatkan Ioniq 9 tidak hanya pada aspek performa, melainkan pada pengalaman berkendara yang lebih nyaman. Di kabin, SUV listrik ini memiliki kursi relaksasi dengan fitur pijat.
Pengalaman premium tersebut dilengkapi panoramic sunroof, panel instrumen digital yang terintegrasi dengan layar infotainment, serta paket fitur bantuan berkendara canggih (ADAS). Kombinasi fitur tersebut memperkuat karakter Ioniq 9 sebagai model flagship di level global.
Hingga kini, Hyundai belum mengonfirmasi bahwa special display EV Prototype 7-seater di GIIAS 2026 merupakan Ioniq 9. Namun, dengan statusnya sebagai model flagship Hyundai di pasar global dan karakter sebagai SUV listrik tujuh penumpang, kehadiran Ioniq 9 di Indonesia dinilai tinggal menunggu waktu.
Dengan tahapan pengumuman yang telah bergulir, fokus berikutnya berada pada bagaimana Hyundai menegaskan identitas model, termasuk detail penyajiannya di ajang otomotif nasional. Apabila strategi pameran dan pengembangan yang disebutkan HMID benar-benar diwujudkan, pasar domestik berpotensi segera mengenal SUV listrik keluarga premium generasi terbaru Hyundai.












