Otomotif

Joan Mir Jelaskan Keputusan Pindah dari Honda ke Tim Satelit Ducati

×

Joan Mir Jelaskan Keputusan Pindah dari Honda ke Tim Satelit Ducati

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Joan Mir Ungkap Alasan Tinggalkan Honda ke Tim Satelit Ducati

jurnalistik.co.id – Joan Mir akhirnya membuka alasan balik keputusannya meninggalkan Honda setelah akhir musim 2026. Mulai MotoGP 2027, pembalap asal Spanyol itu akan bergabung dengan Gresini Racing Ducati dan mengakhiri kerja sama yang ia jalani hampir empat musim bersama tim pabrikan Honda.

Keputusan tersebut, menurut Mir, tidak datang dalam kondisi yang mudah. Ia menyebut perpindahan dari lingkungan tim pabrikan berarti ada banyak keuntungan yang harus dilepas, sekaligus harus siap dengan konsekuensi ketika target performa tidak tercapai.

“Ketika Anda pindah ke tim satelit, Anda harus mengorbankan banyak hal, seperti yang bisa dibayangkan. Namun, itu juga merupakan langkah yang memang ingin saya ambil,” kata Mir dikutip dari Crash, Sabtu (18/7/2026).

Mir juga memandang perpindahan ini sebagai keputusan berisiko. Ia menyebut status pembalap satelit membuat sorotan akan semakin besar apabila performa tidak mampu konsisten bersaing di bagian depan.

“Ini adalah langkah yang berisiko karena dengan paket motor yang kompetitif, Anda akan menjadi sorotan jika tidak mampu tampil baik. Tetapi, itu adalah risiko yang memang ingin saya ambil,” ujarnya.

Dalam perjalanan kariernya di MotoGP kelas utama, Mir menghabiskan delapan musim bersama tim pabrikan, yaitu Suzuki dan Honda. Namun, ketika waktunya bersama Honda berjalan, hasil yang ia catat tidak sesuai harapan, terutama dalam periode yang ia jalani hingga akhirnya memutuskan hengkang.

Selama empat musim bersama Honda, ia hanya meraih dua podium. Catatan itu menjadi salah satu faktor yang mendorong Mir mencari peluang baru agar ia bisa kembali menjadi pembalap yang mampu tampil kompetitif di papan depan.

Mulai MotoGP 2027, perubahan aturan juga ikut membentuk konteks kepindahan Mir. Ia disebut akan mengikuti jejak rekan setimnya di HRC, Marc Marquez, yang lebih dulu memilih bergabung bersama Gresini Ducati pada era regulasi baru.

Era regulasi baru MotoGP 2027 menggunakan mesin 850 cc dan ban Pirelli. Dengan latar perubahan teknis tersebut, Mir menilai ini merupakan saat yang tepat untuk memperbarui arah kariernya sekaligus mengembalikan daya saingnya di lintasan.

Mir menegaskan ia tidak ingin menyia-nyiakan sisa waktu balapnya di MotoGP. Ia menyampaikan bahwa usia yang akan menginjak 29 tahun membuatnya merasa keputusan ini harus diambil sekarang, bukan menunggu sampai peluang mengecil.

Ia juga menyebut telah menandatangani kontrak untuk dua tahun ke depan. “Saya tidak tahu berapa tahun lagi saya akan berada di MotoGP. Faktanya, tahun ini saya akan berusia 29 tahun dan sekarang saya sudah menandatangani kontrak untuk dua tahun lagi,” katanya.

Menurut Mir, langkahnya bukan sekadar pindah tim, melainkan dorongan untuk kembali berada di level kompetitif yang ia anggap pantas. “Sekarang saatnya kembali menjadi kompetitif. Sudah waktunya. Karier kami tidak berlangsung lama. Saya sangat senang. Dari sisi olahraga, ini adalah kesempatan terbaik yang bisa saya dapatkan,” kata Mir.

Dalam rencana yang ia sampaikan, Mir akan menunggangi Ducati spesifikasi pabrikan di Gresini. Dengan paket seperti itu, ia menyatakan motivasi untuk meraih hasil terbaik belum berkurang sama sekali.

Ia mengaitkan keyakinannya dengan kebiasaan mempertahankan semangat meski menghadapi situasi sulit. Mir menceritakan keberanian untuk terus memacu motor hingga berkali-kali mengalami kecelakaan, lalu bangkit lagi dan mencoba kembali.

“Kalau saya terus memacu motor, hampir setiap pekan mengalami kecelakaan, bangkit lagi, mencoba lagi, dan tidak pernah menyerah, itu karena saya masih sangat lapar dan benar-benar menginginkannya,” ujar Mir.

Baginya, dorongan itu bukan sekadar target angka atau hasil sesaat. “Ini tentang apa yang saya rasakan. Saya ingin kembali ke tempat yang menurut saya memang layak untuk saya,” katanya.

Dengan gambaran tersebut, perpindahan Joan Mir dari Honda menuju Gresini Racing Ducati menggambarkan upaya membalik arah karier agar kembali bersaing di barisan depan. Ia menyadari keputusan ke tim satelit membawa risiko dan tuntutan lebih tinggi, tetapi pilihan itu selaras dengan ambisinya untuk mengejar performa terbaik pada MotoGP 2027.