Olahraga

Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026: Deschamps Bidik Perpisahan Manis vs Inggris

×

Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026: Deschamps Bidik Perpisahan Manis vs Inggris

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Perancis Vs Inggris: Deschamps Bidik Perpisahan Indah Bersama Les Bleus

jurnalistik.co.id – Didier Deschamps akan mengakhiri tugasnya sebagai pelatih tim nasional dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 melawan Inggris. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2026 pukul 04.00 WIB di Miami Stadium.

Meski hanya memperebutkan posisi ketiga, laga tersebut dipandang memiliki bobot emosional tersendiri bagi Les Bleus. Bagi Deschamps, pertandingan ini menjadi penanda akhir perjalanan kariernya di kursi pelatih tim nasional Prancis.

Prancis sendiri datang ke turnamen dengan status salah satu unggulan juara. Setelah menjuarai Piala Dunia 2018 dan menjadi finalis pada edisi 2022, mereka menargetkan final ketiga secara beruntun.

Harapan itu tidak berjalan sesuai rencana ketika langkah Prancis terhenti di semifinal. Tim asuhan Deschamps harus menerima kekalahan dari Spanyol, sehingga ambisi untuk melaju lebih jauh tidak terwujud.

Kekalahan tersebut turut memperpanjang rangkaian catatan kurang memuaskan Prancis saat berhadapan dengan Spanyol di fase gugur turnamen besar. Sebelumnya, mereka juga tersingkir dari tangan La Roja pada Euro 2024 serta di UEFA Nations League.

Adapun laga melawan Inggris sekaligus menjadi penanda akhir perjalanan Deschamps di kursi pelatih. Pelatih berusia 57 tahun itu telah menyatakan sejak tahun lalu bahwa ia akan meninggalkan jabatannya setelah kontraknya berakhir usai Piala Dunia 2026.

Dalam konferensi pers di Miami, Deschamps menegaskan bahwa laga perebutan tempat ketiga tetap menuntut keseriusan. Ia menyampaikan penekanan soal tanggung jawab tim terhadap pertandingan yang akan dimainkan.

“Saya memiliki kewajiban untuk pertandingan ini,” kata Deschamps dalam konferensi pers di Miami. “Ini bukan pertandingan persahabatan. Ini adalah pertandingan perebutan tempat ketiga. Para pemain, staf, dan saya memiliki kewajiban untuk mencapai tujuan terakhir ini.”

Ia kemudian menambahkan penilaian bahwa pertandingan ini memiliki konteks yang berbeda dari final. “Ini kurang penting daripada final. Inggris tidak ingin memainkan pertandingan ini, dan kami juga tidak. Tapi di sinilah kita berada.”

Tanggung Jawab di Laga Penentuan

Menurut Deschamps, kekecewaan akibat kegagalan mencapai final masih dirasakan para pemain. Namun, ia meminta seluruh elemen tim untuk mengarahkan fokus pada tujuan yang masih bisa diraih.

Ia menekankan agar tim tidak berhenti pada rasa frustrasi, melainkan bergerak menyelesaikan turnamen dengan hasil terbaik yang memungkinkan. Fokus tersebut diarahkan pada posisi ketiga dan upaya mewujudkan target medali perunggu.

“Kita harus memfokuskan pandangan kita pada tujuan untuk berada di posisi ketiga dan mewujudkan tujuan terakhir ini. Kita memiliki kewajiban ini saat mengenakan jersey ini.”

Dengan pernyataan itu, Deschamps ingin menegaskan bahwa hasil akhir tetap penting meski tidak lagi mempertaruhkan gelar juara. Bagi Prancis, pertandingan melawan Inggris menjadi kesempatan terakhir untuk mengubah jalannya turnamen menjadi penutup yang layak.

Bagian turnamen yang berakhir lebih awal di semifinal juga membuat laga ini tidak sekadar soal gengsi. Setelah kegagalan menghadapi Spanyol, Prancis dihadapkan pada satu pertandingan lagi yang tetap menguji mental, ketegasan, dan kesiapan mereka menyelesaikan Piala Dunia.

Deschamps menyusun pesan yang sama kepada tim: tidak ada ruang untuk meremehkan peran pertandingan, karena perebutan tempat ketiga tetap memiliki nilai kompetitif. “Ini adalah pertandingan perebutan tempat ketiga,” demikian ia mengulang di hadapan media.

Penutup Perjalanan Deschamps

Selain menjadi penentuan posisi, laga ini juga menjadi bab penutup bagi Deschamps sebagai pelatih tim nasional. Pengumuman kepergiannya pasca Piala Dunia 2026 telah menjadi bagian dari persiapan mental tim sejak jauh-jauh hari.

Karena itu, perhatian tidak hanya tertuju pada apa yang diperebutkan di tabel klasemen, tetapi juga bagaimana Prancis menuntaskan turnamen bersama pelatih yang telah memegang peran besar dalam perjalanan mereka. Dalam konteks tersebut, pertandingan melawan Inggris menjadi momen terakhir yang harus dijalani secara utuh oleh Les Bleus.

Bagi Deschamps, semua tanggung jawab berkumpul dalam laga tersebut: menutup perjalanan dengan penampilan terbaik, menjaga harga diri tim, serta mengunci target akhir. Prancis kini tinggal menjalani satu langkah lagi di Piala Dunia 2026, saat perebutan tempat ketiga mempertemukan mereka dengan Inggris pada 19 Juli 2026 pukul 04.00 WIB di Miami Stadium.