jurnalistik.co.id – Keluarga Calvin Dores mengungkap sejumlah faktor yang diduga kuat memicu serangan jantung yang dialami putra mendiang musisi Deddy Dores itu. Selain riwayat kesehatan keluarga atau genetik, kondisi psikis yang tertekan dan kelelahan fisik disebut ikut membuat Calvin harus menjalani perawatan di RSPPN Soedirman, Jakarta Selatan.
Ibunda Calvin, Dagmar Sunardi, mengatakan bahwa putranya belakangan menjalani jadwal yang sangat padat setelah kisah perjuangan hidupnya viral di media sosial. Di saat yang sama, Calvin juga memikul beban pikiran karena harus membiayai pengobatan ibunya yang tengah sakit pada bagian perut.
“Ya kalau menurut saya sih capek bisa juga ya karena dari sejak berita ini booming tanggal tujuh belas sampai tanggal hari ini itu tiga sampai empat kali syuting juga. Ya capek lah pasti kan ya. Terus ditambah mungkin beban pikiran dia yang mikir Mamahnya kan sakit juga,” ujar Dagmar Sunardi saat ditemui di RSPPN Soedirman, Selasa (26/5/2026).
Dagmar menilai stres yang dialami Calvin merupakan hal yang wajar mengingat posisinya sebagai tulang punggung keluarga yang sedang dihimpit kesulitan ekonomi. Menurut dia, Calvin selama ini berusaha keras menutupi rasa lelah demi memenuhi kebutuhan anak, istri, serta pengobatan dirinya sendiri.
“Jadi kalau Calvin stres menurut saya wajar wajar saja. Setiap orang punya tingkat kemampuan dan punya cara untuk mengatasi masalahnya kan beda beda. Anak ini sudah berjuangnya sudah sangat maksimal,” lanjut Dagmar dengan nada haru.
Riwayat penyakit jantung dalam keluarga
Di sisi lain, tante Calvin, Doris Sunardi, menjelaskan bahwa keluarga besar mereka memang memiliki riwayat penyakit jantung yang sangat kuat. Faktor genetik itu disebut mengalir dari kakek hingga mendiang ayah Calvin, Deddy Dores, yang juga meninggal dunia karena penyakit jantung.
“Bapak saya meninggal sakit jantung, kakeknya Kelvin itu delapan bersaudara delapan delapannya sakit jantung. Sepupu saya dari Papa juga hampir delapan puluh persen semua sakit jantung. Almarhum Deddy Dores Papanya Calvin juga jantung, kembaran saya jantung,” ungkap Doris Sunardi.
Doris, yang mengaku sudah sebelas tahun mengidap penyakit jantung, menyebut hampir seluruh anggota keluarga inti mereka memiliki masalah kesehatan yang sama. Situasi itulah yang membuat keluarga sangat khawatir ketika Calvin mengeluhkan sesak napas yang menjalar hingga ke punggung pada Senin dini hari.
Selain kelelahan fisik, tekanan dari komentar negatif netizen di media sosial juga disebut ikut memperkeruh kondisi kesehatan mental Calvin. Keluarga menyayangkan adanya komentar yang menghujat di saat Calvin sedang berjuang keras untuk bertahan hidup.
Kini, keluarga hanya bisa berserah dan meminta dukungan doa agar Calvin Dores segera pulih. Pihak dokter masih terus melakukan pemantauan ketat untuk melihat perkembangan fungsi jantung Calvin setelah mendapatkan penanganan darurat pada Senin siang.
Keluarga menilai kondisi Calvin menjadi pengingat bahwa beban fisik dan tekanan batin kerap berjalan beriringan. Karena itu, mereka berharap masa pemulihan ini bisa menjadi waktu bagi Calvin untuk benar-benar beristirahat, tanpa harus memaksakan diri kembali ke ritme yang melelahkan seperti sebelumnya. Bagi keluarga, yang paling penting saat ini bukan sekadar menjaga semangat, tetapi memastikan tubuh Calvin mendapat kesempatan untuk stabil kembali setelah mengalami penanganan darurat.
Di tengah situasi tersebut, perhatian keluarga juga tetap tertuju pada pemantauan medis yang dijalani Calvin. Mereka menyadari bahwa riwayat penyakit jantung yang kuat dalam keluarga tidak bisa dianggap ringan, sehingga setiap perkembangan kesehatan harus diikuti dengan cermat. Karena itulah, kabar baik sekecil apa pun menjadi sangat berarti bagi mereka yang selama ini terus mendampingi dan menunggu hasil pengamatan dokter.
Keluarga pun kembali menekankan harapan agar publik memberi ruang bagi Calvin untuk pulih tanpa tekanan tambahan. Dengan kondisi yang sudah dipengaruhi kelelahan, stres, dan riwayat keluarga, mereka merasa dukungan doa jauh lebih dibutuhkan ketimbang komentar yang memperberat keadaan. Saat ini, seluruh keluarga memilih fokus pada proses penyembuhan sambil terus berharap Calvin Dores bisa segera melewati masa kritis ini dengan kondisi yang lebih baik.






