jurnalistik.co.id – Inter Milan, juara Liga Italia musim 2025-2026, kembali bergerak di bursa transfer musim panas 2026. Setelah merekrut John Stones dari Manchester City, klub Italia itu kini melirik Curtis Jones dari Liverpool.
Negosiasi Inter untuk mendatangkan Jones disebut mulai bergulir. Nama gelandang Liverpool yang lama dikaitkan dengan kepindahan itu muncul lagi sebagai target baru.
Sejumlah laporan menyebut Inter membuka tawaran pertama untuk Curtis Jones. Langkah ini dilakukan setelah Inter menyelesaikan transfer bek John Stones dari Manchester City.
Dalam pembahasan awal, Inter disebut mengajukan angka 30 juta poundsterling (sekitar 729 miliar rupiah). Namun, kubu Liverpool dikabarkan tidak merespons sesuai angka tersebut.
Liverpool disebut memasang banderol sebesar 40 juta euro (sekitar 831 miliar rupiah). Perbedaan nilai tawaran dan harga yang diminta menjadi titik yang menentukan kelanjutan negosiasi.
Meski demikian, Inter disebut tetap melanjutkan pembicaraan. Rencana itu diarahkan untuk mengamankan sosok yang dinilai bisa memperkuat lini tengah.
Diskusi internal Inter untuk manuver transfer
Inter Milan tidak hanya membicarakan transfer Jones di level tim teknis, tetapi juga melalui diskusi yang melibatkan pimpinan klub. Presiden Inter Beppe Marotta dan Direktur Piero Ausilio disebut melakukan diskusi langsung dengan pelatih Christian Chivu.
Pertemuan tersebut dikaitkan dengan manuver mendatangkan Curtis Jones pada bursa transfer musim panas 2026. Jones disebut menjadi pemain yang diinginkan Chivu untuk memperkuat lini tengah Inter.
Menurut laporan yang sama, Chivu juga ingin Jones melengkapi sistem permainan Inter. Artinya, kepindahan Jones diproyeksikan bukan sekadar menambah stok pemain, tetapi untuk kebutuhan taktik di lapangan.
Situasi ini turut menjelaskan mengapa Inter bergerak cepat meski sebelumnya sudah merekrut John Stones. Inter ingin memastikan komposisi skuad seimbang sesuai arahan pelatih untuk musim mendatang.
Di sisi lain, Curtis Jones sendiri disebut membuka peluang memulai tantangan baru. Kepindahan itu ditempatkan pada kemungkinan bursa musim panas 2026.
Ruang skuad: perubahan komposisi lini tengah
Berita Terkait
Inter diketahui sudah menuntaskan transfer John Stones. Akan tetapi, untuk memberikan ruang bagi Jones, Inter perlu menata ulang lini tengah yang saat ini diisi beberapa gelandang.
Davide Frattesi disebut akan hengkang dari Inter Milan dan mencoba peluang karier berikutnya pada bursa musim panas 2026. Jika rencana ini benar-benar terwujud, perubahan tersebut dapat menjadi jalan bagi Inter mengatur dinamika penempatan pemain.
Inter juga disebut berpeluang melepas Kristjan Asllani. Bersamaan dengan itu, Ebenezer Akisanmiro dikabarkan akan bergabung dengan tim promosi Liga Italia, Monza.
Tiga pergerakan tersebut—Frattesi, Asllani, dan Akisanmiro—membentuk gambaran bahwa Inter sedang menyiapkan ruang skuad. Dengan berkurangnya nama-nama di lini tengah, Inter dinilai lebih leluasa untuk memasukkan Curtis Jones.
Rencana pelepasan pemain juga dapat membantu Inter menyesuaikan kembali kebutuhan pemain sesuai skema yang diinginkan Chivu. Pada titik inilah, target transfer Jones menjadi semakin terasa sebagai bagian dari paket pembenahan skuad.
Selain soal rotasi, penataan komposisi lini tengah juga berhubungan dengan strategi tim dalam menghadapi musim. Inter disebut ingin lini tengahnya bisa mendukung sistem permainan yang dipersiapkan untuk 2026.
Harga tawaran dan banderol jadi penentu berikutnya
Meski pembicaraan sudah dibuka, proses transfer Curtis Jones tetap bergantung pada kesepakatan nilai. Tawaran Inter sebesar 30 juta poundsterling disebut tidak sejalan dengan banderol Liverpool yang mencapai 40 juta euro.
Perbedaan itu menjadi indikator bahwa Liverpool masih menilai pemainnya berada pada harga yang lebih tinggi. Inter, di sisi lain, diyakini masih mencoba tahap awal melalui angka tawaran yang lebih rendah dari permintaan.
Pembicaraan yang melibatkan pimpinan klub bersama pelatih juga menunjukkan Inter tidak sekadar mencoba “cek harga”. Pendekatan tersebut mengarah pada upaya serius untuk menyelesaikan transfer.
Jika Inter ingin mendekati permintaan Liverpool, klub harus menemukan format negosiasi yang bisa diterima kedua pihak. Pada saat yang sama, Liverpool juga mempertimbangkan rencana mereka terkait skuad musim panas.
Inter disebut terus bergerak dengan mempertimbangkan kebutuhan lini tengah. Dengan adanya diskusi Chivu dan penataan skuad yang dikaitkan dengan kemungkinan hengkangnya beberapa pemain, target Jones berada dalam konteks yang lebih luas.
Dengan kondisi tersebut, Curtis Jones diposisikan sebagai opsi yang diinginkan pelatih untuk memperkuat permainan Inter. Sementara itu, Liverpool menjadi pihak yang menahan keputusan karena masih mempertahankan banderol.
Tak ayal, kelanjutan negosiasi akan menjadi bagian paling menentukan dalam proses transfer tersebut. Namun, yang jelas, setelah merekrut John Stones, Inter tidak berhenti di satu langkah dan kini menatap Curtis Jones sebagai target berikutnya.












